Kumpulan Puisi Jofipasi 2010-2012

 

Berpacu mengurai Rindu, by; Jofipasi 06062010

Ini kisah sahabat kecil di tahun 1976,
Kala aku masih kls 4 sekolah dasar

Di SDN 39 Aurduri Padang

Ku lukiskan cerita indah tentang kita

Dalam rentang perjalan anak kecil
Akhirnya kita berpisah sejak 1979

Derai rindu mengusik kalbu

Dikala senja menjelang usia
Kini sahabat itu bertemu

Lewat jejaring dunia maya

Mengenangnya aku terharu membisu.
Dengan mata menerawang terpana
Bayanganmu mengalirkan gemercik air mata
Suatu kenangan nan mempesona

Tangiskupun berbaur dengan keharuan
Malam ini disudut meja belajar kamar kost
Memoryku melayang jauh ke masa silam
Semua membayang pada dua bocah itu

Puisi bersahutan dari dua sahabat kecil, by; Jofipasi 07062010

Soei Rusli

Sahabat… rintang waktu kita telah lama.

Hakekat hidup memisahkan kita.

Masa lalu yang indah dan kelam

Campur aduk merintang masa kita

Adalah cermin untuk masa depan.

Kini kita bisa bernostalgia

Dimasa kanak-kanak kita

Untuk orang terdekat dengan kita

Yang selalu kita sayang dan manja

Jofipasi

Jujur kukatakan padamu duhai sahabat,
Merinding bulu ditubuhku membaca untaian katamu
Bocah itu selalu berkata dan berdebat
Di sepanjang rel kereta yang mereka langkahi
Dengan kaki-kaki kecilnya yang lincah…
Pengalaman hidup kita

Akan kuceritakan pada anak cucu

Suatu kebanggaan bagi kita dihari itu
Bagai raja pulang berburu dikerumuni teman
Ditanyakan tentang kereta dan pesawat
Maka berebut  si bocah bercerita

Pengalamannya membias di usia senja
Soei Rusli

Aku haru dan tertawa mengenangnya,

Puisimu mu membuatku terpingkal-pingkal
Rasa haru akan kenangan itu mencengkramku
Masih terbayang indah semua itu
Rasa angkuh kita ingin menaklukan laut biru
Jofipasi
Ingatkah kau sahabat?

Besok paginya kita kena setrap
Berdiri seperti itik didepan kelas

Dengan kaki sebelah penopang badan
Kita cengar-cengir  bocah-bocah nakal
Namun mereka belum berhenti bertualang

Sahabatku dimasa kecil, by; Jofipasi 08062010

Sahabat…

Kini kau telah menjadi pujangga
Aku kini jauh dinegeri seberang
Rinduku menumpuk bagai gunung

Dalam kerinduan rimbun ditaman hati
Menyejukkan hati, walau dalam memory

Sahabat…

Kala itu usia kita sebaya dengan anak kita kini,

Dan mereka anak yang gagah pemberani.

Seperti kita dulu merenda hari-hari

Mari sampaikan pada anak kita

Bahwa, kamu mempunyai saudara

Berawal dari kisah orang tuamu

Sahabat…

Yakinkanlah dihati kami satu saat

Persahabatan ini tetap kalian lanjutkan

Kami akan pertemukan kalian semua

Di suatu tempat yang indah

Tempat kami berdua bermain

Ditepian pantai nirwana

Sahabat…

Cerita perjalanan ini tak akan mungkin terulang
Kita adalah bocah itu nan mulai uzur
Namun semangatnya selalu menyala bagai bara
Dalam setiap doa, panjangkan umurnya…!

 

Baling-baling Bambu, Mainan anak gembala (Jofipasi Kunangpa 17062010)

Asaku…….
Pada baling-baling bambu dan gerai padi,
Derap kuyu pencacah sawah
Doa lenguh kerbau sumringah…..!!!

Terpancang disisi pematang lucah
Tubuhnya penuh lumpur nan kering
Kau tertancap di sisi huma……
Menyepi….menatap arah angin…
Pusaran balingmu selalu lincah….
Mengalunkan lagu serunai petani tua…
Kusapa derapmu yang tak berarah
Kau buai dengan senyum bersahaja
Tegarmu tak goyah tersapu angin…
Sapamu pada petani tua..
Menanti padi yang mulai menguning…
Atas derasnya bunyi perut bersuara
Ditengah sawah kau selalu ada…
Bercengkrama degan segala asa
Walau baling-balingmu telah renta
Hidupmu berbagai harap dan doa petani

Adalah nyanyian petani pengmbala

Burung Pipit, By; jofipasi 17062010

Kepak sayapnya lincah menari

Burung pipit berkelana tak tentu arah,

Menggeliat berhadapan dengan kenyataan,

Berupaya menyadari separuh miliknya

Telah hilang sirna….

Sementara hati masih belum bisa menerima,

Bagaimana ini kawan….?

Akhirnya manerima bahwa itulah taqdir

Dimana si burung pipit kini…?

Mungkin telah membangun kehidupan baru ditempat lain ?

Oooh Burung pipit nan elok..

Biarkanlah melenggang rasa sedihmu..

Senandungkanlah dendang alam..

Hingga ladang yang kerontang..

 

Kembalilah menuai harap..

Hingga dirimu datang..,

Sematkanlah seuntai do’a.

Iringi tidur panjang..

Bersama belahan jiwamu..

Pantun Minang, 17062010

Sakancang kudo balang balari,
Ringkihnyo mamuncah di udaro,
Baitu bana nasib dibadan diri,
Dari jauah kampuang takana juo….!

Sauleh tali bapilin tigo

Tali dipakai urang muaro,

Nak pueh raso hati kirim kaba barito,

Diri nan surang raso basamo,

Keluh kesahku pada rindu, by; 12102010
Semoga bisa bertahan
Walau, capek, kesel, pegel….
Semua kan kunikmati sendiri
Dengan cara yang elegant
Biarlah semua kan mengalir
Semoga kan berrakhir

Kala rasa rindu menderu

Gelombang menggulung di sanubari….
Porak porandakan hiti pilu

Biarlah ku pandangi negeriku

Walau hanya lewat bayang
Disana kutemui beribu makna

Rasa cintaku padamu bergelora

Tak pernah pupus…

Ranah Minang aku rindu…!

AMBISI by; 12102010

Siangku… berasa pagi…..!
Senjaku….bagai ufuk timur
Ragaku….telah penat mencari….
Asaku……tak kan pernah henti….!
Lampuku…bagai kunang-kunang…
Namun mimpiku…. berharap surya yg terang

 

 

Bahtera Hidup

Telah kutenggarai jalan berliku dan kutahan dahaga
Kucoba hanyutkan diri dalam derasnya jeram
Mengapung berenang sekuat tenaga
Bergayut akar dan ranting biar tak tenggelam

Jalanlah wahai manusiaku…..

Mimipimu akan berubah warna

Bila kau berjalan dengan rambu……

Karena hidup adalah pertaruhan….

Dan aku harap dikau adalah pemenangnya..

Ingat bahtera yg kau arungi penuh riak gelombang…

Tegarlah seperti karang…

Usah kau risau dengan esokmu

Karena engkau hari ini menggenggam sejuta harapan

Yang ada dan kau peluk dalam deret waktumu…

Cintaku telah mengkristal bagai bola2 baja,
Padat, keras berpadu dalam jiwa berdua
Makna cintaku bagai syurga
Ku awali dari dunia sampai keharibaanNya!

Biar Kugumam Sendiri Jofipasi 15062010

Melipur diri dalam bayang2 senja!
Menggulirkan roda2 hati
Yang mulai kuyu dimakan masa..!
Agar rona jingga pelangi bersemayam di sanubari,
Kan kutapaki indahnya dunia
Menuju kedamaian sebuah hati,
Bagai bangau kembali kesarangnya…..
Itu pasti…!!!!!
Sambil menelusuri jejak pedati tua yg kini tak bersais,
Ingin juga kudengar syahdu gentanya,
Bagai nyanyian gemercik air disungai berbatu…
Bersahutan dengan suara binatang rimba
Kan kupadangi juga rimbun rimba raya,
Kutanyakan secercah asa kepadanya….
Siapa yang mesti bertanggung jawab????
Biar, biarlah…. ku belum bisa menjawabnya

Jangkrik, by; jofipasi 15062010

Petang pun ingin bercerita,

Tentang suara hati yang tak tersampaikan,

Tentang rindu yang tak terutarakan

Dan semua tentangnya.

Sang jangkrik selalu bersuara merdu…
Kala senja berubah gelap…..
Gulita malam tak membuat hatinya muram
Durjana selalu berganti ceria….!
Maka alam berbagi selera kepadanya…!

“Untuk AYAH Tercinta” Jofipasi 15062010

Sedalam laut, seluas langit
Cinta selalu tak bisa diukur
Begitulah ayah mengurai waktu
Meneteskan keringat dan rindunya
Untukku…
Waktu memang tak begitu akrab
Denganku dan ayah

Tapi di dalam buku gambarku
Tak pernah ada duka atau badai
Hanya sederet sketsa
Tentang aku, ayah dan tawa
Yang selalu bersama

Kangen, by;Jofipasi 12062010

Dikala langit tertutup kabut malam
Bintang dan bulanpun tak setia menghiasi langit
Ku di sini sendiri dalam gelapnya malam
Dikontrakan usang tanpa langit-langit
Sayang datanglah dan peluk tubuhku yg mulai usang
Bulatkan tekat menungu bidadariku datang menjemputku
Cinta disanubariku yang masih terpancang
Karena cintaku hanya untukmu

Sejuta Janji by jofipasi 12062010

Bidadari itu akan setia menanti
Penuh harap dan mimpi
Bersama buah cinta permata hati
Jangan pernah putus asa
Karena tak ada jalan yang tak ber ujung…
Habiskanlah malam sepimu
Dalam risau dan harapan pasti
Berjuang mengapai mimpi
Bersama melepas kasih yang tertambat
Akan ada hari bahagia nanti
Itu adalah janji………

Serasa kembali asa yang mulai memudar…..
Waktuku sudah mulai kasib karena deadline
Namun semoga semua mekar bagai bunga,
Seperti rona dan wangi melati……..

Jujur kesampaikan padamu….!
Kini seakan ada mentari baru menyinari pagiku…
Bagai surya bulan menemani bumi dikegelapan malam,
Disini di pojok kamar kost ku….
Airmata itu menetes bagai kristal suci…….
Bening bagai telaga dewi….
Memantulkan bayang-bayang cinta dari keluarga
Yang menanti,

Menanti dalam harap….

Jawab istriku Jofipasi 11062010

Duch rasanya aku tak pernah luput
Untuk selalu menyanyangimu say….
Bayang2 cintaku selalu mekar wangi delima
Kusimpan rapat dan kudekap dalam bahagia
(Terima kasih sayang…)

Malam ini cukuplah segini dulu…..
Mentari pasti kan bersinar lagi…..
Bulanpun selalu tersenyum untukmu..!
Kugapai hari-hari nan pasti…!

Kabut Malam Jofipasi 11062010

Jangan bimbang kabut malam
Tiada cakrawala menghiasi langit
Yakinlah…dalam kilat ada kilau
Dalam silat …ada kuntau
Dalam cadiak…ado sasau

Dalam sawah ado kalayau,
Dalam banda ado pantau,
Dalam kampuang ado lapau,
Dalam garah ado gurau,
Lamo galak suaro parau…..!!!

Selamat Ulang Tahun Istriku Tercinta…..!  08 Juni 2010 jam 13:03 |

Ku berusaha untuk mencapai keadaan

Harapan yang lebih baik dari esok.

Walaupun tidak seutuhnya baik,

Namun sebuah usaha adalah bukti

Keseriusan dalam kasih padamu.
Malam ini, ketika dikau tidur,

Aku membuat sebuah puisi.

Yang nantinya kuselipkan di saku baju kerjamu,

Dan ku berharap engkau membacanya

Ketika kau merasa muak denganku
Aku berikan secarik kertas yang kutulis

Dengan kesadaran rasa cinta

Agar kau dapat memahami hati

Sehingga dikau merasakan kasih

Betapa dalam ketulusan hati ini

Ketika merayap dalam relung hati

Meresap dan menetap dihatimu

Kesabaranmu dalam mendampingiku

Tak bisa kupungkiri…!

Bahagiaku arti kesetiaanmu, by;jofipasi 09102010
Dalam tidur pulasmu,

Aku temukan goresan rasa di wajahmu
Rasa yang membikin hidupku

Terus berjalan mengiringi waktu
Rasa yang menjalankan kakiku

Untuk terus bergerak demi cintaku
Bergerak menyusuri jalan setapak

Yang engkau rajut dengan kesabaranmu
Rasa itu begitu kuat menyelimuti wajahmu
Sehingga menyebar menjadi rangkaian aura

Kecantikan dan keelokan budimu
Ikut menghiasi perjalanan kita

Kadang penuh dengan kejenuhan
Dan rasa itu yang merubah

Semoga kejenuhan ini jadi kedamaian
Istriku…. dikau yang memiliki dan menorehkan rasa
Perlu engkau tahu apakah rasa itu…?
Engkau berikan kepadaku tanpa kau sadari
Aura cinta dari mata hati dan bathinmu

Rasa cintaku bukan dari matamu
Cinta itu yang membuat aku tetap disampingmu
Dan berusaha tetap disampingmu
Rasa cintaku selalu menggelora.
Tetap untukmu istriku…

Hari ini, besok, lusa dan selamanya…!
(Mmmmmmuaaaach “selamat ulang tahun sayang”)

Puisi buat Istri  06 Juni 2010 jam 15:39 |

Dia bagai apel dimata saya,
Alasanya saya tinggalkanmu.
Dia tempat semua aku berharap.
Hatiku kuberikan padamu.
Untuk seseorang yang khusus,
Ku susun kata-kata dengan pena,
Untuk berterima kasih padamu selalu,
Dikau adalah istri dan sahabatku.
Dikau yang memiliki kemauan hidup,
Hingga nafas terakhir berhenti berdetak,
Masih saja ada cinta di hatinya,
Ku kenang semua yang baik padamu.
Dia adalah sinar matahari di pagi hari,
Bintang hidupku di langit gulita,
Dan jika aku harus kehilangan dia,
Diri ini juga pasti akan mati.
Dikau selalu berdiri di sisiku,
Tidak peduli seperti apa kami datang.
Dia menghibur saya dengan cinta yang teguh,
Setiap hari.
Dia membawa banyak beban,
Dan hatinya kadang-kadang rusak,
Dengan semua berkat dia tidak pernah mendapatkan,
Dan semua kata tak terucap
Daku tahu hidupnya tidak sendiri,
Aku selalu tampak begitu membutuhkanmu,
Dan memintanya untuk melakukan sesuatu,
Terkadang aku merasa begitu serakah.
Bagaimana caraku berterima kasih padamu?,
Mengapa dia lakukan untuk saya?
Aku hanya bisa memberinya sepenuh hati,
Dan cintanya menuju keabadian.
Daku berharap ketika akhir tiba,
Bertemulah berhadapan muka denganTuhan,
Dia akan membawamu abadi di surga,
Dia memiliki tempat khusus untukmu.

Untukmu Ayah Bunda  06 Juni 2010 jam 14:43 |

Kau bertanya padaku
Tentang dua mata peri….
Percayalah
Binarnya tak seterang mata bunda
Kala menatap dan menggenggam tanganmu
Pada setiap napasnya
Bunda membuat matahari-matahari baru dalam jiwamu
Kau bertanya padaku
Tentang dua kaki gunung….
Percayalah
Kokohnya tak setegar bahu ayah
Kala memanggulmu tanpa istirah
Pada setiap napasnya
Ayah memancangkan tiang-tiang asa
Agar langkahmu sampai pada bianglala

Kau bertanya padaku,…
Tentang sejuknya air pegunungan….
Percayalah….
Dinginnya tak sesejuk hati sang bunda,
Kala membelai dan memelukmu mesra…
Dengan belaian kasih yang tulus,
Pada setiap sentuhannya,
Dia berikan kehangatan dalam jiwamu…..
Kau bertanya padaku,
Tentang lembutnya bungkahan salju….
Percayalah….
Lembutnya tak selembut tutur kata sang bunda,
Kala menyapamu dengan penuh cinta…
Menyanyikan senandung penuh makna…
Pada setiap rangkaian kalimatnya,
Dia berikan ketenangan dalam sanubarimu…. !!!

Burung Malam 06 Juni 2010 jam 8:48

Ketika sayapmu tak lagi bisa mengepak,
Di saat sayap kecilmu tak lagi bisa bergerak…….
Dimana kau tak lagi bisa terbang bebas,
Di kala kau harus berjalan terseok-seok memelas…..
Barulah kau tau pentingnya memelihara rasa,
Sekarang kau sadar perlunya berfikir nyata….
Kau mulai tersentak dari lamunan ilusi,
Dan kau tersadar dari hayalam fantasi…..
Namun…..
Sekarang bukan saatnya menangisi diri,
Bukan waktunya meratapi nasib….
Bukan saatnya menyesali yang telah terjadi,
Tidak pula tuk melampiaskan emosi kekecewaan….
Apa gunanya terhanyut dalam bilur penyesalan,
Tak ada gunanya terbius dalam kehampaan…
Toh semua telah terjadi, dan tak mungkin kembali lagi,
Bukan kah ini akibat kealfaan yang kau karang sendiri… ???

Menata diri, by; Jofipasi 07062010
Sekarang lah saatnya bebenah menata hati,
Sekarang waktunya memeperbaiki diri….
Sekarang saatnya tuk kau makin menyadari,
Bahwa di atas langit masih ada langit,
Agar kau tak larut lagi dalam fatamorgana…
Agar tak terlena lagi oleh buaian dunia,
Dan kau lebih dewasa lagi dalam melangkah…
Meniti hari , menggapai mimpi demi segala asa….

Oh betapa memalukan, sekaligus memilukan,
Bila kita tak lagi punya standar pembatas tingkah kita….
Alangkah menyedihkan di saat kita kehilangan kendali,
Dalam merajut hari2 yang jauh dari hakiki……
Dan bahkan kita sering malah memandang

Terkadang yang salah itu lebih menantang,
Sedang kebenaran merupakan sesuatu yang tersamarkan
Bahkan kadang kala malah disembunyikan….
Ya tuhan……
Hanya engkaulah yang maha tahu segalanya,
Kehadiratmu lah kami bersimpuh dan memohon
Bimbinglah langkah kami semua,
Agar tak terpuruk dalam nestapa…
Amiiiin… !!!

Bintang Malam 06 Juni jam 12:09

Bintang malam kemanakah ia gerangan?
Tak sedikitpun ia meninggalkan jejak
Juga bayang… siang atau malam
Adakah rindu ini harus kugenggam,
Hingga esok hari kujelang……
Ku menyayanginya dari lubuk hati
Tetap merindunya meski t’lah pergi
Ku hanya ingin melihat,

namun itu pun tak mungkin lagi
Tidakkah rasa ini harusnya mati
Dan hilang dari hidupku ini

Terbang dilangit By Jofipasi 06 Juni jam 22:00

Jauh sudah aku terlena
Dalam bayang tanpa makna
Namun kini biarkanlah semua
Pergi tanpa kata-kata..
Burung malam yang hanya…
Bangga dengan kepak sayapnya saja
Tak guna di ingat lagi
Hidup ku adalah kini..esok dan akan datang
Sang arjuna menanti dengan setia
Akan membawaku terbang ke langit lepas..
(Mokasih koment nyo Da…jadi berbalas puisi hehhe..)

Reunian Malam di Puncrut Jofipasi 19062010

Hmmm….. Sholat penutup malam ku telah usai,
Bayangan puncrut bagai permadani malam
Lampu-lampu kota nan indah,
Menyejukan mata….
Ciumbuleuit…..
Damaimu masih kurasa seperti dulu.
Jalanmu sekarang megah tiada bertanah lagi
Tahtamu masih bagai aroma melati
Senyummu sangat menawan pelancong malam
Puncrut….
Bersahaja dalam segala sapamu
Khas mojang Priangan dengan segala pesona manja
Hidanganmu menggugah lidah berselera
Dengan ikan gurame bakar nasi timbel
Sambal terasi menggugah
hmmmmmmm……..
Panorama Puncrut……
Bagai bintang malam menebar cahaya
Kerlap-kerlip kota Bandung jadi nyata
Bangkitkan cerita lama kau dan aku
Sesko AU….
Tempat ku bersiteru tawa ria
Berbagi senandung melati dari Jayagiri
Semua itu masih abadi di hati
Lembang…….
Setiap lekukmu menjanjikan selera
Indah bagai taman bunga parongpong
curahkan kasih lembut melegakan nafasku
Liku-liku perjalanan setia menemani malamku

Galau hati pada Burung Besi By; Jofipasi 21062010

oleh Jofi Pasi pada 21 Juni 2010 jam 14:43

Ini kisah perjalanan dua bocah

Dua bersahabat yang menumpahkan galau hati

Ia mengungkap misteri pesawat terbang,

Menempuh jarak 26km dari rumahnya

Berjalan di Rel Kereta,

Bocah itu baru kls 4 SD,

Rasa galau berpacu dengan ingin tahu
Kala melihatmu terbang melintas
Tepat di atas barak serdadu
Suara gemuruhmu selalu mengundang aku
Berlari keluar memandang
Aduhai gagahmu burung besi
Meluncur deras entah darimana busurnya
Terbangmu sangat tinggi menembus mega-mega
Dengungkan suara hati nan selalu bergalau
Berpacu bagai sejuta halintar di hati
Melihat, menatap, sampai diujung pandangku
Undangku selalu untuk ungkap pesona tabirmu
wahai Burung baja nan mempesona jiwa….
Rupamu nan elok selalu membuatku terkesima
Parasmu cantik mengundang tanda tanya
Diam-diam ku mulai menaruh rasa padamu
Wahai burung-burung gemuruh hatiku
Mungkinkah bocah kusut ini bisa menggapai
Mengusap mulus tubuhmu nan aduhai
Segala rasaku telah memuncak
Ku ingin ungkap galauku yang telah buncah
Kucari arah terbangmu
Pinggirkan kecewa hati
Tidak ku tak tahu, sunyi, sepi
Gelapnya memory yang tak mengerti
Suburkan nyala terangkan hati
Dan mulai pancangkankeberanian
Munculnya sangat menggelora jiwa
Kau datangkan sobat penawar hati
Untuk mengungkap segala galau di hati
Bersama teman bocahku Soei Rusli
Aku, saya, ambo, ingin kutebas misteri
Pagi indahku gincu bibir bumi
Berpacu waktu dengan rasa ingin tahu
Berlari menuju ujung jalan setapak
Beludru rerumputan hijaukan pagi
Menelusuri rel kereta api
Sambut pagi dengan nyanyian hati
Kuperhatikan Rel besi
Terbentang lurus bagai bersatu
Sejajar membahana kompakmu
Meniti rel, melompati bantalanmu
Pikirku tak pernah kandas
Perjuangan bagai mencapai bayang-bayang
Tak kan mungkin surut
Walai ragaku telah letoy
Pasti kusampai dekat dengan impianku
Kala itu kau disebut syurga orang-orang kaya
Bandara Tabiang
Gagalkan segala asa
Mengundang segala tanya sambil bercanda
Nantikanlah masa dewasku
Ingin sekali menikmati pesona
Tungangi burung garuda
Meski wujudmu setumpuk besi baja
Masih terngiang gurau bocah kusam dibandara
Soei mungkinkah kita terbang bersamanya?
Suatu saat nanti…… aku ingin tunganginya
Walau tanpa jawab
Kupatahkan segal rasa kecewa
Dalam lara yang tak kunjung sirna
Api jantungku tak pernah sia-sia
Wahai burung baja
Segala derumu telah kudengar
Gemuruhmu telah memecah dadaku
Untuk buktikan pesona teka-teki
Puas kini telah terjawab
Kubawa berlari, berteriak lantang
Kapal terbang…….!
Bawalah aku terbang di punggungmu!
Akan kuserukan pada penjuru dunia
Suatu saat aku akan membubung tinggi diantara mega
Lepaskan segala duka lara
Sobat bocahku
Pertanyaan kita tak semua terjawab
Namun ku percaya
Jika sampai dewasa kita nanti
Akan kusampaikan jua walau hanya sekali
Galaun hati ini telah menjawab misteri burung besi
(Ambo ingin naiak kapa tabaang ma……aaak!!!!!!!!)

Cinta Bermakna Jofipasi 25062010

Suatu ungkapan hati yang mampu menghujam jantung

Bagi para pencinta yang menggunakan hati.

Kala rindu dan cinta berpacu dengan waktu,

Dia akan menghempaskan segala khayal yang nyata

Yaaa…..

Begitu dalamnya samudra cina tuk di harungi

Begitu kerasnya cadas cinta tuk digali

Bagai menara suar di laut lepas

Dia selalu bermakna

Bagi perahu-perahu cinta

Untuk Sahabat yg kini jadi Istriku By; Jofipasi 27062010

“Ketika Cinta Mesti Memilih”

Rasa itu bagai embrio
Makin lama makin membesar
Kembang ditaman hati
Mekarlah bunga idaman
Masih jelas bayang candamu
Santai menghujam
Katup jantung seakan terhenti
Orallku tak mampu berucap
Tanyamu tak bisa kujawab
Kaulah sahabatku
Berbilang masa selalu bersama
Kalahkan semua rasa
Cinta ini mebiusku
Terpana
Pesona cinta suci
TerHipnotis….
Senyum mu rembulan
Melayang…
Terbangkan jiwa
Berdua membangun prasasti
Janji suci Ikrarkan cinta
Cinta lama telah berlalu
Curahnya jeram berliku
Lama Kutahu siapa dirimu
Dekatkan hatiku di jantungmu
Ukirkan nama di hatiku
JOFIPASI kita berseru

Bermula dari persahabatan, By; jofipasi 28062010

Dari persahabatan kasih bermula,
Dari persahabatan cinta merekah…
Dari persahabatan sayang merebak
Dari persahabatan asmara bergejolak….
Bagaikan benih yang baru tumbuh,
Kian hari kian tumbuh dan berkembang
Semakin subur merekah di taman hati
Kau pupuk dengan kasih sayang sejati…..
Ehm… ehm…

Pantai Cinta By Jofipasi 28062010

Semoga akarnya semakin kokoh menghujam ke bumi
Sehingga tak goyah oleh hujan dan badai
Takkan roboh oleh tiupan angin yang kencang
Sampai maut datang menjelang….

Gelombang lautpun kan berganti riak
Manakala badai berhembus sepoi.
Bibir pantaimu menghembus karang
Sementara debur cintamu memecah di dada…..!

Salju Cinta By; Jofipasi 28062010

Biarlah lelehan salju selalu mencair
Nun dibawah gunung es itu
Akan terbentuk suatu Gletser abadi
Bening air cintanya sucikan hati
Hapuskan luka jiwa nan berkarat…
Ukirkan nama baru dihatimu
Selalu……..

Ku syukuri By; Jofipasi 05072010

Biarlah kubisikkan berita ini pada angin malam,
Biar kau tak teriakkan lagu sunyi
Rembulan dan bintang kan tersenyum
Membingkai kasih dalam kenangan……

Kala mentari tersenyum di pagi nan ceria
Burungpun kan selalu berkicau menyambut pagi
Menyonsong masa berbingakai mentari
Musimnya selalu silih berganti

Terik mentari sejukkan hati
Terangi bumi yang tak bertepi
Kilaukan cahaya berbunga ceria
Geliatkan hati ukirkan damai
Sejuk mentarimu selalu mengiringi senjamu
Beningkan suara nyanyian alam
Yang patut kusyukuri
Bila malam menjelang berganti gelap
Tidurkan mimpi usang termakan masa
Lelapkan cerita dongeng si pengembara
Tuk syukuri semua
Kini cemerlang bersama ceria

Puisi Malam by; Jofipasi 07072010

Lembayung senja di ufuk terlihat samar
Mega kelabu berarak kejar-mengejar
Seiring berbondongnya si burung camar
Bias fatamorgana pun mulai memudar…
Alangkah tenang riak air menerpa
Menghempas perlahan ke pinggir rawa
Dedaunan melambai turut menyapa
Tersenyum berkaca di air telaga …
Jauh barisan bukit memandang ramah
Diselimuti pepohonan yang tampak megah
Nuansa senja nan jingga begitu indah
Suasana hati pun jadi ikut bergairah…

Gelapnya malam padamkan dunia
Namun asa tak kan berhenti
Suarakan jiwa yang penuh tanya
Pekik bisu sang pengembara

Malam datang penuh pesona…
Bertabur bintang penuh gemerlap
Disinari rembulan terangi angkasa
Malam pun jadi makin penuh warna….

Bayang-bayang samar by: Jofipasi08072010

Ketika fajar masih semburat sinar
Bak lembayung sendu menebar pilu
Sekelumitpun nyeri bersemayam di sudut hati
Haruskah duka lenyap dari kehidupan
Ketika surya masih menebarkan pijar
Menghujam deras terangi kalbu
Tak sedikit dendam sirna berganti
Mestikah kita masih saling menyalahkan
Semburatnya Bayang-bayang samar
Lantunkan lagu kisi-kisi hati penuh rindu
Tatkala gurat kasih ukirkan nama dihati
Mestinya kau tahu detak nadi yang gusar
Semburatnya bayang-bayang samar
Bagaikan wangi menembus pelangi
Hamparkan secercah hati riang menari
Andaikan hati ini akan kuberi tuk kebahagiaan

Rindu Kenagan, By; Jofipasi 08072010

Ingin ku berpacu dan berlari
Memutar waktu mengejar angan
Di balik mimpi yang tak pasti
Kobarkan jiwa penuh kenangan
Nantikan aku di kotamu
Kepakkan sayap merengkuh kehangatan

Jelang Final Piala Dunia, By; Jofipasi 12072010
Kusangkutkan mata di depan layar kaca
Kugenggam berbagai rasa duka lara
Kusimak semua komentar mereka
Kunantikan semua berita bola
Namun sang juara tetaplah Spanyol Jua

Nyanyian Pagi By; Jofipasi 16072010  10:22

Lamat ku dengar nyanyian air
Mengalir deras di hempas batuan koral
Bening pancarkan bayang diri
Berkaca bercermin alam
Terkadang malu kala mematut bayang diri
Indahnya berbalut aora temaram
Kuiring langkah pada aliran sungai
Arusmu berliku dalam kepastian
Tepiskan aral yang merintang
Tetap tegar dalam damai
Bercengkrama dalam riang
Ku hujamkankan pandangan pada pohon rindang
Rimbunya dedaunan menyejukan mata
Larutkan kebekuan hati
Mencair, menetes dalam kehampaan hati
Mampukah diri ini memancangkan bianglala?
Kan kupatahkan duri dan onak
Berbenah dalam harap
Bagai nyanyian alam rimba raya
Menyatu… berpadu….
Nikmati indahnya dunia
Irikah diri ini pada sang kupu-kupu?
Indah warnamu sangat serasi
Hidupmu melalui proses
Berbagai tempaan kau lalui
Akhirnya…
Terbang melambai kian kemari
Tebarkan senyum menyambut pagi

Mengukir kehidupan, By; Jofipasi 16072010

Hidup indah kalo kita bisa

Jadi air yang mengalir,,
Tegar mengikuti arus,,

Bukan kita yang jadi buih tak berarti
Akhirnya hilang tertiup angin
Dan menjadi pohon yang rindang

Yang bisa menyejukkan mata
Bagi orang yang berteduh di bawahnya..
Hemmh,, iri,,?? jgn lah iri,,,

Kita bisa lebih baik menyambut pagi
Tidak dengan sekedar menebar senyum
Tapi dengan menebar doa…
Semoga hari mu penuh kebahagian

Dialog Jofipasi, By; Jofipasi 16072010

Nyanyikan lagu birunya langit

Tukikan pandang menghujam bumi

Daratkan kasih di dada

Riang bersama penghuni syurga

Ya sambil memandang indah cipataan Ilahi,

Duhai Ilahi jauhkan aq dari kelaraan ini,

Jadikan hati ini dari derita ,

Kan kugapai engkau wahai bahagia

Walau keujung samudra luas

Berenang mengarungi laut lepas

Bercengkrama bersama binatang laut

Bersahaja nikmati gelombang

Menepis buih fatamorgana

Memaknai cinta, Jofipasi;16072010

Cinta itu adanya di hati
Hati kita perlu dipenuhi dengan cinta
Selanjutnya cinta terbagi-bagi
Untuk semua orang yang kita sayangi
Rasa cinta tidak hanya pada pasangan saja
Masih banyak cinta untuk yang lainnya
Hati kita pasti memiliki semuanya
Didunia maupun akhir kehidupan

Kupu-kupu By; Jofipasi 16072010

Bagai burung di dahan rindang

Bebas terbang sambil bernyanyi

Lagukan rindu ada alam

Damaikan hati semua orang

Jika diriku jadi kupu kupu

Warnanya indah terbang kian kemari

Jinakmu ditangkap susah,

Duh indahnya dunia mempesona

Ingin ku jadi kupu kupu nan cantik

Indah melalui metamerfosa,

Prosesnya gambarkan asa

Akhirnya suatu dahaga

Bahagia dengan berbagai warna

Yaa itulah yang aku inginkan

Kalau aku dilahirkan kembali

Aku tak kan sedih begini

Ingin gembira sepertimu duhai kupu-kupu

Bebas terbang dan hinggap

Mencari manis bunga melati

Tersenyum ber bilur lara

Hanyutkan duka berganti ceria

Kupu kupu engkau indah bagaikan pualam,

Engkau tak pernah sedih seperti diriku,

Engkau takpernah mengeluarakn air mata,

Engkau tak pernah sepi seperti diriku,

Hidupmu indah dan riang

Terbaang kian kaemari

Hinggap dibunga yang semerbak mewangi,

Duhai kupu-kupu bawalah aku bersamamu

Meskipun sejenak melayang riang

Sebelum dadaku berhenti berdetak

Kan kutebarkan senyum bahagia

Untukmu, dan semua yang menyanyangi

Andai ku bisa menjelma impianmu

Duduklah disingasana punggungku

Kan kubawa terbang mengarungi langit

Diawan angin liukan diri

Tepis lara sambil menari

Ya aku akan minta engkau membawaku

Terbang tinggi jauh disingasanamu

Melambung jauh dari kepiluan dan kesedihan

Nyanyikan lagu birunya langit

Tukikan pandang menghujam bumi

Daratkan kasih di dada

Riang bersama penghuni syurga

Sambil memandang indah cipataan Ilahi,

 

Buih Fatamorgana, by; jofipasi 20072010

Duhai Ilahi jauhkan aq dari kelaraan ini,

Jauhkan hati ini dari derita ,

Kan kugapai engkau wahai bahagia

Walau keujung samudra luas

Berenang mengarungi laut lepas

Bercengkrama bersama alunan badai

Bersahaja nikmati gelombang

Menepis buih fatamorgana

Metafora Cinta By; Jofipasi 21072010

Bayang Metafora menari

Meliuk indah menyongsong hari

Berlari kencang tak berarah

Kalahkan raga singkirkan realita

Hadirmu tak pernah nyata

Berpacu diantara dusta

Tinggalkan jiwa-jiwa

Merana dalam duka nestapa

Salam cinta disaat bermanja….!!!

Ampun diri Ini By; Jofipasi 21072010

Ini yang sedang kurasakan,
Sakitku datang setelah sehatku
Ringkih kuda liar lelah berpacu
Maka berbalik arah di langkah awal…
Kini ragaku tergolek lemas
Bayang-banyang kealfaan nampak jelas
Kutanyakan pada sepotong hati
Apakah aku ingkar padanya?
Cobaan hidup mesti kujalani
Derita nestapa hanya permainan mimpi
Bertobat menyesali diri
Ampunkan aku oh sang penguasa diri….

Ciloteh Penghuni Bukit Gunung Sariak (Jofipasi25072010)

Masih kudengar sahdunya nyanyian
Gemercik air didasar sungai berbatu
Cadasnya kokoh tak tergores
Derasnya air menerpa jeram
Terbawa aliran dalam buih damai
Kicauan burung aneka warna
Pecahkan hening buncahkan kebisuan
Jelas menderu ke angkasa rimba
Riang bagai nyanyian orkestra alam
Tenangkan jiwa nan merona
Cinta pada alam raya
Lebat dedaunan sejukkan mata
Ranting hati nan tak pernah kering
Tebarkan putik bunga beraneka
Torehkan senyuman dimayapada
Tak kan hilang dalam ingatan
Pekik siamang sambut pagi
Siulan siPipit cindang nan menggoda
Riuh gemuruh diterpa angin senja
Alam yang damai tak terkira
Hantarkan bulir rindu penghuni setia
Di samping huma
Kurebahkan dan kusandarkan asa
Ikatkan tiang amanat agar selalu terjaga
Duhai manusia sang penguasa
Jaga damai kami di Bukit Gunung sarik

Kenangan di Rimba Lubuk Tampuruang, By; Jofipasi 28072010

Masih terukir jernih di memory
Tempat nan indah dikala ku muda
Rimba perawan di pinggir kota
Membawa damai bila kukenang
Kenangan indah…..
Bercengkrama bersama alam
Sapamu nan manja
wajah polosmu tanpa bedak
Kutatap sendu rona nestapa
Hamparkan gurita tak melilit
Terlentang menunggu belai manja
Rimbamu lebat sesaki semak belukar
Jalanmu berliku menguji nyali
Menapaki jalan setapak berbatu licin
Hingga aku tersesat hilang arah
Dirimbun Aral padang ilalang
Pesona nan elok bila kutatap
Pancarkan rindu dihati sendu
Kerasnya cadas harus kutembus
Airmu bening bagai salju
Mengalir dijeram berlumut
Terhampar bagai permadani hijau
Ditemani rindang pohon berbuah
Kini wajahmu telah berubah
Tercabik tangan jahil
Torehkan luka menganga
Diwajah lugu tak berdosa
Tetapi kau diam seribu bahasa

Kutebus Cintaku By; Jofipasi 03082010

Cintaku tak pernah kujual tetapi mungkin juga kugadaikan,
Suatu saat aku kan datang menebusnya
Kan kutanami dengan berbagai benih cinta
Sucinya berseri bagai embun pagi…!
Mengiringi terbitnya Fajar diufuk timur….
Warnai pagi dendangku bernyanyi
Mengalir tanpa henti
Hingga bertemu lautan cinta menanti damai
Deburan ombak berlari menepi
Itu pasti……
Menghempas karang, berbatu tiram menghujam
Kutorehkan kata cinta dengan darah terpatri
Kubisikkan jua….
Cintaku tak pernah tergantikan dengan uang!
Sayangku hanya padamu seorang
Sekarang, Kini, Lusa dan akhir nafas….
Kugamit rapat damai terkulum senyum
Cintaku hanya untukmu….
Dan harapku kau juga tahu
Hingga diri ini selalu ada di sisi hidupmu
Karena cintaku tak pernah jemu
Kepada mu…..!

Berlari mengejar mimpi by; Jofipasi 03082010

Dilarutnya malam
Tetap kusampaikan cinta ini untukmu
Biar lelapmu bermimpikan diriku
Menyatukan dua hati yang kita miliki
Tuk merajut tali kasih
Bentangkan rindu tuk saling menyatu
Antara bening dua hati
Saling memiliki
Menyambut datangnya surya pagi
Berlari kita mengejar mimpi
Terpatri nama JOFIPASI…..
Mmmmmmmuach…. sayangku…!

Srigala & Bedug Tua By; Jofipasi 14082010

Lolongan Srigala berpacu

Dalam seruan suara bedug
Sayup2 diujung surau tua….
Dindingnya penuh rayap
Lantainya berkutu kayu….
Ukurlah diri jika merasa malu
Matipun kita tak pernah tahu
Melengking bagai lolongan srigala itu

Balimau By; Jofipasi 14082010

Pergi balimau bersama keluarga
Naik Motor boleh juga
asalkan selalu bersama
bermanja antar saudara
JOFIPASI tercinta….!

Biduk cinta nan karam by; jofipasi 14082010

Pesona cinta dari sebuah nama
Gores cintanya mengukir tajam di dada
Hiasi relung hati menggoda
Tebarkan berjuta bintang bagai aurora
Menyatu dalam kenangan nan abadi
Karamkan biduk cinta tak bercadik
Terombang ambing

Ganasnya ombak dan badai
Tenggelam dilubuk hati nan suci….
Selamat mengenangnya Ary……!

Jujur Ku mengakui by; Jofipasi 15082010

Kukirimkan cumbu buat dikau
semoga makin mempesona…
Dan…. teruslah berkarya
Dan kan kau dapati hasilnya
Dan… duniapun kan mengakuinya

Terpaku….
Terpana ….
dan…. terpesona pada kalian berdua
Sebab aku juga mengakuinya….!

Menanti Janjimu di Surau Tua by; jofipasi 15082010

Kuterabas jalan penuh onak dan duri

Menuju persimpangan hati

Sambilku mencari makna diri

Disamping surau tua menunggu janji

Tak hiraukan onak dan duri

Menusuk menghujam serpihan hati

Kutancapkan pilar-pilar hati

Pada sang Dewi ku anggap  Peri hati

Kini surau tuaku mulai lapuk

Termakan usia nan mulai uzur

Namun gema Zikrullah masih jelas

Menggelegar jiwa  merana

Hilang kata dalam jiwa nan memuja

Asmamu tetap kucari entah kemana

Kan kusiangi sepetak huma di lubuk hati

Alirkan rindu hijaukan permadani alam

Kan kusampaikan pesan pada penjuru alam

Tuhanku gamitlah aku dalam iman

Kuingin dekap dirimu hingga akhir zaman

Panjangkan hidup berkahi iman

Surau tua yang kini lusuh

Namun bedugmu masih kutalu

Sepanjang waktu sholat jamaahmu

Tergulir syair-syarir rindu Illahi

Pada sang penguasa Alam jagat raya

Nantikan hambamu dipintu syurga

Semoga Asaku selalu terjaga

Dalam iman dan doa…

Tetap menanti By; Jofipasi 15082010

Takutpun aku beralasan….
Pada janji sang bayi

ditahun 1965
Tangisnya membuncah disisi huma
Gemanya berdengung dididing surau
Yang kini lapuk termakan rayap
Kutu kayu tak memberi harap
Bingkainya surau tua
Keropos dimakan masa
Sadarlah wahai sahabat!!

Karna ku yakini makanya

Kugantung Asaku

setinggi tiang Langit
Agar Ufuk dipagi hari

selalu menyapa diri
Ingatkan tabir diri

sebelum waktuku kasib
Janjimu disurau tua ….
Aku tetap menanti
(Salam Ramadhan buat sahabat)

Janji Abadi By; Jofipasi 18082010

kala sepi…..

hanya hati yang bisa rasakan
Walau pisik bernyanyi

namun hati tak bisa dipungkiri
Obat hati lebih mendekatkan

diri pada Illahi
Agar lebih mansyukuri

nikmat yg Allah beri
Hari ini dan selamanya pasti…..
Semoga damai bersemayam di hati
Disamping istri dan wujud cinta suci
Hingga maut memisahkan diri
Semestinya kita saling janji
Menuju syurga Allah nan abadi..

Damai ini milikmu ya “Roob” by; jofipasi 20082010

Ya Robb
Didada ringkih ini sesak
terguncang desah lantunan
bait-bait indah AsmaMU
Ya ilahi
KAUlah yang kuasa
penuhi segala pinta
mengharap KAU sudi
teteskan rahmatMU
disepertiga akhir waktu yang merambat
disisa-sisa perjalanan
melintasi bukit-bukit dan lereng
kesemuan ini
Ya Gusti
damai ini milikMU
resapkan perlahan Ya Alloh
disetiap bilah hatiku

Tarian jiwa By; Jofipasi 22082010

Jiwa-jiwa nan menari
Diarus deras riam jantungnya
Disetiap pori2 kulit indahmu
Disetiap nadi gemuruh musiknya
Tebarkan benih jiwa diladang subur kita
Menebar udara sejukan angan
Menyatukan mimpi dalam tarian jiwa

Badai Rindu By; Jofipasi 22082010

Oh my honey….!
Bisikan itu masih terngiang
Menari riang di telinga
Lafasnya jelas menerbangkan hati
Hamtamnya bagai badai
Porak porandakan hati
Membuncah dada yang terpana
Panah asmaramu tepat mengena
Hatiku luluh tak terkira
Mengukir Rindu padamu jua

Mengukir Cinta By; Jofipasi 22082010

Masihku ingat kala kita memahatkan cinta

Goreskan tekat padukan kasih

Sayang tercipta untuk berdua

Pancangkan cita dan cinta

Menuju hari depan bahagia

Sungguh ku telah tanamkan benih asmara

Kuhujamkan rindu seakan tak ada esok

Singkirkan semua aral

Semua pengorbanan untukmu

dengan segenap jiwa ragaku

sayangku selalu untukmu

Tanpa dusta pilu

Aku masih tetap

Mencintaimu…..

entah sapai kapan..

Aku tak tahu

Tapi aku setia

pada cintaku

Telah ku ukir dan ku semir

Dihati… kita berdua

Pesan Rindu by; 25082010

Inginya ku menulis pesan untukmu
Tapi ku tak pernah tahu siapa dirimu
Walau tahunpun telah berlalu
Ternyata kita tak pernah bertemu
Mungkinkah ini hanya bayang semu?
Ach…… aku juga tak pernah tahu
Nach mestinya kau tahu
Seperti apa perasaanku padamu
Namun biarlah…..
Karna ku tak tahu perasaanmu
Padaku…..
Hacch mestikah ku jujur padamu….??

Keagungan Ilahi, by; 25082010
Ratu malam sang rembulan
Raja siang sang matahari
Keduanya selalu bertentangan,
Tarik menarik
Dorong mendorong
Saling menguasai,
Seolah selalu bertanding tiada henti
Tiada yang kalah
Tak ada yang menang,
Karena dengan kedua sifat yang bertentangan ini
Seluruh alam semesta bergerak!
Dunia berputar,
Saling mengisi,
Yang satu melengkapi yang lain
Tanpa yang satu
Takkan ada yang lain,
Siang dan malam
Terang dan gelap
BAik dan jahat
Tanpa yang satu,
Apakah yang lain itu akan ada?
Tanpa adanya gelap,
Dapatkah kita mengenal terang?
Inilah sebuah kenyataan
Yang telah dikenhendaki Allah
Tanpa kehendaknya, takkan terjadi apa-apa

Tentang Kamu, by; 25082010

Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya
Kau pelanai kudamu
Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit
Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut
Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian

Syam-i Tabriz, by; 25082010
Wajahmu adalah apa…..

Yang diingat-ingat lagi oleh setiap agama
Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa

Yang telah kurasakan sebelumnya
Tapi tiada semacam begini
Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham
Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan
Tugasku adalah membawa cinta ini
Sebagai pelipur untuk mereka

Yang kangen kamu selamanya
Aku pergi kemanapun kau melangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu
muram cahaya mentari,
pucat dinding ini
Cinta menjauh
Cahayanya berubah
Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan

Cemburu dan Damai by; Jofipasi 28082010

Pada siapa Aku cemburu????
Pada elang laut yang menembus langit biru?
Atau pada karang bertabur tiram tajam?
Koyakkan hati mencabik terik mentari….
Biarlah……, biarlah cemburu berlalu…

Memburu curiga demi rasa damai
Terangkan riak gelombang jiwa
Menepi dipasir cinta….
Menoreh damai bagai Syurga
Ini pasti…
Cinta ini milik kita berdua…

Cinta Setaman By; jofipasi 27082010

Kusadari sedari dulu
Cinta ini hanya untukmu
Tidak saja raga dan hatiku
Semuanya bisa jadi milikmu
Disetiap nadi dan nafasku
Tak peduli ter-engah
Aku selalu berpacu mengejar cintamu
Walau nafasku letih sesak
Cinta ini selalu nyala…
Kobarkan bara
Bersyair cinta setaman
Taman hati nan indah

Damai Rinduku By; jofipasi 27082010

Janganlah kau larut dalam laramu

Kasih…..

Mari bercengkrama dalam lagu

Kan kusenandungkan lagu rinduku

Agar duka berganti riang

Mengenangmu aku terpaut

Jejak cinta penuhi kalbu

Segala ruang hati

Penuhi rasa cinta

Kepadamu….

Selalu….

Dan ku tahu kau rasakan itu

Menyatu dalam damai rinduku

Janganlah kau meratapi malam mu
Esok pagi kan siap menganti malam sepimu
Taburkan syurya dengan nyanyian Rindu
Merdu suaramu bagai burung2 nan riang
Terbang meliuk kemana kau suka…

Gantikan sepimu hilangkan rasa duka
Terbanglah bersama ceria pagi…!
Temui Ratu Amor
Senandungkan lagu cinta
Dunia kan terpesona
Pada tulusnya cintamu
Semoga Ratu Amor mengakuinya
Amiiiin….

Bisikan Malam By; jofipasi 29082010

Kusapa malam nan terang
Bertabur bulan bintang dicakrawala
Sejuknya kupandangi
Pancaran sinar pada gelap malam
Menusuk tajam pada jantung dunia…

Kunikmati indahnya
Sampai kantukku tiba
Dalam mimpi kubisikan
Suara hati pada pencipta alam

Semburat malam menebar senyuman
Manis bertahta di peraduan malam
Hantarkan lelap dengan lembayung
Sampaikan salam pd sang khalik
Gamitlah jiwa sirami iman…

Surya pagi kan ku jelang

Indahnya malam dicumbui bintang
Sinarnya redup berkedip
Membuai mimpi ditemani bintang
Sampaikan pagi surya nan terang

Begitulah perjalanan dunia
Silih berganti sesuai giliran
Dalam antrian yang damai
Tentram di hati penghuninya!

Yang ku mau by; jofipasi 2092010

Jika cintamu bagai Rajawali
Terbangmu membubung menembus awan
Menukikmu sampai kedasar bumi
Tembus dan mencabik hati yang merana
Maka…..
Pergilah kau terbang
Menuruti kata hatimu
Tinggalkanlah diriku
Candailah dunia semaumu
Tidak bersamaku
Dan biarkan ku mancari jalanku
Karena ini yang ku mau
Terbang riuh bercanda riang
Dikedamian hatiku

Pusara Cinta by; Jofipasi 03092010

Kadang kala rasa pilu tetap menyesak ruang dada.
Sesak memadati …hati kecil ini
Dengan sejuta tanda tanya….
Kuselalu mengharap jawaban
Kasih kenapa kau pergi??
Tanpa berita……

Dalam penantian panjangku

Kau menjelma dalam seonggok pusara

Merana hatiku sepanjang masa

Mengenang cinta

Yang telah kita ukir berdua

Perih dan kecewa tak terbendungkan di dada

Seakan hancur semua….

Segala yang menghadang cinta

Namun tetap kupasrahkan jua

Cinta suciku pada sang Pencipta

Walaupun kumerana sepanjang masa

Pusaramu…..

Masih tetap kuziarahi

Cinta itu masih tetap tertata rapi

Dilubuk hati…..

Terbenam dipusaramu

Kasih kau telah pergi

Terbang dalam angan cintaku

Penantian cintamu….

dipintu syurga….

Aku bersamamu

Bergandengan melintasinya

Syurga cinta……

Buruh-buruh malam by; Jofipasi 03092010

Buruh malam nan perkasa

Tanggung jawabmu selalu ada

Kau pancangkan di pundak kekarmu

Menghela nafas…

Terangah dalam kepiluan nasib

Namun kau tetap tak goyah

Tetap berpacu dengan lajunya malam

Dingin udara kau tak hirau

Yang kauterima secercah asa

Para mandor nan berkuasa

Tetap kau sapa demi keluarga

Makan… Minum….

Hingga tempat berteduh

Bagi keluarga

Yang setia menantinya….

Pecundang dan Petualang cinta by; Jofipasi 03092010

Cintaku tercecer dalam serpihan hati

Kujumput satu-satu

Serpihan nan berserakan

Kucoba tautkan kembali

Namun mata hatiku buta menyatukanmu

Pikiranku mengalahkan logika

kenyataan yang kuhadapi hampa

Karena cinta…

Cinta dusta yang kau tanam

Menjadi benih berhama

Tak berputik tak berbuah

Bunganya kuyu tak bergairah

Hilang rasa harga cinta

Pergilah sang pecundang cinta

Terbanglah antara singasana

Karena ku tak sanggup

Menyediakan singasana cinta

Untukmu sipetualang

Menghitung hari by; Jofipasi 03092010

Sangat mengagetkan ku

Dengan menghitung hari…

Haru menderu di dadaku.

Takut berpisah dengan mu.

Kucoba menghitung hari

Hanya tinggal dalam hitungan jemari

Ramadhan kan pergi…..

Tinggalkan diri ini

Yang belum tentu suci

Kutebar dalam pertanyaan pilu

Masihkah aku bertemu denganmu?

Duhai bulan suci…..

Jangan kau pergi!!!!

Sebelum diri ini suci

Berseri bagai bayi…

Menyambut dunia

Dengan senyum berseri

Kasih,  by; Jofipasi 03092010

Kasih

Didalam kehidupanku

Seseorang datang

Mengganti dirimu

Kasih

Kudapatkan cinta suci

Dari seseorang

Yang merindukanku

Tapi hatiku telah membeku

Karena dikau menghilang dariku

Menggores kenangan

Yang tak mungkin sirna

Dikaulah warna kehidupanku

Dia berbicara sepertimu

Dia tersenyum seperti kamu

Dia menangis dan tertawa

Itu semua mirip denganmu

Tapi dia bukanlah dirimu

Kasih

Tak pernah daku alami

Hal seperti ini didalam bercinta

Kasih

Dia serahkan dirinya

Jiwa dan raganya

Kepada diriku

Tapi hatiku telah membeku

Karena dikau menghilang dariku

Menggores kenangan

Yang tak mungkin sirna

Dikaulah warna kehidupanku

Dia menarik seperti kamu

Dia terlihat seperti kamu

Dia memeluk dan mencium

Itu semua mirip denganmu

Tapi dia bukanlah dirimu

Adakah hari Esok, by; Jofipasi 03092010

Kemana

Kemana akan kucari

Nikmat sanubari

Dimana

Dimana letak hakiki

Sari putih murni

Tlah jauh kutempuh

Menyusuri duri

Gelombang pasang

Mendera karang diri

Segala cita rasa

Kutuang dalam nada

Kutabur bagi benih semai cita

Tiada bersemi jua yang kuangani

Rasa menjauh jalan yang kulangkahi

Kulanjuti hari berganti

Adakah setitik hari bagiku

TERCEKAM, by; Jofipasi 03092010

Aku tercekam kesendirian lagi

Kehampaan tak mungkin kusembunyikan

Bayangan kehancuran sebuah hati

Aku nyaris tak kuat bertahan

Segala yang kumiliki telah sirna

Kesepian tetap mencekam

Tak mungkinkah kita mencobanya lagi

Kembalilah padaku

Kembalilah padaku

Mungkin akan kutemukan

Cinta lain pada saatnya kelak

Tapi dirimu selalu hadir dalam mimpiku

Oh ternyata ku tetap sayang padamu

Aku tercekam kesendirian lagi

Kau tak mungkin dapat kumiliki

Kekuatan cinta pembawa derita ini

Tapi aku tetap sayang padamu

Setia dalam cinta By; Jofipasi 03092010

Biarlah rasa ini kucoba untuk menikmati

Sejauh tekadku masih kuat dan tegar bagai cadas gunung….!

Membuatku makin tertantang dalam pengembaraan cinta
Biarlah semua sirna asal hati aku masih punya
Kan ku bangun pondasi cinta baru
Dengan pilar yg lebih kokoh
Semoga… amiiiin

Yaaa satu2nya harapanku

Yakni pada sarang diujung ranting itu
Dahan yg rimbun kan sejukkan hati yg terasa panas
Damaiku bersama telur cinta yg sebentar lagi kan menetas
Kupelihara dia dalam kasih sayang

Pengembaraan cintaku bagai bangau
Sekali setahunpun ia kan kembali
Menemui cintanya lagi
Bagai diriku ini
Setia….
Dalam cinta…..!

Makanya kutambatkan cinta
Pada dasar hati
Agar tak liar lagi
Itu pasti….
Karna ku tlah berjanji
Dalam ikrar ijab kabul
Dan akupun tak ragu melangkah…!

Kasih nan Rapuh by; Jofipasi 03092010

Bagilu takan kan mungkin kan terulang
karena jasadnya telah mati….
Hanya tinggal memory pilu

Jangan cemaskan diri ini
Aku kan berusaha menempatkan
puber cinta dalam wujud kasih keluarga
Karana cintaku telah kupersembahkan buat mereka
Orang2 yg ku cintai sepenuh hati
Atas perhatianmu padaku…..

Tapi mestikah kita larut dalam kepiluan
Cinta yg terkubur bersama jasadnya?
Sementara ku tak tahu dimana
Makamnya….
Hanya mimpi yg mempertemukan ku degan pusaranya

tangis yag telah berhenti
kembali menuai gemuruh
Kristal itu mungkin akan jatuh

Duhai kasihku rapuh
Karena kata2mu membuatku makin rapuh
Tapi kusadari hidup ini
Harus kutempuh
Karena biduk cintaku telah berlabuh
Pada dermaga cinta lain
Kutambatkan dengan sauh
Kedasar hati
Secara utuh….

Mercusuar cintaku, 04 September jam 21:34

Begitu dalamnya samudra cinta tuk di harungi
Begitu kerasnya cadas cinta tuk digali
Bagai menara suar di laut lepas
Dia selalu bermakna
Bagi perahu-perahu cinta

Benih mati asa, 04 September jam 21:13

Awalnya asyik dan menyenangkan…..
Tapi endingnya, habis manis sepah dibuang
Maka hilanglah semua asa yang telah ditabur
Benihpun layu mati asa

Menunggu Janji, 06 September jam 23:51

Duch kecupan mesra terasa lembut dilangit2 rindu
Bergelantungan pada tiang ketulusan…
Pantulkan sinar keihklasan
Mengandung benih kasih pengorbanan
Semoga tak ada badai
Alunkan cinta bagai teratai
Diatas air menunggu janji
Menunggu dalam kepastian

Selalu ada, 08 September jam 20:15

Semangat patriot yang bersahaja
Melalui senandung kata
Kau hantarkan secercah harap
pada anak bangsa…..
Kan terpatri rapat di kisi-kisi hati
Para pemuda/i…..
Bangkitlah…….
Lihat negerimu nan tercabik
Menagis pilu
Mengharap kencangkan desah nafasmu
Pancangkan pada dunia
Bahwa kami pemuda Indonesia
Selalu ada tuk bela nusa bangsa…..

RindhoNya,08 September jam 20:06

Waktu terus berlalu
Mengisinya kita tak tahu malu
Kadang lupa pada yang kuasa
Untuk Merenda RidhoNya….
Apakah kita pantas mendapatkannya……?????

Disana, 12 September jam 4:45

Kepergianmu kesertai sejuta ikhlas
Menemui sejuta harapanmu
Menapaki jalan panjang
Diantara rongga-rongga dunia
Sampai diufuk jagat raya
Disana….
Pasti kan kau temui…..
segala asa yang masih teringgal
disana…yaaa disana…..

Rindu, 14 September jam 7:04

Bila rindu…..
Pada dirimu yang menawan
Kan kugenggam erat semua rasa
Sampai lega angan menyala
Dalam sejuta bahagia…

Kudekap erat di dada
Matipun ku mau bersama
Ooh… Bila rindu
Menyesak di dada
Kalahkan khayal
Dunia bagai tak ada yg punya

Janji, 14 September jam 23:09

Janji dihati kita itulah pasti
hanyut dalam arus hati
Pilu bergelayut dalam diri
Menanti janji abadi

Janji kekasih Allah….
Pasti ditepati
Abadi…
sampai dunia berhenti

Melati, 15 September jam 0:57

yaaa yang pasti ku izinkan
karena aku sekuntum melati
Biar aromaku penuhi rongga hidungmu
Menciumku….
Nikmati bauku…
Sampai kapan kau mau
Ya… terserah Ayu….

Negeriku Mati suri by; Jofipasi 25 Sept 2010

Mati suri di lumbung padi sendiri
Dikebiri oleh manusia yang tak punya hati
Merintih dalam lolongan dan perihnya hati
Bermimpi dalam teka-teki nan tak pasti
Ohhhhh……
Kepada siapa negeri ini akan ku titipi?
Anak cucu kami yang tak mengerti
Apa yang terjadi
Menanatap negeri yang sakit terkuliti
Sampai tak tahu apalagi yang akan terjadi
Menangis tak henti….
Melolong dalam raungan emosi
Dinegeri ku rasakan loh jinawi
Tetapi siapa yang mau mengerti?
Akankah negeri ini selalu terus begini?
Seperti hilangnya sais pedati
Terjungkal dalam menerjunkan diri
Hanyut oleh ambisi
Manusia-manusia tak berhati….

 

 

Karena Cinta by; Jofipasi 25 Sept 2010

Karena cinta maka dunia ini tercipta
Maka kita juga tercipta dari cinta
Maka tugas kita pula menjaga cinta
Agar abadi sampai akhir dunia
Cinta milikmu bagian dari isi dunia…

Baguslah jika kau menikmatinya

Abdi Cinta by; jofipasi 25 sept 2010

Semoga masih banyak abdi negeri

Yang memiliki hati suci
Selamat berjuang wahai abdi negeriku
Jangan malu pancangkan asa proklamasi
Cengkeramkan kuat kuku bajamu
Meraih cita-cita ….
Gapai semua yang kau mau
Siarkan pada dunia
Anak negeri ini masih ada
Ada hati, cinta, ilmu dan sujud
Di hapan semua mata
Yang mancibir tak bermakna
Larungkan mimpi jika hanya nestapa
Tegar dalam perjuangan

Inspirasi Bocah by; jofipasi 25 sept 2010

Bocah itu selalu mengembara
Didunia maya….
Bertemu semua teman2

Yang mengenalnya
Mencari sahabat sejati
Yang mengerti diri ini…

Dan jika ia mati nanti
Janganlah ditangisi
Karena dia pergi

Mmembawa secercah hati
Hati suci bocah-bocah berinspirasi
Walau makan hanyan sambal terasi
Tetapi hidupnya kini telah berarti
Paling tidak bagi insan yang menyayangi
Kini dia telah kembali ke kota studi

Dikuliti bangsa sendiri By; jofipasi 25092010

Bangkitlah…. negeriku
Lahirkan bayi-bayi suci
Pengganti pejabat negeri
Yang lupa sumpah dan janji
Larut dalam mimpi-mimpi
Mengelabui anak negeri
Menahan nyeri
Bagai dikuliti
Oleh bangsa sendiri

Kenagan bersamamu by; jofipasi 25092010

Kenangan itu masih membayang
Membawa ku terbang
Bersama rinduku
Entah sampai kapan kan berlabuh
Akupun tak tahu…

Rindu ini penuhi bathinku
Mengharungi dirgantara biru
Membumbung bersama awan
Redupkan suka dan duka hati
Namun…
Kenangan itu tak pernah pupus
Selalu mampir kala ku ingat kamu
Tapi ku tak pernah tahu
Kemanakah rinduku kau bawa
Hilang timbul dalam galau
Sedetikpun tak pernah hilang
Bayangmu selalu
Terkenang….

Tak mengerti by; jofipasi 25092010

Sungguh tepat sekali
Gambaran negeri yang selalu bermimpi
Sampai kini masih terseok berlari
Cita-cita prasasti tak terkendali
Larut dalam lolongan panjang…

Tak mengerti apa yg dicari
Bagi pejabat negeri

Mari kita lanjutkan
Perjuangan negeri
Dengan segenap hati
Mengisi hari-hari nan pasti

Hanya akan menguras energi
Karena mimpi-mimpi
Pejabat negeri ini
Menggerogoti negeri nan memperkaya pribadi
Kepda siapa lagi negeri ini kita titipi….?

Bangkitlah…. Negeriku
Lahirkan bayi-bayi suci
Pengganti pejabat negeri
Yang lupa sumpah dan janji
Larut dalam mimpi-mimpi…

Mengelabui anak negeri
Menahan nyeri
Bagai dikuliti
Oleh bangsa sendiri

Memburu Rasa by; jofipasi 01102010

Memintal hati dengan rajutan cinta

Diiriringi bisikan mesra

Berdua kita berdansa,

Meliuk dalam buaian asmara

Terlena dipagutan mesra

Remas jemari lembutmu

Melambung dalam gelinjang

Nikmat terbang bersama

Alunan nafas memburu rasa

Kemudian terhempas

Pada muara kenikmatan

Lunglai dalam lenguhan

membara….

Kita nikmati berdua…

Kini dan esok selamanya

Berdua tanpa siapa-siapa by; jofipasi 01102010

Haaaaaaah…… Aku terperangah
Impianku pun melayang dalam lamunan
Turuni lembah berlekuk indah tebing gunungmu
Menyibak hutan lebat nan kelam
Rumput hitam permadani nan rata

Ciumi ranum aroma lumpur nafsu…

Benamkan tongkat sanggama cinta
Bergetar seluruh nadi
Kencangkan urat tak berotot
Tegak menjulang bagai menara
Membawa kita terbuai ayunan teratur

Semakin tingi kita terbang melayang

Dan sampai dipuncak lahar
Terkuras…
Terkapar…
Terlena….
Ganasnya asmara kita berdua
Dengan mu..
Tanpa siapa-siapa

Gagu by; jofipasi 01102010

Kamu berdialog melalui jiwamu

Menembus rongga jantungku

Dalam bisikan tak sampai

Kudengar gemercik jiwamu

Menunggu jawabanku

Tapi aku tak berdaya

Sebab aku bisu dan gagu

Kejora Malam by; jofipasi 01102010

Berdialog dalam damai malam
Diterang rembulan
Berbayang kelam
Larungkan impian di lamunan
Menghitung kejora nan terang

Menatap panorama malam
Menghilangkan hayal dan lamunan
Menepis kerinduan untukmu yang jauh disebrang

Kau selalu hadir dalam harapku
Sambungkan untaian kata
Kalungkan di lingkar hati
Membuat hati makin terpesona
Elok budimu bersahaja

Untaian kata telah tertata
Seiring terhamparnya singgasana
Yang meleburkan asa ndan cinta
Hingga AMORA Jofipasi

Terlahir di dunia….

Sudah kita pahatkan di prasasti cinta,

Didinding hati terukir indah,

Janji setiaku selalu bersamanya,

Selami samudra cinta hingga ke dasarnya…

Jelang Pagi by Jofipasi 3102010

Peraduan malam telah kujelang
Gelap dan hening…..
Pandangi langit penuh bintang
Surya nan terang pasti menjelang
Pada sudut hati yang bening
Sesuci embun dinginkan pagi
Hantarkan jiwa menyambut pagi
Pada apa yang kulakukan
Pagi ini…..???

Aku termenung dalam kesendirian
Diantara gulitanya
Melepaskan penat dan kejenuhan
Setelah seharian menuangkan pikiran
Selamat datang mimpi…
Bawalah aku terbang ke kotamu
Menghampiri kasih sayang dan sibuah hati.

Damai Rinduku By; 03102010

Janganlah kau larut dalam laramu
Kasih…..
Mari bercengkrama dalam lagu
Kan kusenandungkan lagu rinduku
Agar duka berganti riang…
Mengenangmu aku terpaut
Jejak cinta penuhi kalbu
Segala ruang hati
Penuhi rasa cinta
Kepadamu….
Selalu….
Dan ku tahu kau rasakan itu
Menyatu dalam damai rinduku
Janganlah kau meratapi malam mu
Esok pagi kan siap menganti malam sepimu
Taburkan syurya dengan nyanyian Rindu
Merdu suaramu bagai burung2 nan riang
Terbang meliuk kemana kau suka
Gantikan sepimu hilangkan rasa duka
Terbanglah bersama ceria pagi…!
Temui Ratu Amor
Senandungkan lagu cinta
Dunia kan terpesona
Pada tulusnya cintamu

Lantunkan seberkas doa
Semoga Ratu menemuinya
Amiiiin….

Pesona Aduhai By Jofipasi; 03102010

Ku dapatkan suatu ironi..!
Dan tak bisa ko koment lagi…
Karena itu benar nyata
Biar pemerannya berhenti
Sebagai Pecundang…..
Yang bikin perih hati
Tidak mampu seperti kupu-kupu
Berproses dari menjijikan
Berkorban demi senyuman
Terbang Indah….

Sepuas mata memandang
Terkagum pesona nan aduhai…

Hidupku by; jofipasi 05102010

Hidupku kini

Oh…bagaikan burung

Jika mau terbang

Sayapku telah patah

Maksud hati

Hendak terbang membubung

Terbang membubung

Sambil bergurau

Bersama kawan

Sayapku sakit

Bagaimana aku mau terbang

Padi nan kuning

Padi telah masak

Teringat jua…

Kemana badanku

Mau menumpang

Tiada kawan

Tiada teman

Merasa hiba

Beninilah nasib

Nasibku yang malang

Terpaksa ku menjauh

Tiada kawan dan teman

Merasa kasihan padaku

Terpana menatap hampa

Hamparan padi lereng bukit

Terkenang selalu….

Menjemput malam by; jofipasi 05102010

Di ujung jalan sana masih banyak kawan .
Tak perlu dirimu mengasihi diri sendiri
Tegarkan badanmu, kuatkan sayapmu
Terbanglah sejauh yang kau mau

Malam telah berkabut

Sepi menyelimuti alam

Tak ada lagi yang bisa ku ajak tersenyum

Hingga ku terlelap

Hanya saja ucapku masih lirih

Tapi sang rembulan kan selalu tersenyum

Pada manisnya rona pipimu

Lembut bagai awan di senja hari

Diiringi lembayung senja

Berkilau siluet menjelang malam

Menjemput malam bertabur bintang

Indah bak rembulan

Ditingkahi kemilau cahaya bintang…..

Dalam gelap kutetap memandangmu

Termenung by; jofipasi 05102010

Bagai rasa tak kuasa kubendung
Daya dan asa masih kukejar
Pada Padi dilereng bukit terjal

Maksud hatiku mengelilingi gunung
Patah sayapku memendam asa
Termenung diri mengenang untung
Teringat badan tak berguna….

Noda-noda jiwa by jofipasi 06102010

Manalah mungkin jasad ini

Ku buang dari roh suci

Sementara peraduan malam

Masih ku jelang dengan senyuman

Walau berlumut dibadan

Penuhi tubuh kerontang

Namun jiwa ini masih setia

Menunggu hadirmu

Sampaikan pesan setia

Pada janji Allah…..

Tuk hantarkan jiwa-jiwa

Bersihkan dari dosa

Bersiaplah sahabat

Lepaskan semua noda

Hiasi hidupmu

Dengan bersujud padanya

Atas nama cinta by jofipasi 06102010

Ku bawa kau terbang bersama
Atas semua rasa pasrah….
wujudkan sensasi di rintihanmu
Menuruni setiap lembah
Pendakian pada gunungmu
Tergelincir di puncak liar
Terbang terbawa arus lahar
Muntahkan salju cinta
Penuhi danau beningmu
dan lelahku telah sampai
Pada bayang cinta nan nyata
Menggelepar berdua….
Atas nama cinta

Nikmatilah Perjalananmu by jofipasi 13102010

Lelahmu berjalan…….
Menikmati langkah gontai kakimu…!
Hantarkan pada kerikil tajam
Mencabik telapak kaki
Tiram mengiris garis-garis kaki
Terhenti pada jurang dan tebing….
Selamat menikmati perjalananmu

Tersengat cintamu by jofipasi 13102010

Sesempurna rona cintamu
Hanyut jiwa dalam gelombang
Dalam alunan riak menggelitik
Nadiku bermuatan listrik
Cintamu mengaliri…

Diriku tersengat…

Alamaaaak mati aku…

Dermaga cinta nan indah, by jofipasi 15102010

Semoga kau temui

Dermaga cinta yg tulus

Digerbang cita dan cintamu

Saat cinta berbuah merekah

Tempatkanlah ia

Di dermaga hatimu

Akan ku payungi dengan

Panji2 Iman dan Sunnah

Yaaaa….

Begitulah cinta,

Emang indah utk dinikmati

Bagi semua insan

Pancangkan panji

Berjanji…..

Saling mempercayai

Dan saling menghargai,

Telah ku ukir kesetiaan

Di dinding hati,

Dengan setumpuk pengorbanan

Di situ ada kekuatan cinta,

Ku ikatkan dengan benang rindu…..!!

Dalam naugan puitis,

Dinikmati semua org

Yang punya rasa cinta….!

Ooooh apakah…..

Rasa cinta itu bisa dipelajari?

Untuk disemai di ladang hati

Kan kupilihkan bibit nan bernas

Siangi dengan kasih sayang

Panenlah dengan ijab kabul

Itu pasti…….

Restu allah menyertai

Kutabur cinta di ladang hati by; jofipasi 15102010

Dermaga cinta

Nan selalu hiasi senja
Dengan bianglala
Pantulkan kemilau
Hati nan merekah

Cintaku berlabuh

Di dermaga hatimu
Semoga bukan hanya

persinggahan semu
Biarkan cinta kita menyatu

dan bersemi selalu
Abadi selamanya

Dan tak lekang dimakan waktu…

Semuanya demi sandaran hati
Sekokoh gunung melindungi
Romantisnya dunia dalam cinta…

Diujung penantian cinta
Ikrarkan lewat ijab kabul
Selalu diimpi insan
Para penabur benih cinta
Di ladang hati

untuk menyanyangi…

Karena indahnya cinta

Yaaa begitulah
Kedamaian cinta yang terjaga
Terkunci rapat di hati
Terang menyinari dua insan

Dermaga cintaku selalu setia
Menanti dalam segala kerinduan
Bentangkan ikhlas dan kejujuran
Pada cita dan visi cinta
Abadi selamanya

Setiap hari ku selalu sematkan benang cinta
Di setiap penghujung mimpimu
Kan ku kecup madu cintamu
Wangi dalam kesucian hatimu

Akhirnya …..

Kutitipi cinta ini

Kepada sang penjaga hati

Janganlah bikin hati ini
Tersanjung dan lupa diri
Atas segala nikmat ini…
(Ampuni aku ya Rabb….!!)

Telaga Cinta di ranah Minang. by jofipasi 19102010

Satu di kaki gunung merapi

Dan Satunya lagi

Di nadi gunung singgalang

Disana terpaut hati

Pada dua telaga di ranah minang

Satunya bernama

Danau singkarak

Sementara satu lagi

Bernama danau maninjau

Telah lama di rantau

Diriku rindu damaimu

Entah pada musim apa

Danau cinta kan ku jelang

Di Singkarak …

Hulunya sungai ombilin

Di Maninjau …

Ada sungai antokan

Disana kasihku terjalin

Pada gadis desa

Nan menawan hati

Akibat pergulatan nasib

Maka aku tinggalkan….

Oh gunung merapi

Tolonglah awasi

Duhai singgalang

Tolonglah dilihati

Dua telaga sejuk mempesona

Yang kini kutinggalkan

Akhirnya aku namai

Dua telaga cinta

Kini diriku jauh

Di rantau orang

Entah kapan

Kita kan bertemu

Kusampaikan pesan

Pada elang terbang

Badanku terdampar

Di tanah rantau

Daku tak berdaya

Katakanlah aku rindu

Sampaikan kasih sayangku

Bagaikan riak dua danau

Gemuruh di dadaku

Haru jiwaku…..

Asa berbingkai cita-cita by jofipasi 19102010

kemana biduk kan ku kayuh?
Sementara lautan biru
sangatlah luas
Maka sauhku haruslah kuat
Menangkar ilmu tuk masa depan
Pada rona wajah-wajah yang berseri
Di ujung asa berbingkai cita-cita

Semoga terus mengukir prestasi…..
Pancangkan cita-cita menjangkau langit
menembus bianglala dan cakrawala
Menghampiri ridho sang penguasa
dalam damai cinta syurga…….
belajar merenungi diri
Good luck!!!!!!!!!!!!!

Gemuruh danau by jofipasi 19102010

Menenggarai hati dikala rindu

Ranah minang selalu terbayang

Pada keelokan alam

Pada senyuman gadis desa

Mempesona jiwa

Larut bersama riak danau

Sambil berlari ku mengejar

Disela akar beringin

Di tepian danau maninjau

Cintaku tersangkut

Pada dahan beranting duri

Maka ku larut dalam sedih

Pada kasih cintaku

Nan lama tertinggalkan…

Ditelan gemuruh danau

Tebarlah Damai, by; jofipasi 24102010

Aku akan tetap biarkan kau berlalu
Dalam segala duka dan laramu
Nanti pasti kan tiba pada ujung asa
Kan kau dapati pucuk-pucuk cinta
Dengan segenap rasa bahagia
Dan telah kau simpan segala cemoohan
Bagai pelita penerang hati
Tebarkan segala sabar biar kau damai

Penantian Rindu by: jofipasi 25102010

Jika kau sayang katakanlah sayang

Agar tak ada bimbang di hati

Sebaiknya kau terus terang

Hai sang pujaan hati

Agar tak ada lagi galau

Karnamu aku mabuk kepayang

Rusuhlah hatiku jika malam tiba

Diri ini berteman gulita sepi

Sementara orang lain

Bersama doi jalan bermesraan

Diri ini entalah kapan masanya

Sayangku jawablah tanyaku ini

Jika tidak cinta katakan sejujurnya

Telah lama daku menanti

Dan kini diriku tak tahan lagi

Jika ku lihat kawan sepermainan

Malam minggu selalu jalan bersama

Mesranya memiliki kekasih

Hanya mimpi temani malamku

Gelisahku temani hari-hari

Menanti jawaban cinta darimu

Kan kau obati luka hati

Agar sepi berganti…

Bersama indahnya cintamu

Dalam penantian rindu

Mengukir cinta denganmu

Jika by jofipasi 27102010

Jika cinta bisa dibikin indah….
Kenapa kita tak mejadikannya seindah rembulan?
Jika cinta bisa nyenyakan tidurmu…
Kenapa tak kau jadikan ia ratu malam mu?
Jika cinta secantik pelangi…
Kenapa tak kau jadikan ia Fatamorgana?
Dan jika cinta bagaikan angin

Biarlah bisikan angin itu datang
Ia kan membawamu pada pilihan hati
Dan tentukanlah bila masanya tiba
Rengkuhkan dayung cinta
Menuju pulau cinta nan abadi….

Maka cinta itu tergantung bagi penikmatnya……….!!!

Air mata Negeri by Jofipasi oleh Jofi Pasi pada 28 Oktober 2010 jam 21:35

Senja itu kupandangi siluet dibibir pantai

Tebarkan sinar jingga memancar hiasi langit

Dipulau kecil aku pancangkan asa

Pada seisi jagat pulau nan terbatas

Di tengah hamparan pasir putih

Kuberdiri dihadapan lautan Hindia

Sekelumit riaknya menerpa wajahku

Basah kuyup tanpa terelakkan

Diterpa angin pantai menghantam diri

Rebahkan badan kurusku

Pada jeram hati nan galau

 

Menjelang malamku terlelap

Gemuruh air gelombang

Menerjang Pantai mentawai

Hancurlah semua diarus ganas

Tak hiraukan pekik, tangis dan lolong

Anak negeri tak berdaya

Hilang diterjang ganasnya alam

Aku terbangun di antara lumpur hitam

Coreng moreng wajah muramku

Tak kuasa menyaksikan negeri

terkoyak ganasnya Sunami

Pekik anak negeri kini mencari

Sanak saudara yang tersisa

Dalam usapan tanpa sapa

Pada kami nan meratapi nasib

Ampuni kami dari azabmu by; jofipasi 291020`10

Oh tuhaaaaaan……

Ampuuni kami….!

Ya Rabbku,hanyalah padamu

Tolong hentikan tangis saudaraku

Di gelombang ganasmu
Menggulung saudaraku
Meniti hari menjemput ajal
Sampai meretas maut…
Tak sanggup kami

Mendengar tangis pilu
Jauhkan mereka dari segala
Angkara murka mu…..
Dalam sujudku berdoa
Ampunilah…..

Cintailah kami……

Enyahkan bencana di negeri ku

Berilah kami pengampunan

Dan perlindungan….

Tubuhku gemetar dalam derunya ombak
Menatap tak berdaya…
Ingin ku gapai uluran tangan

Namun bencanaMu kuat mencekam

Aku tak mampu…
Hanya doa dikeheningan malam
Semoga masih ada KasihNya

Untuk kami kembali

Membuka mata hati kami
Karna janjiMu adalah pasti

Keagungan cinta by; jofipasi 301-2010

Ilalang tak selalu indah
Kering dan mudah terbakar
Bagaikan api cemburu

Selalu membakar hati
Semua lebur pada abu cinta

Kenanganmu masih jelas

Perih bibir ini masih terasa
Kala asmara beradu rasa
Hingga mabuk badai asmara
Pelukan pesonamu… gilaa…

Nikmati cinta pada waktunya

Dengan segenap harap

Tanpa jeda……..

Disetiap degup jantungmu,

Agar semuanya indah,

Dan rembulanpun merona

Sempurna saat itu….

Keagungan cinta telah kudapat
Tak kan pernah terkalahkan
Sampai dunia kiamat….

Murka allah pada manusia Bodoh By; Jofipasi 17-11-2010

Kenapa masih murung wajah negeri ini?

Dukaku demi rasa sedih

Saudaraku nan gundah merana

Mungkin Tuhan mau tunjukan pada kita

cara yang baik dan sama rasa

indonesia terus2an menangis

agar kita tak lalai

dengan segala titahnya

mungkin kita salah duga…

kt ga tau apa rcn Allah

Hanya manusia bodoh,

tak tahu tuhan telah murka,

pada apa yag telah dia perbuat,

didunia Allah…

sdh diingatkan spt ini…

msh aja…ga mau ngerti….

apa2 pura2 ga ngerti ya

Mari kita syukuri saja,

apa yg diderakan pada kita,

sebagai contoh dariNya,

Murka allah pada manusia,

karena lalai akan titahNya,

entah kapan terhapus dosa,

sementara dosa kian bertambah….!

semestinya begitu,

mari kita menghamba,

Pada Illahi,

penyejuk jiwa,

yang mungkin lalai,

hingga teguran dinyatkan lewat bencana…!

diatas segala2nya

q serahkan hidup dan mati q

dlm gengggamanNya….

itu lah doa q setiap q sujud pdNYa…

Allah maha kuasa,

Saatnya Introspeksi diri

harus dilarung dalam jiwa,

Agar terangi pikiran

dan tancapkan iman

di dasar hati…..

Menelusuri Mimpi sang bocah by; Jofipasi 03112010

Mengenangnya…..
Menetes lembut butiran bening
Dimata nan menerawang masa lalu
Bercengkrama dan ber-andai
Bilakah masanya kita bisa
Menunggangi Garuda besi itu

Kala kembali menengok mimpi

Dua bocah sewaktu kecil…

Tenggelam bagai ditelan kabut

Yang ada hanya kenyataan sekarang
Ketika ku ingat keinginan di masa kecil

Aku tak sangka semuanya itu mengalir
Deras bagai lahar impian nan dingin
Sejukkan relung jiwa nan mulai gersang
Suburkan ladang hati nan berisi cita dan cinta

Memang kini galau dan mimpi

Sibocah kecil itu sebagian telah terwujud,
Namun cita dan cintanya

Pada petualangan tetap bagai kristal….
Selalu bergulir bagai jeram gelombang

Meski kadang ia lupa

Bahwa usia mereka telah renta….!

Kasihku tak Berbatas by Jofipasi 17112010

Wawww……. ternyata!!

Ada gemuruh rindumu
Tersisa di persimpangan jalan
Dalam helaan nafas nan ter-engah
Pada gontai langkah yang tertatih
Pagutkan rindu disisi huma
Manuai kasih merenda cinta
Gemuruhnya kian terasa…
Bagi kita berdua….

Damai asa menyeruak resahmu
Hening dalam senyuman damai
Bertahta intan permata suci
Lambungkan hati saling merindu
Pada sang arjuna dimega kapas
Selalu rindu pada asa dan cinta
Ringan melayang……
Putih berseri sebening embun
Penyejuk dahaga kala nestapa
Kembalinya asa yang pernah sirna
Hilangnya berbekal cinta
Menerawang masa berdua
Nantikan saat bahagia
Pada gantungan cinta dan asa
Rajutkan kasih tak berhingga
Pada batas akhir dunia

Dengusanmu by jofipasi; 18112010

Terbayang tarian sukma
Menggelinjang
Dalam panasnya gelora cinta
Menghempas kandas
Pada istana mimpi
Mendengus bersamamu

Kenyataan dan Kecewa by; jofipasi 20112010

Mungkinkah gemuruh didadaku kan berhenti?
Sementara rinduku makin membuncah
Khayalan demi khayalan datang silih berganti
Kadang diri ini sulit untuk percaya….
Mengapa bunga dihati kembali layu?
Sementara kupupuk dan kusirami
Inginnya ku nikmati semerbak wangimu
Kenyataan ini membuatku kecewa.

Janji Suci by; jofipasi 21112010

Aku hanya melihat tanda

Dibalik makna kata
“Helaian tepi kain”
Menyusuri tepian hidup
Menepati janji suci….
Pasrah pada sang pencipta…

Berlari Dibatas Senja by; jofipasi 21112010

Ku dengar tangismu makin pilu
Di batas usia nan mulai renta
Namun tegarmu masih tersisa
Guratkan gigimu masih gemertak
Tertahan pada emosi yang dalam
Penuhi lolongan srigala malam
Mengejar mimpi nan tak pasti
Maka kau berlari menjauh
Jauh dari harapan mimpi
Menapaki pagi menjelang
Kau ukir pada tiang pagi
Hari ini kau telah menang

Aksara hening  by; jofipasi 21112010

Aku terkesima….
Aku terperanjaaat….
Aku terantuk……
Pada mainan kata-kata
Untaian bermakna dikala keheningan…
Artinya…..
Diammu bukan berarti bisu
Heningmu bekan berarti gagu
Tapi rindumu menghujam jantungku
Kau tembus hingga dasar hatiku
Menggelepar dalam rindumu
Yang ku mau kau jadi kasihku
Walau jurang terjal bercadas
Kan kuseberangi segala aral
Kan ku ungkap pada dunia
Kan kubisikan pada alam maya
Bahwa dunia telah ku genggam
Segala cercaan masih tersiksa

Erat dalam sejuta lara
Menjemput asa nan tersisa
Dan ku buktikan pada dunia
Bahwa aku juga bisa

Biarlah…biarlah…

Duniaku hening

Tapi aku masih memiliki makna

Pada detak jantung berdegup

Bagai hentakan badai

Menatap duniaku janganlah asing

Aku butuh kesempatan

Agar diri ini tak terasing

Pada derita yang terkekang

Dibalik dengarku yng kurang

Aku masih punya aksara

Aksaraku bermakna hati

Warna-warni bagai pelangi

Sumringah jiwa by; jofipasi22112010

Kutatap wajah ini nampak makin menua
Garis gurat diwajahnya mulai nyata
Keriput mulai hiasi permukaannya
Kemana hilangnya sumringah jiwa?
Malam ini kusadri masaku makin tua
Masa bocahku telah terbang
Masa Remaja telah kurengkuh
Masa muda semakin jauh

Uban dikepala makin subur
Seiring detak usia berlabuh
Esok pagi menjelang subuh
Usiaku kian berlabuh

Aku setuju, by; jofipasi 22112010

Terimaka sih untuk semuanya….
Perhatian….
Kritik….
Saran……
Doa…..
Akan selalu memberi warna dalam hidupku…..
Allah pasti tau yang ku mau….
Hari ini, Esok, dan Lusa akan berlalu
Menjadi Pengalaman baru….
Membimbing perjalanan hidupku
Menuju Perjalanan menguak pintu syurgaMu….
Semoga semua juga setuju……

Sama seperti diriku…

Amiiiiiien…..

Rindu sang Bocah by; jofipasi 22112010

Sahabat bocahku…..
Ada gurat rindu didadaku
Dikala kepak sayap mulai renta
Kaki dan tungkai telah pula lemah
Kutetap coba melangkah
Pada batas jalan yang tak bertepi
Kini, esok, lusa dan selanjutnya…..
Tarimo kasih sahabat bocahku….!

Hatimu tak berpenghuni by; jofipasi 23112010

Galaunya terlalu dalam dan membuncah
Porak porandakan hati yang makin sesak
Mengikis kandas semua rasa sayang
Terbang menghantam bagunan cinta
Akhirnya terhempas……
Hancur…..
Lebur…..
Kacau balau ….
Kering kerontang
Tinggalkan hati…..
Yang tak berpenghuni

Damai di Taman Hati by; jofipasi 26112010
Mekarlah bunga di taman hati
Semerbak wanginya menembus dada
Menebar pesona dalam senyuman
Senyuman berseri segar dipandang
Gundah gulana kini sirna di hati
Pertanda mendung tak jadi hujan
Menjenguk jiwa damainya hati
Indahnya dunia di hati terang

Tanyaku pada Cinta by Jofipasi 28112010

Kenapa sedih selalu muncul dalam harap…?

Kemana perginya rasa percaya diri?

Ataukah diri ini telah mati suri?

Mestinya kau tahu apa yang kau cari..?

Haruskah kau pupus asa bayang diri?

Adakah janji-janji yang telah kau patri?

Apakah ku bisa percaya pada janjimu?

Dan bagaimana mungkin bisa terjadi?

Oh kasih….

Haruskah cintamu tetap ku nanti?

Mungkinkah sampai maut memisahkan diri?

Akankah semuanya masih perlu lagi?

Hingga kutancapkan nisan cinta di pusaramu?

Mestinya kutanami kamboja warna jinga

Bahwa cinta kita bersatu di syurga…..

Lara dalam Luka by; jofipasi 29112010

Kau telah dirusak oleh issu dan cemburu….
Maka kau tuduhkan perbuatan keji padaku
Karna aku tak melakukan itu….

Dan akhirnya kau tumpahkan jua

Rasa sesalmu bercampur darah mendidih,
Pada derajat tertinggi yang kau hujam di sudut hati,
Dengan segala fatamorgana

Kaurayu, kaupanggil mengiba serak suaramu,
Tapi diammu tetap dalam menggeleng memelas
Mengapa kala cemburu harus kau telan pahiynya empedu,
Kau sisipkan sejuta rasa sayang

Dan terpojok sampai dasar hatiku gundah,
Namun kenapa kau tetap mengganjal di sana…?
Sementara niatmu tuk menantinya tak tergantikan
Kau rela tercampak dan biarkan waktumu berlalu
Menahan rasa perih hati nan tersayat

Pada luka menganga di hati dan tembusi bahunmunan lelah.

Tanpa ku berani tanyakan sepatah kata padamu
Mestikah hati ini terpuruk  dilorong kelam?

Pada sebuah kesetiaan ataukah kebodohan ?

Sebuah pintaku padamu ku ratapi jua

Kembali jika yang dicari tak kau temui

Seperti rindangnya pohon angsana

Suka menaungi dengan penuh damai kasih

Akhirnya pada rumput malam nan kering

Masihkah ada setetes embun basahi bibir kring ini?

Jangan biarkan ku larut hanyut terbawa emosi perih
Dan aku hanya bisa diam tak mengucap

Sepatah katapun tak kau membantah
Diujuang lara aku hanya mampu menatap tertegun,

Luka ku menganga derai airmataku mengalir deras
Karena Luka lara ku tak mampu jawab

Atas semua derita berujung luka lara…..

Derita silih berganti by; jofipasi 29112010

Janganlah cemaskan kumbang ditaman

Diakan terbang menghisap sari

Bagi yang lain ia hamparkan secercah asa

Hidup didunia sejuta rasa…..

Baik, buruk, bahagia dan nestapa

Dia datang silih berganti

Bunga dalam jambangan tetap kan ku jaga
Cinta membawaku ke dasar laut biru
Tatkala hati dibakar api cemburu
Kupagari dengan arus cinta
Agar kurasa damai cintanya….

Namun semua kan berlalu
tatkala hati bisa saling menyatu…

Sejuta rasa by; jofipasi 29112010

Aku terhanyut dalam kesedihan dan kedukaan..

Tak terasa duka dan lara menghujam direlung jiwa

Namun aku mencoba ungkapkan rasa jika luka dan lara

Berpadu dalam bayang jiwa dipenghujung senja

Pengembaraan jiwa akan kutuang dalam karya
Hasilnya kupersembahkan pada pencinta
Karna luka dan lara menjadi bumbunya
Kan ku sajikan penyeduh kopi puisi cinta

Kaubasuh lukamu dengan air kasih sayang

Yang kau tumpahkan selalu membara,

Walau luka ini bukan yang kusengaja

Tapi luka karena tajamnya sembilu cinta

Dan larapun bukan karena merana,

Lara hati karena dia menyemai benih cinta

Yang selalu kau sirami dan kujaga sepenuh  jiwa

Ingin ku jaga dan belai sepenuh kasih

Ku usap belai lembut kepalamu di pundakku
Kubisikan kata-kata cinta dan kuselip sekuntum mawar
Kuciumi hidung bangirmu sebagai bukti cinta
Biar kau nikmati sejuta rasa sayang kita rajut berdua

Penantian cinta di ujung usia by; jofipasi 1122010

Kenapa bisa…..?

Kenapa kau cemburu dek?

Sementara dawai gitarku telah kau putus

Maka ku berlalu di peraduan hatimu

Kucoba bertengger di kecapi usang

Agar kudendangkan lagi nyanyian hati

Menghibur diri dalam luka

Ku bawa laraku mendaki angan

Mencapai puncak hati nan bijak

Teriakkan ikrar pilihan cinta

Agar laranya tak mendekat

Pada diri yang mulai lusuh

Hibur jiwa bertemu raga

Menerima luka lara

Menemani hari-hari nan sunyi

Tengelam dalam asa dan derita

Hingga aku juga telah mengerti
Pada tegarnya hati

Mengapa ia masih setia
Menunggu pada batas penantian
Di ujung usia seribu asa….

Bisikan hati, by; jofipasi 01122010

Sengaja aku datang berkunjung

Tapi kau tak tahu……

Sunyinya pelataran dihatimu
Hanya untuk sementara waktu
Nantikan saatnya dia pasti berlalu
Menghibur dan tepis sepi….
Sinari relung hati nan sunyi

Mengapa kau sendiri menyepi

Berkunjunglah ke sudut hati

Oh…inginnya kubisikan seribu janji

Ku padamkan hati nan kian membara

Tapi kau tak peduli

Berpura-pura tak kenal lagi

Terbanglah sunyi bersama burung malam

Hantarkan sedih di altar mimpi mu

Gantikan riang beribu bunga

Secerah rona pagi pada alam

Riang menyambut datangnya mentari

Sejuta harap selalu kunantikan

Walau bisikan hati ini tak kau dengar

Biarlah……

Esok pagi hari kan selalu berganti

Biarlah mimpi kubisikan di hati

Agar tak kau dengar lagi rintihnya

Tuhan….. kuatkanlah hatiku ini

Rintihku dalam sepi

Bianglala dalam jiwa, by; jofipasi 05122010

Bianglala menembus jantungku di malam minggu
Tebarkan bias-bias cahaya di semua jantung yang berdetak
Terangi penjuru hati nan merona merah jingga
Membathin dalam kebisuan penuh tanya
Hening tak bermakna dalam badai cinta

Menyeringai dalam hilangnya keberanian jiwa
Apa yang mesti ku cari di sini…???

Ketika segala sapa nyaris tak berguna,
Mungkin saatnya kau terbang meraih asa,
Menapak di awan menerawang kepenjuru dunia
Berkawan angan arungi cakrawala maya,
Demi temukan makna hidup sesungguhnya

Telah datang sekelumit cintanya kepadamu?
Menyapa cinta lewat raga dan asa segunung
Maka kau tampung dengan sedalam lubuk hatimu
Agar cintanya bersemayam disana……
Hingga kau temui damai dijiwa sang pemuja

Berlabuh dalam segenap prahara cinta

Bentangkan selimut menemani pekatnya malammu

Agar masih kau rasakan lembut jemariku

Akupun tahu masih ada bayang-bayang cinta

Direlung hati dan seribu janji ikrar bersama

Hapuskanlah semua duka, dan enyahkan lara mu

Karena aku masih berdiri berharap

Di sana pada nyala hati yang menantimu

Aku kan menyayangimu dengan segenap hati

Dan bersaksi dibawah terangnya cahaya rembulan

Seruput Dahaga Kopi Cinta By; Jofipasi 07122010

Dalam diamnya malam masih saja kau menunggu kasihmu
Namun disana sidia telah terlelap nyenyak diperaduannya
Sampaikanlah rasa hatimu pada damainya embun pagi
Biar kala terjaga dia seruput pelepas dahaga di hatinya

Kenyataanya dikala cinta merona jingga,

Maka kau harulash tentukan pilihan,

Agar kau temui labuhan cinta nan tepat di hati,

Menyapa esok hari nan meski kau songsong bersamanya

Namun selagi badai menghalau riuhnya cintamu

Biarlah buat sementara kau masih sendiri,

Pastikan jua esok pagi mentari pasti bersinar lagi,

Disuatu masa kan kau dapati kasih hati suci

Segeralah kau siapkan secangkir kopi,

Menanti  dan sambut pagi dalam perenungan diri,

Sempurna pilar cinta suci kan kau temui,

Cinta suci yang kau rindu akan singgah dihati

Meronce haridemi hari…… itu pasti…!

Melihat dengan Raga, By; Jofipasi 07122010

Kala sinar tak sampai pada mata

Binarnya hanya sebatas kelopak saja

Bayang sinar masih nyata

Tapi ku tahu bagaimana detailnya

Namun ku masih punya mata hati

Kan ku pancarkan sinar pada ragaku

Pada jari jemari yang membelai

Pada rabaan titik-titik bermakna

Kuraba dan ku eja satu persatu

Hingga semua titik bermakna

Akhirnya aku bisa menjelajah dunia

Lewat raba dalam nestapa

Agar orang lain tak hanya bisa menghina

Sepanjang hidupku selalu berdoa

Panjangkan usiaku agar hidupku bermakna

Buktikan pada manusia bahwa aku bisa

Tidak  hanya sebatas kata-kata dan rabaan

Saatnya aku melek pada dunia maya

Walau phisikku terbatas maya

Namun mata hatiku mampu

Aku masih melihat dunia maya di hati

Bahkan aku masih punya nurani terang

Agar aku mampu rasakan dunia

Walau mataku tak melihatnya

Damai selamanya by; jofipasi 08122010

Senja nan damai dalam hati merona
Terpaku aku pada sekelebat bayang
Menari lincah sesudut mata tebari senyuman
Hantarkan momory pada sebaris kata
Yang kubisikan di bilik hatimu….
Dan kita berseru dalam sebuah janji
Kita mesti…….selamanya

Sampai saat ini hati dan cintanya tetap kumiliki….

Asaku dibathin Bisu, by; jofipasi 09122010

Senja selepas sholat magrib

Diantara doa dan zikir kepasrahan

Ku sampaikan segala asa yang ku harap

Tanpa penghalang dan membutakan hati

Padamu Allah tempatku mengadu

Ku tahu raga ini telah mulai rapuh

Termakan usia nan kian lusuh

Masih saja kujumut secuil harap

Harapan yang tersisa dan ingin kugapai

Mungkinkah semua asa dan harap

Akan sampai pada ujung penantian?

Kucoba layangkan pandangan pada jendela

Disana masih terpampang potret orang terkasih

Lamat ku lihat secercah senyuman mereka

Yang mungkin lirih menahan rindu

Belai kasih dan canda tawa yang terbata

Masih saja tertunda karena asaku

Yaaaa…. asaku yang selalu muda

Bercengkrama dalam liku, luka dan laku

Kini semuanya menyatu dalam haru

Mestikah kan ku panggil jika jiwa merindu

Hanya padamu Allah aku mengadu

Sampaikan rindu lewat malam kelabu

Bahwa asaku dalam dibathin bisu

Kukenang selamanya By; jofipasi 19122010

Semuanya masih dapat kubayangkan indah
Dan masih saja ku kenang, selamanya…..
Hingga kenangan itu membawaku pada batas usia
Bersamanya telah anugerahkan semuanya….

Walau dada ini telah renta….
Kekarnya dimasa muda kini masih berasa
Nyatanya sinar cintamu masih saja kuterima
Dan kupancangkan tiang cinta walau dada ini renta
Sebab rasa cinta itu masih menyala….
Maka ku kuatkan juga menyangga sandaran manjamu

Kenangan mesra kita masih saja terukir indah

Kokohnya bagai karang di tepian pantai

Tak pernah luluh oleh hantaman gelombang

Perisai cinta yang ku tanam hidup bagai stalaknit

Membangun dinding cinta seindah pualam

Sejukkan hati kita sampai akhir dunia

Demi cinta suci telah kita ikrar berdua

Sungguh…. masa itu harus kukenang selamanya

Kembali pada asal cinta bermula….. by Jofipasi 14122010

Tak mungkin ku lupa pada semua yg telah kita nikmati
Bersama kita diperaduan malam
Bergumul dengan lahar cinta penuh birahi
Kau hantarkan aku pada gelepar kenikmatan
Demi cinta yang kau ciptakan
Tetapi mengapa kini semua hilang?
Dan kau lemparkan semuanya salahku
Mestinya kita masih bersama demi cinta kita
Namun ku tak kuat menahan tuduhan yang tak nyata
Sakitnya serasa membelah jantung hati
Maka ku larut dalam penegembaraan
Karena sedihku tak mampu ku tahan
Meski semua kenangan masih indah ku kenang
Tak mungkin ku lupa pada kenagan kita
Walau ragaku sudah tak ada lagi di dunia
Tulang putihku masih menyimpan makna cinta
Hingga hancur dimakan usia diurai bumi
Matipun demi cinta kan kubawa hingga ajalnya

Ku persembahkan semuanya pada yang kuasa

Kembali pada asalnya cinta bermula…..!

Nasehat bercinta buat  ananda, by; jofipasi 15122010

Duhai ananda sayang mari mendekatlah

Duduk bersandar di beranda  rumah kita

Secuil harapan kan kusampaikan padamu

Karena masamu milikmu telah tiba

Menghentak dunia dengan semagat mudamu

Mengukir tegarnya dunia dengan segenap cita dan asa

Mestinya ananda pancangkan asa dan cinta

Sekeras cadas dan karang di pantai,

Biar ombak selalu menggulung,

Namun tegarnya tak terkalahkan

Walau dalam badai sekalipun

Tengoklah bintang malam masih bersinar,

Terangnya sayup berkedipnya nyata,

Sampai menusuk hati sang pemuja cinta,

Ibaratkan kasihnya bersinar sepanjang masa,

Menjaga malam dalam setia

Maka cintanya tetap menyala di sanubari

Bayang2 Cinta, by; Jofipasi 18122010

Dikau cermin penikmat bercinta……
Kala cemerlang bayangmu nyata,
Jika memudar bayangmu menjauh
Bila berburai bayangmu semu
Ku mau bayangku utuh dipantulanmu….
Bayang-bayang cinta nan sejujurnya!!

Ku coba bercengkrama dengan bayang-bayang cinta,
Penuh, sesak, menyeruak istana cinta
Maka kubagikan jua pada penikmatnya….
Karna dihati penuh dengan cinta, cita dan asa…..
Dan bila kau rindu dekaplah bingkai cinta dulu
karena dia tak kan pernah berlalu dari mimpimu
Bagai keangungan cinta nan selalu mengharu biru
Hantarkan kita pada peraduan yang lama kau tunggu!
Andai kau tau betapa bingkai rinduku
itu tak akan pernah berlalu.
Dia akan selalu ada di relung hatiku
dekat sekali di jantung ku.
Pulang lah kepangkuanku
ketika se isi dunia menghujatmu,…
Kau akan selalu damai di pelukan ku,
dalam dekapan kasih Ibumu.
“Kugoreskan khusus buat sahabatku dimasa kecil” by; Jofipasi 25122010
Duhai kau bilur-bilur embun pagi
Masihkah kau setia temani bumi ayu?
Yang kuRenda dalam sulam emas
Kau bentangkan di alas kehidupanku
Dan kini terpencar jauh di sudut lembah
Aku juga rindu…..
Biarlah sementara rindu berbalut kabut
Esok hari sang surya kan bersinar terang
Temukan perjalanan panjang hantarkan kerinduan kita
Di masa lalu ketika bocah….!

Tanyaku pada anda by; jofipasi 26122010

Kucoba rentangkan kedua tangan keletihan ini

Agar galau angin sedikit memudar terpa wajah kusam

Dingin berasa menusuk ke pori-pori tulang ku

Menggigil dilamun kerasnya sapuan badai

Mungkin raga ini kau terbangkan menjauhi bumi

Sekelumit fatamorgana menimpa diri

Dalam kelebat bayangan yang tak berarti

Ingin kucari dan serbu kau sipecundang

Anak negeri tak mengerti mesti menanggung beban

Larut dalam ketidakpastian dalam tatapan kosong

Tatapan tak bermakna……..

Semua penuhi tanda tanya ini salah siapa?

Beban negeri yang makin membenamkan dalam karam

Entah pada siapa ia melolong panjang….

Dalam lambaian yang makin lama hilang

Menusuk jauh kedasar nan kelam

Bagai jangkar yang putus dari rantai

Ratna manikam kini hilang entah kemana

Karena semua tak bisa dipercaya

Hanya bengong menatap hampa

Dan apakah juga mungkin termasuk anda???

Minggu pertama di Surya 2011 di sudut kamar
Manghibur diri dengan musik bansi dan dendang
Menanti datangnya inspirasi dalam damai berbagi
Menusuk pada sebuah hati yang telah kuantar pada penantian
Menghapus segala galau yang berganti riang
Menghantarkanku pada sorang penjaga cinta suci
Memelihara cinta demi wujudkan asa bersama

Bisik tak sampai, by; Jofipasi 03012011

Pernah kukatakan bisikku padamu

Kala kita masih bersama memadu kasih

Ditelinga sebelah kirimu kubisikkan

Sebait kata-kata suci bermakna kasih

Yang telah lama ku tahankan tanpa dahaga

Mencebur dalam tenggelamnya perasaan

Hampa bagai tak bermakna dikehidupanku

Menggapa kini tidak kau dengar bisikku?

Pada rindunya harum wewangi rambut

Yang kuusap lembut dengan seluruh rasa

Gemetar tubuh digetar jantung nan berdebar

Kusampaikan bisikku padamu

Tapi mengapa kau tak dengar?

Mungkinkah akan kuulangi lagi bisikku padamu?

Dikala hati ini telah mendua dalam cinta

Karena kini kita telah sama memiliki cinta

Disaat cinta ini telah beralih hati

Pada putusan hati dalam ikrar pernikahan

Walau bisikan hati masih terdengar lantang

Menembus dinding hati yang tak bergetar lagi

Kini malam sunyi telah berganti ceria pagi

Mentarinya telah berubah pada pergantian tahun

Menyambut  datangnya sang asa disingasana

Janjikan bahagia lewat cinta dan asa

Memutarkan bisikan hati yang tak pernah sampai

Pada suatu kata bahwa kita masih setia

Lewat bisikan hati walau tak pernah kau dengar

Mencari sesuatu yang menyenangkan hati
Artinya berusaha menyenangkan diri
Semoga kutemui penyejuk jiwa
Dalam keletihan yang meraja sukma
Karena cintaku ada disana
Bersama selamanya
Karena ngak terasa 18 th sudah
Kita hidup dalam cengkrama
Amora Jofipasi 02011993

“Selamat pagi penghuni dunia”05012011

Dinginnya pagi hari dikotaku

Tak akan membuat tekatku membeku

Dibelai dinginnya selimut surya

Jelas terangnya menusuk ke sanubari

Maka ku kabarkan pada semua

Aku cinta kalian semua

Antar penghuni dunia……

Senyumanmu menyapa dalam kasih sayang

Rindu kusepuh seterang warna keemasan

Biar rasa kasih selalu bersemayam

Di lubuk hati pancarkan sinar terang

Seterang surya dipagi hari

Selalu Ada, by; jofipasi 05012011

Sayang….!

Dimana bisikmu yang tak sampai….?

Sementara bisikmu masih kudengar merdu

Ditelinga kiri kudengar bagai burung bernyanyi

Nyanyikan lagu cinta membara

Membakar semua rindu nan menyesak dada

Terlena karena bara api cinta

Pada akhir kata yang tak bersuara

Disini bisikmu masih terdengar nyata

Kusampaikan ini semua demi cinta kita

Menuju damai kasih indah selalu kucipta

Untukmu dan juga ketrunan kita

Maka ku ingin kita selalu bersama

Menggapai hari-hari mengukir dunia

Bersama kita berdua mengharungi

Mahligai rumah tangga idaman insan bercinta
Karena didada ini kau selalu ada
Bagai bisikan maut penjarakan hatiku
Padamu selamanya bernyanyi mesra
Kepadamu……
Suamiku tercinta…
Tetap kubisikkan padamu
Bisikan Cintaku dan cintamu
Selalu ada…..
Sedih Tanpa mimpi, by;jofipasi 05012011
Bila ada makna dalam perjalan harimu nan panjang
Janganlah kau terlena dengan yang telah berlalu
Meski kenangannya selalu meghias mimpi
Nyatanya kau hadapi masa sekarang
Agar sedihmu sedikit terobati
Tanpa bermimpi lagi..

Cinta tak berujung, by; jofipasi 06012011

Tersentak hati disaat itu,

Kala kuterima cinta darimu,

Tetapi dunia terasa gelap,

Seirama memudar sampai kini,

Kaulah yang selalu kudamba,

Dan juga selalu ku puja,

Kau yang selalu kekenang,

Kenapa kau tak kasih berita,

Mustinya aku selalu setia,

Tapi ku tak berdaya,

Sebab cintaku selalu tanda tanya,

Padamu yang terlalu tega,

Mengantung hatiku

Pada tiang tak bertali,

Matipun ku selalu menunggumu,

Kan kubawa dipelukan kuburku,

Bersama cintaku yang tak pernah berujung

Sebening embun pagi 06012011

Kasih…..

Masihkah kau mengenangku

Pada biduk kecil bermuatan sarat

Mengharungi bahtera dalam badai

Terombang ambing

Oleh ganasnya gelombang

Hanyut dalam penderitaan panjang

Semua sudah suratan kita

Pada kasih yang telah kita ukir

Di dinding hati tanda prasasti

Bukti dewa amor masih ada

Kini biarlah semua jadi memory

Rasa kasih kita masih berasa

Walau diantara kita meski berbeda

Mengapa kini berbeda rasa

Risih aku melerai perasaan kasih,

Maka tak sanggup ku mendengar

Rintih lirih meronta rantai hati

Biarlah kan kubawa mati….

Karena cintaku tulus dan suci

Sebening dan sesuci embun pagi

Luka hati, by jofipasi 06012011

Adinda sayang…..

Sekian lama kucoba memahami

Arti kesetiaan antara kita

Kian lama semakin membumbung asa

Sebenarnya apa sih yang kau rasakan
Dari sebuah lagu jika tak bermakna
Meski nyaringnya lagu hening
Kian menambah kebisuan..

Inikah janji yang kau sebut cinta?

Semakin ku tak mengerti makna kata

Sikap acuh yang mungkin tak sengaja

Makin memasungku pada duka lara

Mengapa semua ini terjadi dibalik dusta?

Inikah yang kau sebut pengorbanan

Sementara jantung ini berhenti berdetak

Dan akankah kau minta ku korbankan nyawa

Pada cinta yang agung pada sebuah hati

Kian tercabik dibalik derita

Yang entah sampai kapan ku derita

Sampai luka hati kian menganga

Entak kemana obat penawar kucari

Yang pasti kan kucari keujung dunia

Agar cinta ini selalu ada….

Cinta dikarang hati, by; jofipasi 10012011

Biarlah itu menjadi sekelumit masa lalu
Terukir indah di memory
Karena cinta tak mesti memiliki
Kusadari setelah aku memiliki gadis lain

Yang kini setia mendampingi
Tulusnya tak mungkin kucari pembanding
Dian penerang rongga hati digelap malam

Mestinya kau tahu patah hatiku

Temaram gulita panah terbelenggu
Pada lorong hati gadis loyang emas
Mengapa tak hilang dari rasa cintaku
Yang terbengkalai……

Kau yang terbaik buat diri ini,

Semua kan ku pelihara sepenuh hati!

Kuyakin kau surya bening dihatiku

Kan kutata untaian cinta diladang hati

Semua tersusun berpagar misteri

Akankah kusampai pada gerbang mimpi

Kan ku ukir lembar jati yang kau berikan

Kan kujadikan pembatas bilik hatiku

Nan tergerus gelombang cintamu

Dibuai deras riak tenggelam dalam buih

Pada reruntuhan hati diratapan panjang

Telah kupahami cinta tidak harus memiliki!

Tapi kenangan bagai belukar yang melilit

Sulit kuhapus dari lubuk hati berukir jati

Akan kuselipkan jua ranting rindu

Lewat pintu kamar penyekat cintaku.

Biar sinar bintang abadi,

Menghantarkan malam berganti pagi

Mengukir hari bersama mentari

Hiasi detak cinta dikarang hati

 

 

Kubersyukur Padamu by jofipasi 13012011

Alhamdulillah akhirnya sampai juga

Pada ujung perjalanan yang melelahkan,

Walau terasa sangat berat dalam berbagai

Macam cobaan dan rintangan

Semuanya telah kulalui dengan

Segala daya upaya akhirnya kuraih

Dengan nilai lumayan tidak mengecewakan

Ya Allah semua adalah berkat Ridhomu

Doa dan ketulusan semua orang2

Yang menyayangi dalam penantian

Kini kan kutapaki jalan belantara

Yang harus kutempuh dengan kegigihan

Semoga aku akan sampai

Di sebuah telaga yang menyejukkan dahaga

Dalam damai atas semua yang telah kujalani

Demi semua orang terkasih

Tunggulah aku pasti akan kembali

Menemui kalian semua

Demi cita kasih dan rasa sayang

Kan kupersembahkan untuk kalian

Mungkin semua ini kan memberikan

Manfaat pada nusa bangsa

Allah pasti mengetahui niat tulus

Insan yang selalu memujanya

Terima kasih yaaa Allah

Goresan Hati by jofipasi; 13012011

Berbagai cara insan mengukir cinta di hatinya

Bersama damai dan ceria mempesona hari-hari

Hantarkan pada perjalanan suci

Walau akhirnya berpisah jalan

Pada ral dan onak yang meringi

Namun damainya masih tinggal

Bersama gores hati yang diukir

Bersamanya…

Hanya tinggal kenangan

Sebagai bukti di dunia

Bahwa kisah itu pernah ada

Dan kita tak mungkin menyangkal

Niatkanlah demi kebaikan bersama

Bersama kita berdua nikmati

Kopi cintamu telah kuseruput

Dalam bayang lembut bibirmu
Manis kopimu masih terasa

Sampai bilik hatiku terbuka menganga
Menanti sang pencuri hati

Ingin ku nikmati indahnya malam

Bersama secangkir kopi
Berdua bersamamu lagi

Telaga Hati, by Jofipasi 15012011

Bagaimana jika hidup bagaikan air tergenang
Seperti di danau dan telaga?
Dia tetap akan berikan kesejukan bagi penikmatnya
Dalam riak nan tenang tersimpan benih kasih
Sebening dan sesuci air telaga
Yang kubendung di hati….!

Rindu di Batas Nalar, by Jofipasi 15012011

Yaaaa…. asaku yang selalu muda
Bercengkrama dalam liku, luka dan laku
Kini semuanya menyatu dalam haru
Mestikah kan ku panggil jika jiwa merindu
Hanya padamu Allah aku mengadu
Sampaikan rindu lewat malam kelabu
Bahwa asaku dalam dibathin bisu

Apa yang mesti ku cari di sini…???
Ketika segala sapa nyaris tak berguna,
Mungkin saatnya kau terbang meraih asa,
Menapak di awan menerawang kepenjuru dunia
Berkawan angan arungi cakrawala maya,
Demi temukan makna hidup sesungguhnya

Perih, by jofipasi 19012011

Kenapa resah dan gelisah menggelayuti hatimu?
Sementara bening cinta masih kau pagut erat
Dalam dekapan mesra di peraduanmu
Kenapa kau hanya melihat apa yang tersurat?

Cinta abadi yang tidak dapat dimiliki,

Kasih lain yang bertahta dikarang hati,

Menancapkan belati kerinduan

Yang selalu terasa perih….

Asa segala rasa, by jofipasi 19012011

Hahhhhhh……..!!!!!!!!!
Ternyata ada belati kerinduan

Yang lama menacap dikarang hati
Torehannya mengoyak hingga bilik jantung
Pedihnya terasa sampai ke liang kubur
Hitamkan semua rasa
Semua hilang sirna

Hancurlah segala bahtera
Biar…biarlah jika kau puas
Setelah kau tahu …..

Matinya segala rasaku padamu
Entah kapan kau berlalu

Ingin kuberlari dan sembunyi
Menjauh dari kehidupanmu

Kubuang segala duka lara

Menggapai damai diujung senja

Rinduku tertatih menapaki pendakian panjang
Dibalik bukit cinta yang telah ku semai
Berbagai rasa dan kerinduan
Kuyakini esok hari…
Kan ku petik buah rindu
Manisnya selalu untukmu

yaaa….. aku ada dihatimu

Yang kutabur bunga melati
Agar wanginya tercium

Terbuai dalam lelap cinta
Tersenyum dikedamaian hati

Pagut Mesra  by; jofipasi 30012011
Telah lama kucoba tuk mengerti dirimu
nantikanlah kan ku bawa jauh dirimu
terbang dalam dekapan rembulan
agar aku dapat merasakan ke hangatan
kupagut lenguhan birahimu
ku buai mimpi dalam belaian kasih
melesat di awang-awang tak berwujud
biar kurasakan balutan cinta kita
berdua dalam pagutan mesra

Kucoba untuk memendam rasa..
Yg selalu menggoda di jiwa..
Rasa rindu yang selalu membelenggu..

Untuk selalu ingin bersama mu.

Walau by; jofipasi 30012011

Walau mentari tak selalu merona
Cinta yang ku tanam telah tumbuh

Gejolak cinta kita tidak pernah padam
Selalu menerangi bagai ufuk dipagi hari
Kusulam benang kasih sayang ku tulus
Membuatku selalu rasakan bahagia
Terbuai tawa canda kita mesra

Menderai pesona saat bertatap
Walau sekarang dirimu telah jauh
Namun kesan kasihku amat indah darimu
Dapat mengenal dirimu, dan dicintai olehmu

Telah kucoba lepaskan belenggu cintamu
Namun jerat hati terpaut rantai besi
Walau tiang cinta sekuat baja
Terkulai rapuh dimakan karat
Leburkan cinta berderai kasih
Pilu dihati tak pernah pulih

Asmara disangkakala by; jofiasi 30012011

Terapung ditengah gelombang

Buih rinduku berserak

Tetap kugapai dengan jemari terluka

Sisa rindumu kukumpul jua dibilik hati
Dalam badai dan jeram melintang
Dalam lolongan panjang litihku jengah
Ter-engah dalam kelam menggapai pilu
Mimpimu kembali menuai janji

Oh sangkakala malam
Hantarkanlah jiwaku pada puncak birahi
Yang telah kugamit dalam selimut tidurku
Biar gelinjang jiwaku sampai padanya

Ini untukmu semua…

Biarlah rantai hati dimakan karat
Namun lukisan cintanya makin bersinar
Menantang badai dan gelombang
Kan ku pancangkan mercusuar cinta

Menerangi lautan asmara yang dalam

Dibuai mimpi yg datang lewat malam
Sedih ku berpisah walau hanya mimpi
Indahnya terlanjur menggukir kisi2 hati
Maka ku tenggelam teramat dalam

Senyumku penghias sepimu By; jofipasi 31012011

Dalamnya samudra kutak peduli…
Arasku bisa selami hatimu….
Tingginya gunung tak kugentar,,
Asal berdua sampai di puncak asmara..

Cintaku selalu bergelanjut manja
Ikatkan batin semakin menguat
Walaupun gelombang gencar menerjang
Takkan gentar ku lemparkan jangkar cinta

Bagai gurita Indah dikarang hati
Lewat kata walau terbata,

Tetap kuberikan sekelumit  kasih
Senyum nan bisu di bibir kelu

Diary sebuah cinta buktinya
Terdampar di sisi sangkakala. .
Terurai resapan kasih nan lembut
Menyelaraskan segala asa demi cinta
Kadang ratapan jiwa lambang tangisan bahagia
Namun tak mudah tuk damaikan hati ini
Sampai kapanpun sayapmu kugapai

Kepak sayapmu terdengar merdu

Bawalah aku tersenyum penghias  sepimu
Biarlah demi cinta kasih slamanya

Mengukur bayang diri by; Jofipasi 03012011

Kubercermin dibayang-bayang senja

Terang sinarnya masih pantulkan cahaya

Walau kadang ada bayang suram menyapa

Aku tersenyum pada rona wajah lugu

Bagai terhanyut ku diarus bayang usia

Hantarkan aku pada batas bianglala

Tuk menggapai pilar-pilar istana iman

Terjatuh, berlari, kesana kemari

Entah bagaimana ini mesti kuakhiri

Sebab diri sendiri yang tak mengerti

Pada apa yang kucari

Maka kucoba bercermin diri

Menapatilasi bayang hari-hari

Yang telah lama hilang dalam ingatan

Hingga kutemui sebuah makna

Di hati ku masih mencari

Apa yang hendak kuperbuat

Dalam menggapai dan menghitung hari

Dan aku takkan mau berhenti

Saban hari kubertanya pada diri

 

Bayang Cinta berbalut api cemburu by; jofipasi 08012011

Sekian lama sudah kita rajut

Benang kasih jalinan cinta

Yang membuat terawang dihati kita

Bayang biasnya jelas mengukir relung jiwa

Tautkan asmara dua hati

Berdua setumpu kita dalam damai

Hingga semua rasa kita tak pernah ada beda

Dipenghujung bayang senja kita selalu bersama

Tambatkan labuhan hati di samudera asmara

Dalam  deraan ombak menggila hempaskan kita

Kubawa menepi dipantai cinta berpasir putih

Membangun tiang cinta diatas karang

Semua telah kulalui dalam berbagai rasa

Akhirnya ku tak tahu apa yang terjadi

Pada benang kasih yang kau urai sendiri

Masih saja ada rasa cemburu dibalik rasa sayangmu
Apa yang membuat kau ragu pada cinta ku?
sementara bayang2 cinta selalui kau balut api cemburu
Pada labuhan cinta nan biru dihati kelabu….

Kukejar asa walau Tertatih, by lofipasi 11022011

Alhamdulillah ku syukuri nikmatMu ya Allah
Hari ini semua plening selesai dengan tak terduga…..
Mulai hari ini agak tenang dan bisa terlelap
Setelah beberapa hari pikiran campur aduk…
Esok hari menantiku dengan penuh optimis
Langkahku tersendat kini berangsur pelan
Biarlah pelan namun tetap pada tujuan
Asaku kan selalu kukejar walau tertatih
Amiiiiiiiiiiiiiiiiiin…….

 

 

Malaaaang……….. by jofipasi 11022011

Ondeeeeeeh mandeeeeeeeee

Lah laruiiiiiik malaaaaaaaaaaam
Matoooo lalok hati batanggang…….
Kamano kadi bao parasaian kooooo?
Rabab nan lah patah gesek

Nan indak kamamnyampaikan
Anak mande litak diseso bayaaaaaaaaaaaang
Kok lalok bapaguik jo guliang suraaaaaaang
Jago pagi dicaliak salimuik lah usaaang
Ondeh malaaaaaaaang….mak oiiiiiiiiiii………!!!!!!!

Menunggu Mentari by; jofipasi 13022011

Oh sedihnya yang lagi menunggu
Terbitnya mentari pagi……
Mentari…mentari…mentari
Datanglah menghampiri saudaraku
Walau hanya secercah sinar
Terangmu menusuk ke sanubari

Akan ku jelang dengan do’a dan harapan..

Akan ku rangkul dalam setiap sujudku

Agar aku bisa menikati selalu indahnya pagi

Dalam sinar dan cahaya nya yg indah..

Amiin…..

Merindumu, by; jofipasi 13022011

Hanya dikau tersangkut harapanku

Akulah Sang Bulan……….

Bulan merindu untuk kasihku

Rindu yang mendendang malam

Badai kan ku jadikan hembusan,

Saat pagi menjelang bertemu kekasih

Tersayang yang hanya bisa mencintamu

Dari jauh Bulan masih tetap merindu

Bertahta dalam dingin angin malam,

Sendiri menunggu secercah harap

Kehangatan cinta yang nyata,

Tuk selami dalamnya lubuk cinta,

Bersama kekasih pujaan hati.

Walau bibir ini masih merah merekah

Seperti bunga pada musimnya.
Biarlah pahit tetap bersemayam

Dalam pundi pundi ku masih tetap merindu

Kan kusampaikan jua salam sayang

Sebagai bukti rinduku padamu seorang.

Hembusan Cinta di telinga, By; Jofipasi 13022011
Telah kubentangkan sayapku untukmu
Kan kukepakkan untuk berdayung bersamamu
Terbang berdua dimega-mega cinta
Menyusuri lembah dan telaga cinta
Kusampaikan sayang sepenuh jiwa
Agar tak ada lagi ragu dihati
Peluk erat didekapmu…
Sampai kini masih terasa hangat

Walau kita se arah tapi tak se tujuan,
Meski kita sedayung tapi tak setepian
Sekali badai kan memutar arah kita
Hantaman gelombang bandang

Telah membuat tepian cinta porak poranda

Biar bulan tetap merindu…
Aku kan setia menanti diujung malam
Mendampingi si angin malam berdendang
Dan akan selalu menjaga hembusan cinta
Menghembusanya lebih dekat di telingamu
Kan ku bisikkan rinduku padamu…..

Bersama semilir angin ku perpacu

Mengejarmu, mendekapmu

Walau kau tetap disitu membisu………

Cinta berbalut asmara by jofipasi 13022011

Biarlah tergerai senada untaian rindu

Melingkar indah di leher jenjangmu
Sampai dunia tahu rasa ku tata indah di hati

Cintaku tulus bagai hembusan angin

Yang membawa seuntai rindu

Sesegar dan seharum bunga cinta
Yang kusirami dengan air kerinduan

Seberat apapun sakit patah hatimu
Ku kan datang setiap rasa rindu
Kan kubalut sakit hati
Dengan serpihan hatiku yang terkoyak
Perih dihatimu menikam rindu

Telah ku tuang semua rindu pada mu,

Kubisikkan gejolak asmara

Ber gelora di dada namun kau tetap membisu

Mengapa kau hancurkan semua angan ku pd mu

Karena cinta yang kupelihara sampai batas usia….
Senja menjelangpun aku tak ragu
Pada kesuciannya yang selalu nyala.

Karena gejolak cintaku berbalut asmara

Cakrawala Cinta, by Jofipasi 13022011

Kucoba pertahankan mekarnya cinta
Biar taman hati ini harum menwangi.

Merona segenap rindu di dada,

Diantara suci cinta yang terjaga.

Hingga senja pun tiba

Telah kulakukan semua….
Dan aku tak pernah jemu
Menjaga kesucian cintanya…

Kan ku tuang rindu di cawan hatinya
Agar dirinya dapat merasakan rinduku

Bagai arus muara menuju samudera
Terbanglah lalu kepakkan sayapmu

Menembus cakrawala cinta

Dan kuberikan dia sebongkah hati

Agar kau takkan pergi dariku

Angin Tenggara, by; jofipasi 15022011

Biarlah pohon ditaman hati terombang ambing

Namun derak ranting beradu kudengar merdu

Dedaunan yang rontok bagai lentera warna
Terang dihati ini tetap menyinari jiwa

Angin tenggara kan datang membelai manja
Taman hatimu kan berganti mawar dan seroja
Kembang setaman hati riang menyambutnya
Tebarkan wangi sesak takjub didada
Biarlah musim ini berteman angin tenggara

Membelai cinta yang setia bertahta

Semangat cintaku berpadu dalam kasih

Hingga ruang hati selalu berkata mesra

Sampai keujung dunia selalu berdua

Dalam belaian pelukan kasih

Angin tenggara telah hantarkan kita

Terasa sejuk menyapa kedalam jiwa

Menyusuri hari menuju masa tua

Desah agin, by; jofipasi 17022011

Dikaulah lembayung nan membelai jiwa
Bertanya pada relung hati
Agar jiwa ini tak kering kerontang
Menjemput petuah dan sebut asma Allah

Angin kusapa auramu,

Ada kasih tertinggal disitu..

Angin cinta penyampai nada rindu,

Kenapa bertanya tentang cinta?

Karena ego diri yg bicara dalam lenguh
Ternyata masih menjadi isyarat dan tanda

Kudengar denting gitar bersenandung

Orkestra musik yg mengalirkan simfoni

Desahmu mesra diantara daun- daun

Membelai lembut pori tubuhku

Jemari bidadari yang kutunggu

Jangan berhenti membelai kasih

Hingga ku terlelap…..

Tak ku sangka by; jofipasi 22022011

Dalam belenggu kau masih saja berinspirasi

Menarik dalam merenungi diri

Walau legam kulitmu terbakar bara

Nyalimu sekeras bara cadas yang membaja

Telah kau hancurkan segala bianglala

Kau turuni lembah durjana…

dimauaranya kau temui setumpuk rasa

bahagiamu bersamanya selamanya

Hantarkan bahagia sampai ujung dunia

Pekik lirih hati yang tertambat by; jofipasi 24022011

Lolongan itu makin menjauuh dan memperdaya!

Kadang ia datang tiba-tiba

Bertengger di pundak…..

Nyaringnya membuatku tak bisa terlelap

Ini malam dia mulai menjelma meski dari kejauhan…..

Memanggil dan menyapa dalam segala perdayaa.

Kenapa telinga ini………….

Sepertinya mendengar raungan

Dalam lolongan panjang yang tersekat…?
Apakah ini suatu pertanda……

Jika ada sesuatu yangg telah diluar kewajaran?

Kepada siapa semua ini mesti ku kadukan?

Dalam kesendirian malam…….

Lolongan miris selalu terdengar jelas…

Entahlah mengapa…..

Mungkin juga ilusi akibat galau diri…

Yang mencemgkram hati

Hingga ku hilang kendali

Terjebak dalam jerat temali

Heemm kegusaranku makin memuncak

Entah isyarat apa aku sendiri tak tahu

Pernah kucari sumber lolongan itu

Ditengah malam butaa….!

Seakan segala ketakutan itu sirna..

Pada keheningan orang lagi terlelap

Diperaduan dan  dinginnya malam

Oh ya..apa yang aku temukan??

Sementara hatiku tertambat dikelamnya malam

Bisikan dipan tua, by; jofipasi03032011
Diantara jejeran dipan barak asrama
Jelas terdengar pekik lirih dipan tua
Dimasa muda yang menggoda jiwa
Renta tubuhmu berderit dalam derita
Semuanya demi pilar di masa depan
Hantarkan tidur lelap hingga diujung asa
Yang selalu santun dalam belai lembutnya
Getar jiwa mencari makna sebenarnya
Mengadu pada hamparan tempat berdoa
Agar jiwa-jiwa tak tergoda
Penat ku berlari mengejarnya…
Kau bagai ditelan kegalapan malam
Sirna dikesepian dan aku terpana
Telah kau kembalikan cinta pada dasar hati
Bathin melolong dan merintih dalam kepenatan
Rasa penasaran bagai obat mujarab….
Dikau memang pandai menempatkan kegalauan
Pada sujut malam  ketika kita merasa gundah…
Lalu terdiam sejenak mendengarkan suara hati
Suara yang telah mengganggu selama ini
Bisik dipan tua disudut hati menjadi inspirasi

 

Keagungan Cinta, by; jofipasi 03032011
Kadang dikeraimaian ada sepi
Jiwaku tertusuk panah duniawi,
Dalam kegelapan malam… …
Ke angkuhan yang mengancam diri
Kubawa lolongan mengerikan itu
Dalam wangi sajadah di sujud malam
Agar tak ada lagi ke takutan dikesunyian
Suara bathin lirih mengagungkan cintaNya
Semoga tak akan pernah pudar
Mencari dalam Kantuk by jofipasi 26022011
Telah kucoba mencaritemu musabab di hati lirih
Namun tak satupun sahutan bagai pertanda
Lolongan itu hilang diterkam malam
Kelam dihatiku lirih menggores jantung
Aku terkulai lemas badanku menghitam
Tak sadar surya pagi menyirami
Mata ku kuyu menahan kantuk

Dialog Menjelang Kasih; by jofipasi 01032011

Sayang…

Selamat menikmati cinta walau dalam lamunan
Semoga abang merasakan desah birahiku…
Semua ini kupersembahkan untukmu
Hehehehehhhhh…Met malam Bang..

Sayang…..

Dikau selimut penghangat tubuhku

Semua yang kumiliki adalah bukti cintaku

Tuk hantarkan dikau agar nyeyak terlelap

Agar kau tersentak dari lamunan
Kita harus sabar merajut benang kasih

Cintamu selalu membawa diri terlena
Mengusik hati berjuta rasa…

Sedih, rindu…sepi selalu kita bersama

Terbuai dilautan asmara…..

Ih rasa cintaku ngak akan habis

Rangakaian kata selalu kucipta untuk cinta
Cinta berjuta rasa menghiasi dunia
Membuai disetiap dengusan terlena

Diriak dan gelombang memburu desah sukma

Hemm cinta bisa membuat hanyut

Distiap jengkal tubuh mulusmu ada kenikmatan

Membawa penderitaan dibatin membara

Dan semua ini tak mungkin kupendam

Getaran cintaku selalu menyentak didada
Kuterbuai api asmara membakar rasa…

Dalam pelukan kehangatan tubuhmu membara

Yang kurasa semakin hari getar cinta rgelora

Semakin membuat jantung berdegub mengerang
Bagai orkestra dengan melodi cinta

Membuatku terbang dan melenakan telinga
Bisikan mesramu bagai dentingan dawai gitar

Dan belaianmu masih saja selalu mesra
Maka jangan biarkan ketika rasa jenuh

Membawa cinta menjauhi rasa takjub

Kasihku sayang jantung penggerak cinta
Kita hanya tinggal melakoni saja
Selanjutnya kayuhlah biduk cinta
Berdua menuju pulau impian

Disana kita bangun istana cinta

Walau tersandung pasir dan batu

Mulus tubuhmu membuncah gairah

Kita nikmati walau lelah…..

Sayangku….

Itulah bahana cinta yang kukarang untukmu
Hembusan membelai kasih telah berpadu

Demi cinta perlu ku korbankan
Biar asmara bagai arus riak dan gelombang

Menderu gairahku diliukan mesra kita
Susah senang kan selalu besamamu

Berdua kita memacu rasa sayang

Durjana Cinta, by jofipasi 01032011

Takkala kecewa ku….

Melihatmu ditepi trotoar itu,

Tak sanggup ku pertahankan air mata

Hatiku bagai tersayat sembilu…
Kemanakah hilangnya makna kasih sayang

Dalam ibaku melihat dirimu,

Duhai permaisuri kecilku..

Tabahlah mengarungi bahtera ini,

Seandainya ku bisa merangkulmu,

Sehingga air cinta tetap mengaliri pori-pori

Deras kurasa di nadi cinta kita

Tapi cinta ini mengalami krisis bahtera

Tanganku tak mampu merengkuhmu,

Tak sanggup ku bertahan

Degan gayung yang telah kau patahkan

Luluh hati ini berserpihan cinta pilu

Ku harap agar kau tetap tegar

Dan sabar dlm menjalani hidupmu,

Sedang hantaman gelombang keras menerjang

Biar kutinjukan congkaknya dunia,

Runtuhkan keangkuhan mu demi cinta,

Bahwa jiwa rentaku juga masih bisa

Walau penuh dengan gelimang derita

Karena cintamu memang durjana

Ratapan Bunda, by; jofipasi 03032011

Sudaah lama kampung menanti dalam harap

Kadang melalui dendang pesan kusampaikan

Pulanglah sanak-saudara yang dirantau

Sudah berdentang gendang ditabuh

Orang rantau bilakan pulang

Sedangkan orang lain merasa tergerak

Lihatlah kampung sanak dalam derita

Merantau jauh kenegri sebrang bunda tak melarang

Masihkah kau ingatlah tepian tempat mandi

Jenguklah jua kawan sepermainan

Jika jalan telah dialih orang lalu-lalang

Jika gantang telah dicurangi sipedagang

Hujan emas dirantau orang

Hujan batu dinegeri kampung halaman

Cobalah dengar pesan bunda

Kampung halaman jangan lupakan

Bangun negerimu janganlah malu

Penantian, by; jofipasi 05032011

Penantianku takkan berakhir
Walau ufuk mulai menampakkan warna jingganya….
Maka kubiarkan tubuh kusam ini

Jadi santapan nyamuk

Yang kelaparan

Perutnya buncit
Menderita busung lapar
Di pantai itu, aku tak bergeming
Walau pedih perih kulitku
Oleh serdadu malam yang menggigit
Tak ku hirau sekelililingku
Mataku nanar menatap
Dalam harap kucoba menerawang
Pada pucuk-pucuk pinus
Yang kini telah kau patahkan
Rantingnyapun berserakan tak berarti
Pedih perih dadaini tercabik
Kutetap menunggu dirimu
Menanti kedatanganmu….
Walau tak pasti
Tak Rela, by Jofipasi; 07032011
Tanpa sebab dan dukamu kau tikam diri ini
Entah dusta apa yang harus ku pertanggungjawabkan
Kabut senja begitu mencekam diri
Begitu teganya dikau menuduhku
Kau sidang diri ini tanpa pembelaan
Kau penjarakan hati ini
Tanpa kutahu tuduhan dan kesalahanku
Bila cara begini membuatmu puas
Biarlah….kan kujalani semua tuntutanmu
Tapi satu yang perlu kau tahu
Hatiku tak pernah rela
Menjalani semua ini

Lagu Pilu, by; Jofipasi 13032011

Rinduku dan rindumu adalah rindu kita
Rindu ini telah bersertifikat…
Masihkah kau ingat….
Sertifikat rindu itu kita jemput bersama
Telah kupasangkan cincin bersegi lima di jari manismu
Agar kenangannya melekat erat dihati
Rona-rona cintaku tak kan pudar
Walau dilarungkan kelorong bumi
Aku tak kan melupakan dirimu
Pada cincin segilima yang tertanam di hati

Maka syair lagumu kuiringi dengan biola
Agar lagumu menjadi indah
Sampaikan jua pesan hati
Lewat denting dawai
Kau iringi tanganku menari
Serasa laguku tak pilu lagi

Sesuci Embun Pagi, by; jofipasi 13032011

Dalam kusendiri…

Ku nikmati seraut wajah ayu

Manis senyummu terasa syahdu

Mekarkan bunga cinta dihati

Kan kupetik setangkai melati

Kuselipkan digerai sisi hati kasihku

Agar mekar cintaku merona sepanjang hari

Kan kurajut benang kasih

Biarlah cinta ini selalu bersemi

Yaaa untuk mama anak-anakku

Sang istriku tersayang

Telah kurasakan telaga cinta

Bening cintamu bahana jiwa

Rasakanlah gelora cintaku

Yang kusanjung untukmu

Kasih ini hanya untuk dikau seorang

Biar senyummu selalu berseri

Semurni dan sesuci embun pagi

Menyirami cinta kita

Yang lama kutanam di hati

Jangan kau hirau lagi, by Jofipasi 16032011

Dalam lirih rintihan tangismu

Yang membuncah di dada renta ini

Kusambut kisah kasih kita yang terbenkalai

Karena ketidak beranian mengurai kasih

Kini bayang-bayang cinta kian menjelma

Pada rebahan hati bermanja disisi huma

Kita berdua berbagi rasa dalam damai cinta

Oh telah lama dalam hitungan tahun berbilang

Kucoba menatap mata sayumu dalam manja

Dan ternyata masih saja ada rasa suka

Pada gadis manis kepang dua

Tatkala kau merajut tali kasih dalam kelopak cinta

Dua hatinya kini masih terasa merona

Kasih singkirkanlah semua kisah duka

Gantikan dengan cerita cinta

Dan jangan kau hirau lagi masa lalu

Jikala membawa hatimu terluka

Marilah kita bergandengan tangan mengukir duka

Ceria kan kita temui dalam asmara

Karena duka lama takan berbuah mesra

Jangan kau hirau lagi……

Fajar Senja, by; jofipasi 17032011
Fajar senja masih semburatkan sinar
Bak lembayung mengejar tepian pantai
Sekelumitpun terasa nyeri mengikuti kata hati
Mungkinkah duka ini lenyap dari kehidupan…?
Fajar senja menerpa raga yang tertatih,
Pedih perih duka nestapa tak dihiraukan,
Selalu kugamit asa dan nista ,
Walau bathin meronta dalam gelimang dosa,
Rintih lirihku pada yang kuasa,
Berikan hamba secercah cahaya fajar,
Lelahku takkan pernah sia-sia,
Bertarung dalam mengejar cita dan cinta,
Selama diri ini masih kuasa menerima,
Kan kunanti fajar senja…….
Biarlah dalam keremangan cahaya.
Sinar terangmu tepat dibilik jantungku

Oh bukankah kau telah tahu tempat yg indah itu?,

Penat ku berjalan mengahantarkan kau kesana,

Dalam langkah gontai dan gapai tertatih

Masih saja kusampaikan jua,

Karena niat suciku untukmu……

Agar kau nikmati buah yang kau tanam

Memetiknya sendiri mengikuti kata hati

Dikau bertahta pada arsyi ditiang langit

Tak seorangpun berani menjamahmu

Buahmu manis berbalut duri tajam

Membuat siapapun akan tertantang

Pada pesona ladang hati nan elok

Tak tahu, by; jofipasi 26032011

Telah lama ku tenggarai sekelumit jiwa

Serasa perih merona tak terhinggga

Akan langkah-langkah tertatih tergurat letih

Mestikah jalan ini tetap kuleawati?

Sementara trerangnya surya pagi masih benderang

Meyelami sudut jiwa nan masih kerontang

Pada kesunyian malam semburat kepiluan

Lama nian kucoba mencari jawabannya

Mesti sinar yang kuharap masih tetap temaram

Oh mestikah teka-teki ini kan kujawab?

Pada titian harap yang tak bertali…

Putuskan nyali jiwa menempuh harap

Andai jua ini mesti ku lakukan

Masihkah aku harus berharap?

Akhirnya ku tak tahu apa yang mesti

Haruskah bila tak tahu ku jawab jua?

Aku sebenarnya tak tahu…

Gelora Muda Belia, by; jofipasi 29032011
Ada rasa badai dihati menyambut mentari pagi
Hiruk membuncah hingga ke bilik hati
Berserakan oleh hembusan yang tak bersahaja
Badai ini telah memporakporanda hatiku gundah
Dan aku terpana seakan tak percaya
Badai hati ini menggelora jiwa
Mestikah aku pasrah tak berdaya!!!

Telah lama aku memburu dan mencari tahu
Tentang dirimu yang hilang ditelan belantara dunia
Lebatnya rimba raya tak kalahkan semangatku
Mencarimu dengan segala daya upaya

Kuselami dalamnya laut biru bergelombang
Buihmu jua nan membawa damai dalam alun
Kini ku telah sampai di tepian pantaimu

Serasa damai sejuklah jiwaku…….
Nyanyian jiwaku penuh kenangan

Hantarkan gelora seakan muda belia

Rintihan dalam derita; by jofipasi 24042011

Serasa harap yang ku bangun akan sirna

Dalam gemuruh hati bercampur emosi

Rasa kecewa yang tak bisa kusembunyikan

Walau telah kucoba melerai diri

Kubawa bergelayut dibawah bayang benci

Maka semakin jauh ku terbenam

Dan tak mampu mengendalikan diri

Ohhh…. emosi kenapa kau tak terkendali

 Akhirnya senja ini kukumpulkan semangat

Agar segala asa yang tertinggal dapat kuraih

Kan kucipta sebuah huma dihati

Dalam peluk kasih yang penuh damai…..!

Di kota studi aku segera berjibaku

Tak ku hirau lagi hingga peluhku kering

Biarlah bermandikan peluh dan derita

Agar ku mampu melewati dengan ikhlas,

Ceria dan damai senja kan kuhiasi warna jingga….!

 

Itu Pasti, by Jofipasi 23042011
Untuk sementara biarlah begini
Lelah ku mendaki tebing terjal
Terseok kumenuruni lembah
Ditengah hutan rimba raya kuterpana
Menyerah dan tak sanggup melawannya
Oh inikah….sebuah makna?

Rahasia sang pencipta tak mungkin kutandingi
Akhirnya kucoba berdamai dan merenungi diri
Biarlah lambat tapi pasti……..

 

.Memory di lubuk  hati, by;  jofipasi 25042011

Ada suatu memory yang tak pernah hilang dihati
Merah darahku telah menjadi bukti ikrar kita
Pada kisah cinta yang tak kan berbagi
Tak mungkin kita cipta duka lara
Mari menikmati sejuta kasih

Tanamlah dan semaikan di lubuk hati
Agar buahnya kita nikmati bila ada masa
Bersama kembali kita kenang memory
Jangan biarkan usang walau ditelan masa

 

Pusaran bayang cinta, by; jofipasi 27042011
Aku tak kan pernah mau beranjak
Menghindar dari bayang bencimu,
Biarlah kebencianmu kubawa pergi
Kan kujadikan lembayung di senja hari,
Kuyakini bahwa esok atau lusa
Agar kau  luluh membenci diri ini,
Kan kutunjukkan padamu bara cinta
Bahwa diri ini tak kan jengah menyanyangimu
Gelora jiwaku serasa gamang menerjang
Gelombang dilaut lepas,
Biarlah badai  siap mencampakanku
Kurela walau kedasar pusaran bumi.
Ketika keikhlasan tlah meraja dihati,
Badai prahara pasti akan terlewati,
Bila musim berganti nyanyian rindu
Maka yang  tertinggal bahagia dihati
Kesabaran ku telah mancapai  puncak
Manggeretak layu sagala persendian
Semoga badai berlari di ruang hati dan jantungku
Berkecamuk sagala rasa nan bertumpu di dada
Mungkinkah ombak prahara kan berhenti,
Sementara badaipun kian menggila….!
Semoga dibalik derita ada secercah kebahagiaan
Tak akan pernah tau bagaimana takdir
Belajar ikhlas menjalani kehidupan ini.
Puji dan Doa, by; Jofipasi 28052011
Akhirnya hari yg ditakuti itu telah berlalu
Ku tlah coba berusaha semampunya
Berjibaku dengan waktu

Yang tak terasa begitu cepat
Butiran keringat kering tak terasa

Lelah dan letih tetap kutahankan jua
Walau akhirnya terkuras tak berdaya
Tapi kutetap teguh bahwa ini semua
Pengorbanan yang tak mungkin sia-sia
Tuhan…..dengarlah segala puji dan doa
Kala azan bergema dipucuk mihrab masjid
Kutersentak dan segera bangkit
Kutuju tempat bersuci diparigi huma
Kemudian kumenghadapkan wajah
Untuk berserah diri padaMU
Kutengadahkan tangan dengan segala harap
Doa dan pinta ku ucap bimbinglah aku
Tuhanku tempat mengadu…..
Mengisi sudut ruang hati nan merindukanMu
Gelora dilukisan hati, by jofipasi 02052011
Setelah 29 tahun ngak ketemu,
Akhirnya berjumpa diusia senja
Tanda-tanda menua telah tampak
Disudut wajah dan putih rambutnya
Dipertemuan itu dua hati terharu
Dan berkata “Kita telah tua kawan”

Namun masa lalu masih terukir indah

Dalam desah prahara masa silam

Kita berjabat dalam pelukan erat

Dinginnya malam tak kita hirau

Cengkramamu tentang masa muda belia

Hanyutkan kita pada terawang masa lalu

Bersorak dalam canda terkekeh

Seakan tak pernah habis kata dan tawa

Berderai tawa memecah kebisuan malam

Sahabat……..

Masa itu telah kita lewati

Kita tunjukan pada anak cucu

Bahwa masa itu pernah ada

Dan tetap saja mengelora dilukisan hati

Damai menyeruak asa, by jofipasi 02052011

Ketika baling-baling hati mulai bergerak

Memacu datangnya mentari pagi
Kulangkahkan kaki menuju asa

Yang pernah kutabur kemarin
Maka kulanjutkan perjuangan

Manyianginya dengan jemari walau lelah
Bila masanya ia kan berbuah lebat

Disisi hati dan pesona bibir merekah
Terasa damai selaksa menyeruak asa

Bilik dan katup syurga Illahi
Pagi ini ketengadahkan segala harap
Segala asa dan cintaku padaMU
Kan kuteruskan jua perjuangan ini
Awalnya T, by Jofipasil 04052011
Temaramnya malam telah hantarkan tidur lelapku hingga peraduan
Terasa tubuh letihku berganti dengan kesegaran nan prima
Terlihat ufuk pagi menampakan lembayung beriring datangnya fajar
Tempat sujudku selalu hantarkan ketenangan jiwa dalam damai
Tumbuh kembanglah aurora asmaMu dinadiku wahai Tuhanku
Terjang dan gantikan segala kemunafikan dalam bimbinganMU
Tentramkan jiwa agar dunia ku ukir dengan kebaikan…..!
Kenangan SMP, by; Jofipasi 04052011
Akhirnya kukukumpulkan jua sahabat lama itu satu persatu
Dan kini dia telah jauh nun negeri disebrang
Namun derai tawa dan candanya masih saja terdengar
Begitu lekat ditelinga saat usiaku menjelang senja
Senyummu dimasa itu mempesona jiwa
Candamu selalu riang melambungkan angan
Cilotehmu bagai burung camar hiasi pagi
Lantunkan lagu cinta membahana di hati
Maka kutulis puisi nan membawa kenangan,
Pada bunga tanjung yang kugamit ditangan,
Kujelujur dengan benang kasih,
Kan kulingkarkan di leher jenjangmu
Agar aroma cinta penuhi ronga dada kita,
Bahana cinta bunga tanjung dijalan teduh itu
Kini Memory itu menjadi saksi terindah

Bagai wangi bunga yang selalu kusanjung

Kubawa berlari mengejar mimpi kugapai cita-cita

Sebagai bukti bahwa cintaku setia padanya

Kasihku yang terukir melingkari dinding hati

Di lapangan Matador tempat kami berlari
SMPN 9 Padang dalam kenangan abadi….!

Debur Ombak dipantai Rindu, by Jofipasi 05052011

Disini aku masih mendengar,

Ditepian pantai cinta kumerindu

Indahnya bisikan bahasa syairmu,

Terlelap dibuai deburan ombak dan semilir angin

Menderu pucuk-pucuk cintaku untuk bermanja,

Hingga ku terlelap dikarang hati,
Ku akui hanya demi cinta kutumpuk rindu
Biarlah hanya ditemani binatang malam,
Ombak menggila terasa damai dilautan cintaku,
Berenang dan menyelaminya bersama mu
Ku masih berharap cinta kasih dahulu
Apakah kau tak mendengar gelegar rindu ini?
Kala hiti ini menjerit memanggilmu
Dan merasakan betapa ombak rindu
Menggulung pantai hatiku dalam gundah
Hempasan cintamu begitu dahsyat
Berdebur di hatiku nan diremuk galau tak berbatas
Mengalahkan riuhnya siulan-siulan binatang malam
Pada hamparan hati nan kering menunggu belaian
Menunggumu menyemai sawah nan luas dilubuk hati
Membentang indah ditemani senyuman rembulan
Seakan tertawakan aku yang penuh harap

Pada ganasnya gelombang cintamu

Tak pernah henti mendebur tepian cintaku

Penantian, Jofipasi 05052011

Waduh lagi rindu nih?

Penantianmu dalam harap cemas,

Digelombang derasnya angin rindu,

Kalahkan segala khayal dan imajinasi

Penantiamu kan meleburkan gelombang itu,

Di pantai yang kau impikan

Sementara aku terkesima pada keindahan

Pantai berpasir putih bak mutiara diterpa mentari

Pesonamu menghamparkan karang cinta di hati

Hingga kau tumpuk setinggi puncak himalaya,

Benamkan hati yang memendam rasa,

Pada rasa cinta yang lama kau semai,

Menanti dan menanti masa rindu

Akhirnya cinta itu mengkristal

Bagai tiram yang berduri tajam….

Ombakpun tak sanggup menerpanya lagi

Akankah semua berganti senyuman ceria?

 

 

Surat buat sahabat, by; jofipasi 05052011

Telah lama aku disini sahabat

Menantikan datangnya surat tentang masa itu

Tentang kisah kita nan lugu bermain dengan alam

Pesona asri yang masih perawan diujung desamu

Disini aku masih menunggu….

Suratmu mengingatkan ku tentang masa bocah

Pada kaki-kaki lincah bocah kecil siswa SDN 39 Padang,

Mereka berlalri menuju pantai berburu binatang laut,

Sorak-sorai kegembiraan mereka terpancar

Terdengar lantang kelangit yang memancarkan panas,

Disanalah tempat sang bocah bersenandung riang,

Disapu angin laut nan menggoda pelupuk mata,

Terlena dalam keindahan alam nan bersahabat,

Mungkinkah kita kan mencoba mengulanginya lagi?

Aku & Bulan Sabit, by; Jofipasi 07052011

Bulan sabit akankah kau hadir malam ini
Agar kau menemani kecemasanku.
Terangilah aku walau cahayamu redup

Hingga kulepaskan cemas dipagi hari…

Dan biarkanlah senja tak lagi bersamamu

Sang bulan sabit pun akan berganti purnama

Janganlah kau ragu tuk melangkah

Tidakkah kau tahu setiap waktu bagai sandiwara

Dunia ini bagaikan jembatan kehidupan

Atau mestikah aku berharap pada sang bintang

Untuk menggantikan sinar sang bulan sabit

Terangmu menembus hati penghuni surga

Bawalah aku keperaduan hingga terlelap

Bagunkan jua aku kala suara burung menyapa

Nyanyian binatang pagi bersama embun sejukkan jiwa

Pagi dan siang kan berlalu menuju senja kembali

Selalu aku terkesima melihat senja yang indah

Kukatakan sebuah kata lekat ditelinga,

Aku……Marilah Insyaaaaf…!

Karna ku tahu hidup sarasa tak kan surut dari maut

Karena Allah sangat dekat denganku…..

Bisu, by jofipasi 10052011

Bisu menikam dikehenigan malam

Kucoba berteriak dengan tenaga yang tersisa

Hitam kelam dan langkah tertatih

Dalam ketaktahuan arah nan pasti

Aku berharap seseorang menyimak…

Apa kau masih mendengar teriak lantangku?

Meskipun sebenarnya sebuah aksara hening

Telah kusampaikan pesan pada meraka

Agar didengar teriakku dalam rintihan

Paling tidak aku masih berharap

Seseorang yang mengerti dan peduli

Pada teriakku nan sebenarnya tak bersuara

Hanya bagai siulan bebek pulang kandang

Suara ku lantang walaupun sengau

Karena hanya itu yang kumampu

Bulan sabit nan agung, by; jofipasi 12052011

Kutatap bulan yang menampakan setengah wajahnya,

Biasnya menerpaku,…. Hmmm..

Sungguh mempesona

Perlahan kuhela napasku lalu kupejamkan mata
Kubiarkan anganku menerawang jauh
Mencipta sosokmu diantara binar bintang

Lalu kuberguman lirih seolah berbisik pada sang bayu
Berharap dia menyampaikan padamu….

“kisah kita adalah jutaan aksara,
Yang terangkai dalam ribuan kata kata
Yang sebagian terekam dalam coretan penuh makna
Dan sebagian melayang layang di udara
Menyapu luas bingkai angkasa
Mengimbangi senandung merdu sang jagad alam raya..
Kamu,… Seperti bayang-bayang yang selalu ada,
Begitu dekat meski juga begitu jauh tak bisa kusentuh.”

Biarlah, by; Jofipasi 11062011

Biarlah dalam temaram sinar bulan daku menggapai angan

Tetap kunikmati remang rembulan menerpa pundak

Asal relung jiwaku tetap kembara dalam heningya lagu

Larutkan kepiluan hati yang tak berbatas tangis

Rembulan setia dalam hiba kala mendengar ratap

Entah kemana lara hati kan dilarungkan

Agar sirna semua rasa yang tak ber-empati

Biarlah diri tercebur danau hati yang tak berasa

Tenggelam…. sangat dalam

Tertelan dalamnya pusaran rasa dalam hening

Tak satupun mampu mendengar

Jeritan hati ini tak kau dengar

Biar…biarlah…

Ku tak tahu mesti mengapa….

Sebuah pertanyaan, by; jofipasi 20062011

Duch…… kenapa berat nian ?

Pengorbananmu untuk mencapai sebuah persinggahan,

Dalam derai kepenatan hati kau masih saja bertahan,

Sementara kepingan hati berserakan di padang rumput,

Dihempas angin menuju buih yang tak bersahabat,

Aku takut kau tak kuat bertahan!!!

Maka berbaliklah menuju sebuah makna kepastian
Semilir angin pasti kan sampai
Diujung pandang yang dibuai rasa sepoi-sepoi,
Semilir air kan sampai jua ke muara
Disana bersama kita menyatu,
Semilir rasa cinta kan sampai pula dipelabuhan hati
Dikala rindu yang selalu ikhlas menanti
Namun sanggupkah kau bertahan?

Renungan Kehidupan Abadi, by; Jofipasi 20062011

Subhanallah, pilihlah kami ya Allah

Sebagai hambah-Mu dunia akhirat.

Selamatkanlah hidup kami ya Raab.

Sadarkan kami semua sebelum terlambat…

PadaMU jua do’a kami panjatkan…

Ya Allah..lindungi kami agar tak sesat.

Didalam hidup iyang hanya sesaat

Dihadapan MU kami mohon Taubat

Terhindar dari azab yang berat.

Amin…….

Manusia hanya mendapat atas apa yang ia kerjakan

Hidup tidak menghadiahkan apa -apa kecuali yang di usahakan

Tuhan kelak akan memperhitungkan segala perbuatan

Itulah pengadilan yang tak ada lagi kebohongan …

Ya Allah telah banyak nikmat yg telah Engkau berikan…

Ampunilah dan Rahmatilah hamba.

MencintaiNya adalah segalanya bagiku

Luhur hamparan segala daya

Bersujud daku menghadapmu,

Tiada tempat kami mengadu,

Oh Tuhanku jauhkan kami dari azabmu!

Sedih kadang kita selalu ingat apa yang telah kita perbuat

Merenungi dosa yang tiada terhingga

Membuat kita semakin hina dihadapanNya..

Mohon ampunan karna selalu berbuat salah

Wahai kekasih tempat berlindung,

Mengapa manusia tak tahu di untung,

Ataukah hanya ber pura2 linglung,

Untuk mencapai hasrat melambung.

Bimbinglah kami selalu d jalanMU …

Hanya padaNya kita berserah dan meminta

ALLAH…..malunya hamba padaMU….

Maka mari bersama kita bermunajat

Kuatkan niat jalankan syariat

Ya ALLAH, ampunilah kami dosa2ku & kebodohanku,

Semua perbuatanku yg berlebih2an,

Segala dosa2 yg ENGKAU lbh mengetahuinya

Sadarkan kami sebelum semua terlambat..

Hanya padaMU jua do’a kami panjatkan..

Tangis dijiwaku pilu,teringat dosa di masa lalu,

Akankah dibukakan pintu maaf dan ampunanMu,

Kala kilaf hamba yg tak tau malu

Kucoba merenung  membaca situasi diri,

Agar membawa diri semakin menyadari arti,

Menuju kehidupan abadi…..

Duka buat sahabatku di Negeri Bencana, by; jofipasi 21062011

Tubuh gemetar dalam derunya ombak
Menatap tak berdaya…
Ingin ku gapai uluran tanganmu untuk ku genggam
Tapi ku tak mampu…
Hanya doa dikeheningan malam
Semoga masih ada kasihnya untukmu ……..

Deburan ganasnya tsunami

Hati nan terasa kelu tertahan didada…
Luluh dalam kebisuan malam gelap…
Tuhan,,,
Dalam diam aku berfikir ada apa dengan negriku
Dalam tangis aku berharap
Dalam doa hamba memohon
Ampuni segala dosa kami
Kami sudah terlalu jauh dariMu
Kami terlalu angkuh,,

Dalam lumpur nafsu…

Padahal kami nggak punya kekuatan
Andai ENGKAU menagih bayaran
Segala nikmat yang telah Kau beri

Tak akan sanggup kami membyanya ya RABB
Mari kita bertanya pada diri…..!!!
Fabiaiyyiaaalaaa irabbikumaa tukazzibaaan…..!

Bencana dari negeri banjiri wajah derai air mata
Bara luka kobarkan rasa duka bersama
Bara luka tak hanya tinggalkan nama
Saudaraku pergi meninggalkan berjuta makna
Tuntut aku agar mengerti makna kehidupan
Luka mereka luka kita semua
Tunjukkan, tunjukkan oleh kita
Derita yang ada derita kita jua
Saudaraku yang pergi tinggalkan rantai mutu manikam
Linangan air mata jadikan lautan permata
Duka negri…duka kita semua
Semoga semua duka cepat terhapuskan
Yakinlah mereka selalu bersama di syurga…..

Semoga derita tergantikan dengan senyuman

Walau sedihku tak tertahankan
Menengok beratnya beban karena bencana….

Mari kita berserah diri pada Allah SWT..

Tahukah kau pada tangis tak akan menyelesaikan masalah…

Maka jangan kau ucapkan selamat tinggal

Sebelum rindu sempatku bisikan dikalbumu….

Jika perpisahan itu pasti …..

Jangan berharap pertemuan kedua dan seterusnya.

Akhirnya pun terucap jua sepenggal kata

Slamat tinggal rasa yg menyesak,

Tak ada yg tertinggal kecuali kenangan,

Butiran air mata telah enggan menghantar sedih

Biarlah hanya sekadar melepas kepergianmu.

Semoga perpisahan tidak selalu membuahkan kesedihan

Bila masa tak ada kesempatan

Izinkan jua…sekedar mengenang pada senandungmu

Yang akhirnya menuntutku harus kulupakanmu

Jika harapan ada untuk kembali

Jangan berpisah dan tinggalkan aku dalam sedih.

Altarmu telah membawamu pada sebuah luka yang mengigil…

Allah kan selalu membimbingmu pd beranda altarNya..

Semoga tak pernah ada duka disana……….

Bila kuingat ya…sangat sedih, dan aku menangis karenanya

Bukan mengenangmu, rasa semua apa yg tlh kt alami pasti kan muncul ?

Bukankah semua itu yang masih tersisa?

Harapku kau harus menjawab iya….iya…jeng ayu….!!

Maka beberapa untaian kata maafkan aku pintakan

Maka turutilah kemana arah mata kakimu akan dilangkahkan,

Perpisahan jangan disesali lagi….

Disana ketegaran yang mengiring kepergianmu bertahta

Sedangkan dia, jangan kau hiraukan lagi.

Karena dia tiada hasrat untuk mencegahmu pergi…

ochhh….selamat tinggal say…

Kita bertemu hanya untuk berpisah dan tak ada yg perlu di sesali…

Biarlah semua akan tersapu oleh kabut malam..

Pergilah..andai itu suatu kata yang kau mau…

Ditempat baru akan bertemu teman baru…

Yang menggurat dan menunjukkan hati yang sebenarnya

Bungaku ooh bunga cakra jingga merona hati

Biarkanlah jangan dipikirkan lagi

Maka biarlah sampai air mataku kering menatapmu

Disini aku masih mendengar indah bahasa syairmu,

Dibuai deburan ombak dan semilir angin menderu pucuk-pucuk cintaku,

Hingga ku terlelap dikarang hati

Dan biarlah hanya ditemani binatang malam

Agar terasa damai dilautan cintaku,

Membawaku berenang dan menyelaminya bersama mu

Hingga gelora jiwaku serasa gamang menerjang Gelombang dilaut lepas,

Ujian itu bagai badai yg siap mencampakanku kedasar pusaran bumi…

Walau tanda tanya, by; jofipasi 20072011

Hari-hari menunggu dalam kecemasan
Membuat larut dalam suatu pertanyaan
Segala daya berkecamuk dalam tanya
Hingga bibir kelu tak mampu bicara
Entah apa obat penawarnya……
Linglung dan bingung beriringan
Sementara angan tak bisa berbuat banyak
Oh semoga terhindar dari semua….
Walau semua masih tanda tanya

Ruang Hatiku Penuh Rindu, By; Jofipasi 21072011

Rumah yang kita bangun itu ada dihati kita berdua,

Maka marilah kita huni dan sinari dengan warna -warni

Bingkailah kehidupan agar tampak lebih benderang

Dalam nyanyian api cinta nan selalu nyala….!

Semoga dipurnama malam ini sinar aurora

Terang menyinari tepat di bilik hatimu,

Agar kudapat menisik mozaik jiwamu

Kian kosong dari guguran fatamorgana,

Dan kuciptakan jua mozaik terindah untukmu

Garis lembayung keceriaan di balik hatimu

Maka banyak belajar bertoleransi dan memaknai,

Karena dalam cinta kita mesti saling memahami

Yaaa… mengapa rindumu tak jelas dasar hukumnya,

Ataukah mungkin juga hanya rindu semusim?

Ia akan hilang disaput awan disenja hari,

Berpacu dengan lembayung nan berganti gelap

Maka atas nama cinta kutunggu janjimu

Di ruang  hatiku yang penuh rindu

Rinduku dipelukmu, by; Jofipasi 24072011

Yaps, aku menikmati dunia ini penuh rindu

Kucoba maknai janji dan rindu adalah asesoris cinta..

Tidak saja aku, dunia pun tahu….

Dan kutarimakasihi dikau karibku atas pengertiannya

Mungkinkah rumah cita dan cinta kita

Dibangun di atas tanah yg berlainan warna….

Atau mungkinkah kita mampu untuk membingkai bak figura

Trima kasih ini kepersembahkan untuknya

Karena memang begitu seharusnya aku mewarnai hidup

Dengan cinta yang penuh warna mempesona dahaga

Hidup akan terasa lebih bermakna

Juga kutenggarai sebuah ungkapan rindu

Kadang sarat akan asa dan cinta yg menggelora

Ku tahu rindu tidak perlu banyak statemen

Hingga yang terpenting bukti nyata menyikapinya

Semoga semua menjadi lebih baik

Kan kugapai rinduku selalu dipelukmu

Rindu semakin pilu, by; Jofipasi 24072011

Oh ngak mungkin ataukah mungkin

Walau dunia ini penuh kemungkinan

Dan kuyakin kemungkinan akan selalu ada
Bisik rinduku yang telah menghiasi laguku

Rindu kita pada syair lagu masih terasa

Maka nantikanlah aku pasti kembali sayank

Kau yang membuka harapan baru dihati

Dimanakah kini engkau sembunyikan rindu

Telah kucoba untuk mencari walau lelah

Apakah masih mungkin kutemui lagi

Harapanku selalu terbentang lebar

Entah dimana kini kau berada

Hanya satu kata yang ku inginkan

Sepatutnya pulanglah kasih

Rindu ini tak terganti dengan ucapan jempol

Mungkin saja semua kan bersama lagi,

Seperti hari-hari lalu,

Kau dan aku duduk beradu tatapan,

Sendu rona diwajahmu membuatku semakin pilu….!

Janji kita tentang cinta; by; Jofipasi25072011

Masih kuingat kata rayuan sangat​  menyentuh
Kalaulahh bole akan ku kutip sebagai pembukaan lembaran baruku

Semoga kita mampu menjaga dan nikmatilah cinta
Sedari dulu sebelum dia meninggalkanmu…
Oh…I wil, my dear friend

Tak kusangka kau sampaikan jempolku pada dia

Rangkaian kata yang sangat indah nan penuh arti

Dan kau tahu hatiku tergoda karena aku suka padamu

Ku temui makna….. Cinta …..

Sinarnya berkilauya kalahkan cahaya …..

Hingga perihnya derita kalahkan tikaman

Karena dekapanya bisa melenakan sukma

Menyatu geloranya bisa butakan kalbu

Semuanya terasa indah tanpa asa tanpa logika

Oh so sweet…..indah banget

Tercenung mulut ini terkunci tak bisa berkata-kata

Hingga tanganpun tak mampu menuliskan

Gembiraku… hanya hati merasakan segala makna

Cinta itu selalu kupeluk erat di dalam dekapku,

Hingga nafas kita memburu menyatu,

Dan ku tak ingin jauh darimu,

Jujur kusampaikan karena aku sayang kamu,

Hahahahahaaaaa rayuan gombal th 60an dimasa kita

Masih terasa meski jaman sudah banyak berubah

Ternyata cinta yang kita pupuk masih tertanam subur

Diladang hatimu sang pendamping hidupku

Pada janji kita, semoga abadi…. amiiin

Tanyaku pada tanya, By; Jofipasi 05082011
Telah lama ku pikir-pikir aku mau nulis apa?
Kenapa saja pikiran ini tumpu dan tak bermata jelaga?
Dan kucoba jua untuk menanyakan pada sisi hati kenapa dirimu?
Akhirnya masih saja jawabnya kenapa kau tak mengerti?
Atau mungkinkah aku takan boleh ajukan tanya?
Jika begitu untuk apa juga aku bertanya?
Sebab yang ku tanyakan kepada siapa kutujukan?
Aaaach aku mungkin sudah tak perlu bertanya…..!

Ingin memilikinya, by; Jofipasi 07082011

Kulihat seulas senyum penuh arti

Keluar dari ekspresi hatimu nan riang

Sore itu dalam acara buka bersama

Dalam lantunan lagu pandangan pertama

Semanis senyum dan seriang hatimu

Menari dipelupuk mata-mata bersaksi

Kepakkan sayap merintang cakrawala

Terbang riuh senandungkan cinta

Pada sidia nan setia dalam tatap menggoda

Lalu hinggap disebuah dahan rindang

Bayanganmu jelas membuat hati terpesona

Pada pandangan pertama

Seakan ingin segera memilikinya

Kala hati berbunga cinta, by; jofipasi 07082011

Mestinya banyak cerita yang ingin kusampaikan,

Karena rasa sayangku maka ku mau berbagi rasa

Namun getar hatiku membisikkan kata

Untuk saat ini semua telah kususun rapi

Hinggakueja pragraf demi pragraf cerita cintaku,

Biarlah ku tunggu hingga saat dirimu kembali,

Akan kusampaikan smuanya lewat nada-nada cinta
Namun hanya satu pintaku padamu kasih

Janganlah kau umbar semua rahasia

Saat hati ini sedang dilema rasa kasih dan sayang

Semuanya kini telah kuakui dalam hati suci

Aku tahu puncak cerita cintaku bersemi wangi

Dipertemuan “Bubar” lewat lagu pandangan pertama

Ohoooooo okey buanget tercipta memory nan indah

Walau hanya disaksikan sebuah tiang bendera

Namun rasa hati disaksikan rimbunnya bunga-bunga

Seharum hatiku nan merekah merona merah

Manalah mungkin ku bisa menutup sinaran rasa

Dimata hatiku yang menyusup hingga kejantungmu

Yang berdenyut kencang kala beradu pandang

Oh biarkanlah ku nikmati rasa ini sepuas hatiku

Hingga waktuku mampu menyusun kata cintaku

Cintaku dilarung Rindu, by; jofipasi 10082011

Kasih kulihat sudut matamu menahan airmata

Sedih yang mengharu biru pilunya hatimu

Andai saja hari ini bagai kemarin

Duch senangnya hati yang berbunga cinta

Kupandangi senyummu mengembang

Merah rona wajahmu nan sumringah

Sejenak kupandang tanpa jengah

Oh pandangan pertama

Membuatku tersiksa dalam tanda tanya

oh….mentari mungkinkahkan ku ulur waktu untukmu

Walau sesaat aku kan bersenandung dihatimu

Mendiami dan bernaung dalam setiap pelukan rasa

Maka lihatlah darah ku berhenti dipembuluh beku

Kenapa kau singgah menikam jantung ku?

Akankah sampai memunah waktu mengikuti ku

Rasa itu telah bernaung di relung hati

Kuterbuai dalam alunan melodi cinta

Syahdu kian membahana keseluruh penjuru rasa

Berteman melodi cinta yang kau persembahkan untuk ku

Akan ku bingkai dan kutata dalam relung hati

Hingga usiaku mengusang dilarung rindu

Kenapa dengan Cinta, by; jofipasi 10082011

Dikala cinta menyentuh hati

Semua rasa menjadi indah..

Namun setelah cinta mampu kau raih

Kau dekap hanya seberapa kali

Engkau lupa dan cintapun beralih kelain hati

Tinggalkan diriku merana mendekap luka

Yang menemani hingga diri ini mati

Cinta menghiasi dunia menjadi indah,

Cinta selalu ada dan tak pernah ingkar janji

Rasa itu selalu ada dengan beragam cinta

Cinta yg mengikat kadang membuat luka

Kadang  cinta menjadi racun yang harus diteguk

Sampai letih memikirkan rasa cinta

Terbawa sampai akhir dunia

Rinduku terkubur dalam senyuman, by; jofipasi 10082011

Kenapa rindu menghadang di relung hati

Pedih perih bila rindu  tak berbalas

Serasa hanyut disamudera tak bertepi

Kemanakah biduk rindu akan kubawa

Asa cinta ini bergelora di rongga dada

Kenapa serasa cinta menghanyutkan diri

Aku tak tahu cintamu telah mengalahkan semua

Diantara cinta membuat hidupku bermakna

Karena aku manusia tak bisa menyanggahnya

Janganlah rasa cintaku kau cabik

Hi​dupku terasa tanpa asa dan makna

Api cintamu menanam benih rinduku

Dahsyatnya rindu yang melilit cinta

Darah mu berasa dalam nadiku

Membaur dalam desah lagu rindu

Rinduku tak kan pernah lupa menmelukmu

Hangat kan gelora cintamu dinadiku yang panas

Entah kapan buih rinduku kan menepi

Hampiri tepian rasa ku pada mu

Rindu ini menembus relung hati

Mengaliri desah nafas dan detak nadiku

Jiwaku selalu mendamba tanpa istirah

Kau dan aku mendekap cinta penuh rindu

Begitu menghempas ditepian pantai cintaku

Rindu dan cinta mengkrista dalam satu jiwa

Ahhhhh inikah rasa yang kau ucap dulu

Terasa hingga ku terkubur dalam senyuman

 

Luka cinta membalut hati, by; jofipasi 11082011

Kuasadari cinta kita mengusai seluruh cakrawala

Kadang sinaran mu tak mampu menghangatkan

Biarlah ku ulas kata diwajah yang tercerca

Meski lambayan terakhir kau ijinkan ku menepi

Telah kutambatkan bidukku menepi pantai cinta

Juga kubasuh kumuh tubuhku ditepian laut rindu

Juga kuhantarkan sekuntum bunga untukmu

Tapi kenapa rasa cintaku terbalut duka

Hinggaa kini cintaku tak pernah inkar

Walau kadang ronannya tidak begitu baik,

Kuyakini cinta meski dinikmati jua….!

Biarlah kau pergi ketika perih dan luka membalut hati.

Kupajang cintamu ditaman hati, by; jofipasi 11082011

Kita masih menikmati cinta sejati

Semoga kebahagiaan menyertai langkah kita

Kucoba manakala cinta hadir dengan tulus

Membuat kau bahagia menanam benih asmara

Akan ku obati luka hatimu yang merana

Karena cintaku membuncah sejuta rasa

Kutak rela cinta berpaling ke lain hati

Meski ku sadari cinta tak selamanya indah

Marilah saling mengerti, menyayangi, menjaganya

Bila kadang terasa getir dan hambar

Ku tak mau cinta menggores luka

Jangan kau hapus rasa cintaku dihati

Masihkah cinta kita berbunga cantik

Ku mau cinta kita berbuah dan berasa manis

Dan kupajang cintamu ditaman hati

Elegi panas orang tertindas, oleh Jofi Pasi pada 17 September 2011

Tak sengaja kau terinjak

Terjepit keras diantara dua jemari

Dengan kuku kaki hitam mengeras cadas

Kau berguling menahan sakitmu

Entah kata apa yang kau umpatkan

Mungkin juga memanggil kaummu

Teriakmu menggelegarkan dunia

Mengumpat meminta tanggung jawab

Kadang kau pesimis

Berkata itu tak mungkin

Kami biasa ditindas

Oleh jelaga yg kadang panas

Kami tak bisa menolak

Melawanpun tak mungkin

Sampai kapan?

Yaaa…. sampai kapan?

Deritaku akibat rakusmu

Akan berakhir….?

Lenguhan Lusuh, oleh Jofi Pasi pada 19 September 2011 jam 8:38

Haduuuuuh….. mestinya kuasa ku menahan

Pedih perih kian melilit di cakrawala pikir

Tak sanggup ku melawan putaran waktu

Berjalan begitu cepat meninggalkan

Menjauh setiap ada kelengahan

Tinggalkan segalanya dalam kebingungan

Diam diri, terpana menatap hari-hari

Siang dan malam selalu berganti

Tak hirau dalam detik berdetak

Hingga ku terpana lunglai

Lemas dilindas waktu

Tiada suatu kata kuseru

Putaran waktu telah berlalu

Meninggalkanku teramat jauh

Dalam lenguh aku telah lusuh

Prahara menggores Jiwa, by; Jofipasi 19092011

Terkejud kaget hingga ku tersudut

Hantaman kata-hata menyelam lautan kecewa

Jelas terasa bercampur dalam bingkai dusta

Pada janji-janji yg telah terpatri

Meleleh hanguskan segala rasa

Dalam pusaran prahara penuh derita

Tak pernah kau tanya kenapa?

Semua membayang dimemory tua

Dalam sapa yang tak acuh

Kusangka prahara akan terhapus

Sirna dilelehan sapuan kabut malam,

Namun makin melelah dalam kelusuhan jiwa,

Dan kucoba menikmati jika berbuah pencerahan

Tiada jengah telah kusikapi berbagai makna.

Kandas menggores jua yang tersisa

Benahi negeri dg Nurani, by; jofipasi 30092011

Aduuuch…..Sakiiit.

Haaaach…. berdarah dan perih

Didepan orang berlalu lalang

Tak ada yang peduli deritaku

Lolongan dan tangis terisak

Tak mampu mengusik rasa peduli

Ooh biar…

Biarlah semua berkecamuk

Campur aduk tak berbatas

Bergulir dan terlindas tanpa bekas

Berjalan tanpa kendali

Berharap ada sang pemberani

Toloooong benahi….

Benahi negeri ini dengan hati Nurani

Agar ratap tangis dinegeri ini berhenti

Hingga kami tenang mencari sesuap nasi

Tekad untuk Negeri, by; Jofipasi 07022012

Bagaiamanapun kita harus peduli

Pada nasib negeri kita tercinta..

Kini saatnya bangkit bersama

Mari kita membenahi negeri ini,

Semua harus dengan kerja keras,

Jika perlu kerja dengan cerdas

Dan lakukan kerja dengan ikhlas

yaaa aku setuju demi negeri ku

Hentikan ratap tangis anak negeri

Yang lama tak pernah henti,

Bangsaku mati dikuliti sang penguasa negeri,

Yang dulu diagungkan demi ibu pertiwi,

Hatiku perih tak terperi dikhianati pejabat negeri,

Terdengar tangisan bayi-bayi mati syuri,

Merentak dan menagis  di kelaparan,

Mengapa kita tak sanggup hentikan

Dan kita Prustrasi…

 

Selamat pagi sahabat, by;jofipasi 30092011

Menanti mentari kujelang dengan secangkir kopi
Hangatkan badan seirama cilotehan burung
Kepakkan sayap bersenandung riang
Kuseruput aroma Kopi dalam kenikmatan

Duduk bersantai menyendiri diberanda

Sambut mentari bersama penghuni dunia

Menyapa penghuni alam menyambut pagi

Riang berkicau sambil menari

Hidupkan pagi dengan langkah pasti

Secuil reski untuk menghidupi anak bini
Selamat pagi sahabaaaaat…….!!!!!

Gulita hati di malam minggu, by; jofipasi 30092011

Malam minggu apakah enaknya
Tempatnya disesuaikan dengan usia,
Berbagai pertanyaan mendera jiwa

Andai disana ketemu calon minantu

Kemana kan ku bawa jengah menggoda
Mau dirumah bergelayut boring sejuta makna
Huuuuufs…….. jenuh menghadang hari-hari

Telah kucoba berteman dengan seribu buku
Hingga buku berkutu dihadapanku
Inikah rasaku malu-malu tapi mau

Sementara gundah ini meronta bathin
Jangan biarkan aku kering kerontang
Ditengah keramaian lalu lalang

Tak sanggup ku melerai rasa
Serasa diri ini hilang diterang cahaya

Hilang diri tak mungkin kutemui

Pijar cahaya tak sebenderang pelita
Gulita hati siapa yang tahu

Kenagan, by; jofipasi 02102011

Kunikmati gerusan angin malam

Bersamamu bagai dalam geliat ombak

Dibibir pantai dibawah lembayung

Kutatap mata nan meredup

Debur ombak tak pernah berhenti

Kukecup mesra singasana hati

Tiada ragu menuju tepian pantai

Berdua kita nikmati

Pangdangi lautan hati hingga menepi

Walau berawal dari riak

Semakin menggulung bergelombang

Berdua terpana dalam kebisuan

Prahara amora digulung ombak,

Menghempas gelepar nafsu,

Ditemaram sinar bulan sabit,

Bibirpun kelu tak mampu berucap,

Lembayung sutra setia menerangi

Bersemi kenangan berbalut kasih…!

Lukisan masa lalu kita, By; Jofipasi05102011

Ooooh benarkah kenangan itu indah

Disini aku rindu untuk menapatilasi

Ku coba mengenang masa indah di pantai itu

Hingga tercipta puisi nan indah

Seindah perjalanan hati berbunga rindu

Kulukiskan picture cinta kita dipasir putih

Hati kita tertawan dalam belunggu

Disaksikan putihnya pasir pantai Nirwarna

Perjalanan anak nelayan di terumbu karang

Bermain ombak diantara hutan bakau

Rindu kita lewati bersama pelangi senja

Ditimpali gerimis dilintasan rel kereta api

Kita bercanda bersama memutar tali kasih

Kini kita tak pernah kembali untuk menikmatinya

Kala itu kita masih kanak-kanak

Dibawah gerusan gelombang dikarang hati

Cintaku masih kupagut erat untukmu

Hingga menepi di tepian pasir putih

Amora kasihku setia menantimu

Aku ingin miliki kesetiaan seperti ombak

Tetap setia mennghampiri pantai kasih

Duhai kasih amoraku

Puisi nan indah ini untukmu….

Adalah lukisan indahnya masa lalu kita

Aksara cinta, by; jofipasi 06102011
Sepucuk surat cinta yang kukirimkan
Kutemui dibawah bale tempat tidurmu
Biarlah kusam warna kertas bergambar bunga
Namun gores kata cinta masih nyata tertata
Tak kan memudar walau lusuh diujung waktu
Rasa Amor ku bagai aurora selalu nyala
Tetap kupajang disingasana hatiku
Hingga nyala cinta terangi jiwa
Agar aksaraku tetap berkata-kata
Pada mu….. selamanya
Nyanyian Kenari, by; Jofipasi 10102011
Pagi ini terasa segaaar sekali
Perlahan kuikuti helaan nafas
Rentangkan tangan dari rasa penant
Menyusuri pandang di luar singasana
Hingga hilang rasa kantuk

Bening embun masih menetes

Lembut membasahi dedaunan

Bangkitlah penghuni jagat raya

Nyanyian burung kenari sambut pagi

Tawa canda berkejaran diujung dahan

Mematukkan paruh bernyanyi riang

Oh pagi nan indah dan damai

Siulan kenari terdengar nyaring

Kicauanmu bagai elegi pagi

Sajikan metafora alam nyata

Sambut pagi dikota nan asri

Lama kuintip dari jendela kamar

Suaramu lantang menyambut pagi

Dalam kepak sayapmu nan menawan

Kenari aku kagum pada dirimu

Dan kupujikan suara nan merdu

Sebagai tanda terima kasih

Kulambaikan tangan padanya

Selamat pagii…. aku menyapa!

Manusia tak berhati Nurani, by; Jofipasi 10102011

Ketika hati nurani telah mati

Rasa kemanusiaan mengalahkan semua

Manusia lebih biadap dari bianatang

Membunuh dan membantai sesama

Tak peduli pekik tangis menghiba

Ciutkan nyali menuju liang kubur

Tak hirau bayi, muda, dan uzur

Terkapar….pilu tanpa kasih

Hilang sudah julukan makhluk sempurna

Berbuat semaunya hina dina

Baginikah tanda akhir dunia…?

Saling bunuh antar sesama

Kemanakah rasa kemanusiaamu

Anak Negeri cikal bangsa

Beginkah tujuan hidupmu

Duhai manusia……..??

Kuhentikan menghisapmu Rokok, by; jofipasi 10102011

Duuuuuuch….. ngak kerasa waktu berjalan

Hari ini genap setahun sudah aku menang

Aku memberhentikan kebiasaan merokok,

Sulit memang jika dipaksa berhenti oleh orang lain,

Termasuk oleh istri dan orang-orang terdekatku,

Karena yang ku bakar adalah uangku sendiri,

Begitu juga slogan yang ada dibungkus rokok,

Apalagi rokok dapat, karena rokok ini aku beli

Sebenarnya aku sadar semuanya tidak baik

Namun rasa candu dan kebiasaan kalahkan semua

Berbagai cara akan diusahakan untuk merokok

Kusadari kini kenapa merokok membuatku stres?

Kian lama makin tergantung berasa ada yang kurang

Kupandangi semua baju dan celana pada bolong

Padahal belinya lebih mahal dari rokok

Tapi kenapa aku santai saja….

Coba jika celana dibakar orang lain

Tentu akan lain jadinya…..

Tapi ketika dibakar rokok

Kenapa aku hanya diam saja tanpa sesal?

Nach….kini kuucapkan selamat tinggal masa lalu

Masa lalu yang buram…

Karena rokok selalu menghiasi hari-hariku

Kini semuanya telah kukubur

Dan kumatikan rokok dilidahku agar dia tahu

Sakitnya kantong menahan perihnya api rokok

Walau kantongku tak pernah menghisapnya

Oohhhh rokok ku…….

Api puntungmu bagai bara dalam sekam

Bagi kantongku…..!!!

Peluklah diriku dalam Janji, by; jofipasi 10102011

Kini kau telah melepas masa lajangmu

Bersama kasihmu pilihan hati

Telah kau tambatkan biduk cinta

Didermaga hati nan tenang dan damai

Menunggu muatan prahara rumahtangga

Harungi samudera kehidupan berdua

Yaaa berdua bersama benih cinta kasihmu

Selamat menempuh hidup baru,
Semoga langgeng sampai anak cucu,
Murah rejeki dan dikaruniakan anak yang saleh,
Jadilah istri yang berbakti pada suami
Selalu setia dalam cinta kasih
Hingga hanya maut memisahkan
Peluklah cintamu..
Tak kan pernah ingkar janji
Selamanya…….

Negeri Oplosan pejabat, by; jofipasi 13102011

Negeri nusantara ku dulu indah nian

Dalam lagu yang selalu kunyanyikan

Tanahnya subur, hutan lebat, dikelilingi gunung

Lauttan biru memberi kehidupan

Tongkat kayu dan batu jadi tanaman

Semua orang menyanjungmu

Dulu negerimu damai bersahaja

Gemah ripah loh jinawi kini tinggal kenangan

Yang ada kini negeri yg merintih tersakiti

Melihat ketidak adilan disana sini,

Anak negri yang merintih pilu,

Terseok-seok mengejar seutas asa

Saat negeri merintih sakit tak terperi

Kami sebagai anak negeri bagai dikuliti

Menangisi negeri ini dengan jiwa tercabik

Semangat yang tertanam dan terpatri disanubari

Jangan biarkan negeri ini dizolimi

Silih berganti menggerogoti dengan korupsi

Pada siapa kita minta bertanggung jawab

Pada pejabat ataukah pemimpin kini

Sama saja sungguh sungguh tak adil
Gambaran negeri ku hanya bisa bermimpi
Sampai kini masih terseok berlari
Pada cita-cita prasasti tak terkendali
Larut dalam lolongan panjang
Merintih tak mengerti apa yg dicari
Pejabat negeri berbagi jatah korupsi

Entahlah apa yang kan terjadi
Semua larut dalam mimpi-mimpi
Mimpi negeri ini mati suri

Katanya indonesia negeri yang makmur

Punya gunung emas di freefort,

Punya cadangan minyak diperut buminya

Gas terbaik, hutan terbaik,

Bahkan yang tak dimiliki negara lain

Negeriku memiliki nilai yang tak tertandingi

Hanya saja untuk para pemimpin

Bijaksana hanyalah slogan murahan

Berjanji akan perjuangkan negeri
Nurani menangisi hari-hari tak pasti

Negeri ini menjadi oplosan pejabat negeri
Semua sulit mencari keaslian diri

Menghitung hari dalam oplosan

Undang-Undang dan kejujuran

Serba palsu dan tak asli lagi

 

Lagu suci pejabat negeri, by; jofipasi 13102011

Mengapaa kita banyak berkhayal
Ia hanya akan menguras energi
Terhanyut karena mimpi-mimpi
Pejabat negeri bagai tikus kelaparan
Menggerogoti negeri dan memperkaya diri
Kepada siapa lagi negeri ini kita titipi?

Susah berbagi kesedihan bersamamu

Pejabat jangan berkata merayu
Negeri sakit mencari jati diri
Hatiku kacau dan galau menangisi

Entah apa dipekiran bapak kami
Mereka berjanji tak pernah tepati
Malah menikmat bukan memberi

Negeriku yang kian miskin ini
Hilang semua rasa percaya diri

Mengapa negeri kami salah urus
Kita sengsara karena selalu di bodohi
Masihkah lagu cinta negeri mengisi hati

Akan berdengung pekik merdeka lagi

Hujan batu di negeri menciderai diri
Hujan emas di negeri yang kau janjikan
Hanya selogan tipu muslihat

Ooh bangkitlah jiwanya….

Bangunlah raganya….

Tanahku negeriku yang kucinta
Lahirkan bayi-bayi pemimpin suci
Gantikan pejabat negeri tanpa nurani
Yang lupa sumpah dan janji
Mereka larut dalam mimpi-mimpi
Mengelabui kami anak negeri

Menahan nyeri bagai dikuliti
Oleh bangsaku sendiri

 

Balutan Gurita, by; Jofipasi 13102011

Cobalah simak kubertanya

Masihkah ingat dengan janji

Padamu negeri dan sumpah pemuda

Masihkah melekat pada jiwa raga?

Bait lagunya singkat mengena jiwa

Selalu dipuja-puja bangsa

Satu nusa tanah pusaka dimana

Negeri ini mengapa morat-marit
Lihatlah kami yang terluka

Merintih lirih menahan sakit

Pailit terjajah di negri sendiri
Mengapa semua mati rasa
Tiada kabar baik menyertai

Wahai sang penguasa negeri

Yang duduk di kursi istana

Dimanakah letak keadilan

Untuk aku sang pengemis?

Dimanakah letak kemakmuran

Untuk aku sang penganggur?

Tidakkah kau dengar jeritanku?

Lirik lagu-lagu wakil rakyat

Ibu pertiwi yang semakin sakit

Merataplah sang bayi-bayi
Airmata banjiri negeri tak henti

Pada nasib nan tak kunjung berubah

Terjebak dibalutan Gurita…!

Scorpion untuk sesama, By; jofipasi 17102011
Bintangku bintangmu adalah Zodiakku
Dilambangkan binatang berbisa
Bertulang diluar membaluti tubuh
Sekilas sangat angker lambang kekerasan
Bila terdesak bisanya cepat bereaksi
Tulang luarmu mengkilat berbulu halus
Hidup dihimpitan bebatuan dan katu lapuk
Menarik dipandangi dan sulit dipermainkan
Yaaa itulah logo bintang Scorpio
Bintangmu dan bintang kita semua
Rindu dikesunyian, by; Jofipasi 18102011

Jika rindu membuat hatimu sibuk
Jagalah rindumu agar jangan sampai redup
Bawalah ia kedalam mimpimu

Jangan kehilangan asa dirindumu

Ooh aku rindu…..!

Aku terlelap dirindumu nan romantis

Kerinduanku ada dibelahan jiwamu

Ia takkan menjelma dalam kata

Ia bersemayam disudut hati

Terlahir disetiap sudut mataku

Binar ayu sang penyejuk hati

Detak rindu semakin terpatri

Diantara belantara rindu dihati

Saat itu malam telah berganti sunyi

Elegi di Karang Tirta, by; Jofipasi 19102011

Mentaripun tak pernah ingkar
Setia menepati janji
Membawa sinar terang pagi
Gemuruh dan riuh burung camar
Bawalah damai dalam istirah

Sinar matahari menggoresan di khatulistiwa
Itulah goresan pedang para syuhada
Para sufi akan bangkit di tahta hati
Mentari bagaikan syuhada suci

Dia berjanji takkan pernah ingkar
Goresan mentari bagai darah

Menyeruak di ladang katulistiwa

Untuk ikrarkan satu keinginan

Yang tertanam dan berakar dihati

Tak kan berubah lindungi jiwa

Dialah sang sufi diladang hati

Sang kelana yang suci
Istirahmu demi kami anak mu

Ditepian pantai Karang Tirta

Masa kecilku terukir disitu
Bertahan dan Pasrah, by; jofipasi 20102011

Aku akan bertahan semampuku
Berat ringan mesti kutanggung jua
Tak mungkin kugantungkan nasib
Pada aral yang nyata merintang
Bukit dan lembah telah kulewati
Sungai berliku sudah kususuri
Duri dan onak harus kusingkirkan
Apapun yang akan terjadi…
Yaaa terjadilah…..!!!!

Ditepian telaga hati, by;jodipasi 21102011
Akhirnya kutahu dan menyadari
Saatnya harus memilih berdamai
Antara keinginan dan kenyataan
Biarkan mereka satu lenggang
Berjalan ketempat impian
Demi mencacah masa depan
Susah senang kunikmati jua
Meski penat dan jenuh merintangi
Semoga langkahku sampai
Ditepian telaga hati
Sepuasnya mereguk cinta

Walaupun ku hancur karenamu, by; jofipasi 23102011

Aaaach mungkin saja

Deru hati ini gelisah.

Oh angin sampaikan bisik hatiku

Ku akan tetap menyayang dia

Manalah mungkin menantang buih

Bilur keluh kesah merona jiwa

Kau hancurkan sebuah hati
Biarkan ku cari jalanku
Ooh angin tenggara

Bisikkan sayangaku padanya

Kan kucoba melupakan segalanya

Biarkan kucari jalanku

Menuju pelabuhan cintamu

Karena ujung perjalananku

Bias pelangi dihatinya

Ku yakin disuatu saat nanti

Kasih cintaku melingkar indah

Walaupun ku hancur
Karena mu……

Papua, by; Jofipasi 26102011
Papua negerinya siapa….
Berbagai ricuh makin nyata
Diadudomba di depan mata
Tetes darah selalu basahi buminya
Pekik lirih raung kelaparan rakyat
Nyanyian kasmaran bagi pejebat
Lalu kepada siapa kau mengadu
Di dalam hati aku selalu bertanya
Mestikah kita berhenti menghujat?
Ooh…..Papua….
Negerimu dari dulu…
Diciptakan untukmu bagai syurga
Tapi kenapa kau tercipta
Hanya untuk mereka
Sementara kau tetap melarat
Lalu…..Siapa…..?
Yang mesti bertanggungjawab

 

Mungkinkah jadi kenyataan, by; jofipasi 27102011

Kau yang dulu mencekam rindu dihatiku
Pesonamu mahligai bertahta berlian
Memabukkan pandangan mataku
Tak berkedip selalu terpana
Kala menatap senyumanmu
Hingga ku terbuai dilamunan
Hilang sudah semua logika
Ulah terpana pesonamu
Mabuk diriku siang dan malam

Bayangmu selalu ada disisi hati
Membuatku tercekam dikerinduan
Yaa.. aku tercekam kesendirian
Dalam kehampaan hati…
Yang tak mungkin kusembunyikan
Dan ingin kulepas cengkraman rindu
Kan kukayuh biduk cinta untukmu
Tapi… mungkinkah jadi kenyataan

 

Buktikan sumpahmu  pemuda, by; jofipasi 28102011

Yaaaa…. hiduplah pemuda

Ikrarmu masih saja mengelana

Terbawa kabut kebohongan

Dimana kau simpan keberanian

Mana suara lantangmu

Yang dulu kau pekikkan…

Majulah jiwaraganya

Mana buktinya?

Atur derap langkahmu

Agar kau semakin gagah,

Kepalkan tinjumu…

Sekeras baja dihatimu

Pompakan darah perjuangan

Dijantung perdamaian,

Hiasi hatimu…

Dengan pekik kemerdekaan,

Satukan tekadmu…

Berikan kami bukti keseriusanmu

Mengurusi negeri ini…

Menuju gerbang kemakmuran,

Enyahkan segala kenistaan

Dimuka bumi pertiwimu,

Agar hasrat hati kesampaian

Menikmati indahnya kemerdekaan

Satu dalam Ceria, by; jofipasi 31102011
Sepoi terasa lembut kau menyapaku
Disore hari nan terasa sejuk
Membangkitkanku untuk bersenandung
Bernyanyikan irama suara hati
Petang ini kudapati kedamaian
Menyatu dalam keceriaan
Selamat Soreee sahabat…!!
Rindu terkunci, by; jofipasi31102011

Dikau yang berbulu mata lentik
Iringilah pandanganmu dengan senyuman
Daku yang tak kuasa menahan gemas
Pada kerling matamu nan dalam menusuk
Ter-engah kuberlari mengejarmu
Semakin kau jauh tinggalkan diriku
Ku duduk terdiam dalam ratap
Pada air mata yang tak kunjung henti
Bias bayangmu selalu saja menggoda
Tutur katamu membuat khayalanku
Mestikan aku diam seribu bahasa
Hening tanpa berani berucap
Sayang… semestinya kau tahu aku rindu
Pada mata lentik ….
Selalu menggodaku setaiap beradu tatap
Rindu ini selalu terkunci

Merenda Hari, by; jofipasi 10112011
Ku mulai lagi sebuah perjalanan
Menyusuri bukit dan lembah
Dikeramaian bumi sangkuriang
Segala senyum dan sapa selalu menggoda
Kala beradu pandang walau tak sengaja
Sapaan nan ihklas dari nurani
Hantarkan diriku dimakna kedamaian
Pada sebuah hati nan merona merekah
Hingga pagi menjelang diufuk timur
Kusingkap tabir dari selimut
Menembus pandang kedalam kamar
Untuk memulai aktivitas baru
Mengukir hari-hari merenda bumi

 

Sapaan Pagi. By; jofipasi 14112011

Sebening hatiku menyambut pagi
Kutuangkan segala rasa dalam cita
Hamparkan senyuman kepenjuru alam
Tengadahkan tangan mengurai doa
Sang Pencipta…dengarlah segala pintaku
Pagi ini….!!

Kusapa pagi lewat nyanyian hati
Kutitipakan jua salam untuk para sahabat…!
Selamat pagi semua…!!!

Kidung Senja, by;Jofipasi 15112011

Seekor kepodang biru berpias kuning

Bernyanyi riang diujung dahan

Terasa kidungnya indah di senja hari,

Menemani hatiku bernyanyi,

Seindah fatamorgana hiasi senja,

Makin lama meredup tinggalkan senja,

Kidung ini berganti dengan lembutnya malam,

Lembut hati ini bernyanyi rindu,

Padamu yang sampai kini…

Aku tak pernah tahu isi hatimu

Namun tebarkan rindu menjelang senja.

Senja di bukit Surungan, by; jofipasi 17112011
Kunikmati sapuan angin senja
Menyentuh lembut disisi tubuh
Berdesiran dedaunan tepian parigi
Bunyi riuh jelas berhamburan
Ruang telingaku seakan terusik
Membuyarkan impian dikesendirian
Tak ada lagi sapa manja
Bercengkrama di parigi desa
Namun kini semakin jauh
Hanya bayang rindu menyesak dada
Teringat masa lalu dalam rindu
Hiasi jiwa kian menabur sepi
Dipenghujung sore kulihat pelangi
Seakan melingkari suara hati
Dan… akhirnya aku luluh jua

 

Terisak tangis menjelang senja
Kala kangen berderai dalam rindu
Berpagut dalam bulir airmata
Rindu ini sulit ku lerai
Kala senja di Bukit Surungan
Ohh Padang Panjang…..!

Aksara Tunarungu, by; Jofipasi 19112011

Jangan kau buang kesempatan
Mungkin ia akan berubah warna

Berilah langkahmu warna rambu
Aku akan setia menemani hari-hari mu
Yakinlah kita punya mimpi yang sama
Menunggu saatnya berbuah kasih

Dan bukanlah merenda petaka

Hari-hari mu bagiku bukanlah bisu
Biarlah mereka tak peduli aksara kita

Dijiwaku aksaramu menggores hati

Diammu selalu bergejolak rindu
Diammu penuh dengan makna
Diammu bagai titian asa nan pasti
Diammu penuh dengan rasa cinta
Sampaikan terus lewat jemarimu

Dendangkan aksara dengan bibirmu

Hingga kau puas mengungkapkannya
Kobarkan aksara batinmu pada dunia

Bicaralah dengan isyaratmu sesuka hati
Mengungkap segala harapan pasti
Menyibak keraguan agar mereka tersentak

Bicaralah tentang dirimu di aksaramu

Dan bernyanyilah dengan aksaramu

Agar mereka dengar nyanyianmu

Sebab aksaramu juga punya makna

(Salamku buat guru-guru SLB di Nusantara)

Pengakuanmu, by; Jofipasi 24112011

Biarlah wajahmu tetetap kau tekuk,

Sementara pengakuan hatimu telah kutahu,

Biarkan hati tuk saling bicara,

Saat ini kunikmati dulu pengakuan hatimu,

Terasa bagai nyanyian rindu membasuh hati,

Sejukkan kasih membelai raga

Hingga helaan nafas ini lega

Diri ini kan selalu ada untukmu selalu

Dan kan kupersembahkan padamu

Sebagai tanda kesucian dari pengakuan

Tak kan hilang tersapu gerimis

Sementara badaipun tak menggoyahkan

Pengakuanmu telah berakar dihati

Menancap menghujam kejantungku

Melilit sebuah hati hingga kepucuk

Terangi ladang cinta kita…

Berdua kita nikmati ranum buah cinta

Adalah bukti pengakuan mu padaku

 

Hapuslah air mata, by; Jofipasi 26112011

Awalnya aku tak ada maksud

Hingga kususun dalam bait kata

Tentang sebuah pengakuan cinta

Tetapi kata itu bermakna goresan hati

Jadilah untaian kata tercipta untukmu

Ingatan ku menerawang pada dirimu

Weny… pengakuanmu sangat menginspirasi

Semoga sedikit damai mengaliri nadimu

Tak perlu pujian atau menggugah hati

Semoga kau puas dikala membacanya.

Habiskanlah semua rasa penasaran

Walau kadang aku juga terharu

Pada kisah pengakuan polosmu

Kadang memancing tangisku terurai pilu

Perasaan yang lama kau pendam

Agar kau bisa mencintai dalam diam

Bait kata mengalir tak sengaja untukmu

Bacalah bila kau sudi pada kisah cintanya

Kisah romantikamu nan cantik romantis

Oh…tersenyumlah gadisku hentikan tangis

Sebab diwaktunya tiba ia kan berbuah manis

Doa ayahanda bersama mu selalu

Sedalam lautan hati nan menyimpan buih

Ingin kuhapuskan airmatamu…

Gertak mu, by; jofipasi 27112011

Oh ternyata kata-kata sumpah serapah

Yang kau tujukan padaku bak sembilu

Namun aku berusaha tegar mendengar

Kerna semua itu aku telah tahu

Hanyalah gertak sambal belaka

Sebab sedari dulu aku tahu dirimu

Memendam hasrat cinta bak telaga

Karena rasa cinta mengalahkan semuanya

Hingga kau tetap kubur rasa marahmu

Kau pendam di pusara hatimu…!

Biarlah dalam diam kunikmati cintamu

Seperti pernah kau ucap dulu

Yang kini begitu indah bertengger di hati

Di hatiku amarahmu selalu mereda

Tulus kasih sayang Ayah, by; Jofipasi 27112011

Untukmu putriku yang tumbuh dewasa

Gundahmu mengundang ayah menulis

Hingga akhirnya bait kata itu mengalir deras

Menyapa gadisku yang dirundung pilu…!

Maka kucoba berusaha sewajarnya

Memahami alur perkembangan sigadisku

Dikaulah permaisuri terkasih di hatiku

Akhirnya begitu indah di ujung penantian

So sweet….., masa remaja begitu indah

Jika dituliskan dalam bait kata-kata

Semoga ananda dapat rasakan kasihnya

Betapa bahagianya dihati ayah…

Bila senyuman gadisnya tersumbul manja

Kusembahkan sebait puisi yang indah

Perlambang tulus kasih sayang ayah

Padamu selamanya duhai gadisku

Kini baru aku tahu, by; Jofipasi 30112011

Dengarlah aku tuliskan dialog hati

Dengan pikiran aku mencoba menjawab,

Kenapa baru kini kau bisa kucemburui
Entah karena apaaku tak tahu sebab

Mungkinkah bisikan yang membuat aku tak percaya
Kumerasa jiwa ini telah merana,

Dan aku merasa telah kehilangan langkahmu
Tanpa kusadari cinta kita tidak seimbang,

Pada setiap lamunan aku tetap berharap
Hingga dirimu mampu meyakinkanku

Untuk ulurkan kata cinta di batas penantianku

Ketika cinta berlabuh didermaga hati
Menghampiri dan tak peduli usia diujung senja
Bahkan cinta lebih bermakna dan berarti
Oleh taburan kasih yang tersemai setiap hari

Sapamu sangat indah dan mengagungkan cinta
Dalam semaian benih nan bernas

Kini baru ku tahu sebabnya kau cemburu
Karena kumasih ragu tuk meyakinkanmu

Yaaa… semoga cinta menyapa tak pernah lupa

Jika kita bisa menikmatinya sepanjang hari

Tak akan timbul nista hati nyatakan luka lara

Kenangan Desember, by; jofipasi 3122011
Kenangan desember mengukir memori
Semuanya tercipta indah bersamanya
Larut dalam kenangan abadi
Kita berdua bercerita masa muda
Mengukir asmara di dalam hati
Larut dan terlena dibuai asmara
Dunia kita semakin indah terpatri
Peluk erat dalam jabat tangan
Kita berucap berdua selamanya
Tak kan ada yang memisahkan kita
Berdua selamanya….
Walau hari berganti tahun…
Kenangan Desember selalu nyala…!

Senyum Rindu buat Papa, by; jofipasi 4122011

Oh beginilah rasa kangen yang kau rasa Papa

Kini kamipun jauh… nun di ranah minang

Gadismu kini  mulai disukai teman lelaki

Semua akan nanda ulurkan untukmu

Asalkan papa bahagia dibaris senyuman ananda

Apa yang nanda rasakan di dada papa membara

Beginilah rasanya larut dalam rindu.

SubhanaLLah… selalu papa lantunkan di jiwa

Bahagianya gadisku ujudkan penantian panjang

Biarlah….meskipun papa jauh dari kami

Papa sadari dirimu mulai tumbuh dewasa

Semoga cinta itu tumbuh mekar dihati kita

Pautkanlah kasih sayang mama dan papa

Di hatimu…..kita selalu bercanda ria

Hingga hilang rasa pilu dan rindu

Semua ini untukmu wahai galah hidupku

Jauh di balik pulau di seberang sana

Kasih sayang Papa selalu terjaga disini…

Maka tersenyumlah… semoga kau bahagia

Disana… masih adakah rindu untuk kami?

Dalam bait puisi papa susun sebagai kasih

Oh… kapankah kita berkumpul lagi

Papa mengertilah akan gelisah yang ku rasa

Tetapi kami terus tersenyum untuk Papa

Tak kusangka alunan kata-kata mu bergelora

Mengalir bagai sungai mengundang gemercik rindu

Hingga dada ini sesak menahan badai hati

Doa demi doa mu berlantun dari mulutmu

Deraian air mata bukti kegembiraan gadismu

Selalu dan selamanya…Papa ku…!!

Bunga Liar, byl jofipasi 05122011
Oh bungaku rumput liar
Kau bunga rumput di trotoar
Hinggar bingar suara bising
Seakan tak lagi kau dengar
Terinjak tersakiti dan terlemparkan
Dari Kelengahan kau tertindas
Matimu lemas kandas dipermukaan
Semua acuh tak pernah hirau
Pekik lirihmu tak ada yg mau dengar
Bunga liar…kau bunga trotoar
Dari jalanan…bermandikan debu jalanan
Melepuh, kumuh, dan lusuh
Menjemput ajal menjelang

Mimpi satu episode. By; jofipasi 10122011

Seteguk air telah membasahi kerongkongan

Mengalir sejukkan dahaga dikala panas

Terasa tentram hingga ke ulu hati

Dinginkan pikiran nan sedang gundah

Seakan ku berteduh dipohon rindang

Hingga rasa kantuk menghampiri

Kubersandar dan tak berkata-kata lagi

Hanyut dalam dengkuran siang hari

Maka terhapuskan segala letih

Tersaput mimpi dalam satu episode

Gamang dihati kini mulai ceria lagi

 

Sekayuh dua hati, by; jofipasi 10122011

Kedekatan hati yang lama didera rindu

Maka kupampang foto dirimu

Agar tampak foto dirimu lebih menyala

Senyumanmu tak akan pernah redup

Selalu menerangi kisi-kisi hati dalam rindu

Walau kadang sinarnya temaram diujung senja

Namun sinarnya selalu menerangi seisi hatiku

Maka selalu kugapai peluk cium dirinduku

Kubisikan sebait kata-kata untukmu kasih

Agar sinar terang merona diantara kita

Berdua sekayuh biduk hingga ke telaga

Kubasuh bening cinta kita agar sejernih telaga

Mencipta damai diantara dua hati

Pujian buat Istri, by; Jofipasi 10122011

Aiiiih dikaulah sang pesona hati nan indah

Terhampar seperti pasir menginginkan buih

Di tepian hati nan gersang ku bertahan

Walau kadang sanjunganmu membuatku terlena

Aku yakin dan berhak mendapatkannya

Begitulah aku menghibur hatiku untuk tegar

Kusadari pujianmu memang indah sekali !

Terasa damai dinina boboki permaisuri

Parasmu nan cantik lagi pintar menggoda

Serasa dijantungku berdebar dikelonanmu

Terbayang suatu fiksi dan visual yang indah

Terlontar dari bait katamu saat berbagi cerita

Oh sayangnya baru sedikit ku meniti buih cinta

Air telaga yang sejuk telah mengikis dahaga

Tak ada lagi kata pujangga untuk sang kekasih

Semuanya indah di bait lagu jatuh cintaku

Semoga cinta sebening air ditelanga nan indah

Semerbak ditumbuhi bunga teratai berwarna jingga

Aku jatuh cinta yang kedua kalinya kepadamu kasih

Hidung bangirmu sarat makna hingga kumerindu

Dikau yang memanah hati dan temani tidurku

Selalu kubawa kamu lekat dalam dekapan rindu

Selalu bersama begitu mesra di relung rasa kangen

Mari nikmatilah rindumu dipenghujung malam

Dan tanyakan makna dalam lubuk rasa dihatimu

Gelombang rindu yang membalut dirimu dan aku

Oh…, cinta memang bisa penuh warna-warni rasa

Semoga cinta kita tetap sebening telaga

Disana… inginku hidup lebih indah dimasanya

Didada ini cinta menyatu selamanya

Pada ibu guru nan berambut panjang menggoda

Dikau selalu membuatku terpesona pada untaian kata

Inilah pujian untukmu sahabat tidur sekasurku

Kuberikan ke empat jempolku untukmu

Walaupun itu tak mungkin tapi kuhidangkan jua

Adalah tanda terimakasihku padamu.

Merindukanmu, by; jofipasi 14122011
Bersiap menunggu deadline dipenghujung asa
Hinga kutersambung kembali dibuhulnya
Menerabas warna pelangi nan mulai redup
Disaatnya kita mengerti makna kehidupan
Semestinya sedari dulu kita memahami
Dikala pikiran jauh melayang entak kemana
Ketika pasang surut menghiasi kehidupan.
Semoga sang pemilik segala keindahan
Memberikan kenikmatan bagi kita
Mengagumi lewat istiqfar dilidah
Terkadang selalu sulit dikendalikan
Mestinya ku menyadari dalam syukur
Agar semangatku selalu menyala padanya
Kata demi kata sengaja kurangkai
Bahwa aku selalu merindukanmu
Hingga di batas usiaku nanti
“Nyanyian Rindu” By; Jofipasi 14122011
Ketika nyanyian bernada rindu membakar hati
Serasa buncah dan galau bersahutan nyaring
Rinduku pada pematang sawah dilereng bukit
Sejuk mataku tertimpu di lembah hijau
Terbayang gonjong mesjid dan surau
Dendang bersahutan orang mengaji
Maka menetes air mata rinduku
Pada kampung halaman tumpah darah
Lama nian kau tak ku silau
Ooooh masihkah ada nyanyian siburung pipit?
Ditepi sawah tempatku melepas letih
Ditingkahi lenguhan kerbau pembajak sawah
Padi menguning harapan sang petani
Duduk bersandar dipematang sawah
Nikmati makanan dari tungku kayu api
Ohhh Rinduku…. aku mau pulang…!
Nantikan desah rinduku dipelukmu

 

Menjelang Magrib, by; jofipasi 20122011

Sore menjelang bedug maqrib
Bersendagurau dibawah lembayung
Lewat nyanyian kasidah di hati
Gemanya ayat-ayat suci berdengung
Mencubit dan bisikan kata tausyiah
Untuk bersiap melaksanakan kewajiban
Sholat adalah suatu perintah
Maka kan kubayarkan suatu keharusan
Agar hidup ini bermakna dalam iman

Cintaku di sana, by; jofipasi 21122011
Ketika kudengar ringkik kuda bendi
Bergema seluruh ruang sukma
Ringkiknya mengundang segala tanya
Pada alam raya dibentangan bumi
Membelah alam yang penuh kasih
Pada sebuah lembah disudut hati
Disanalah ku bersemayam merenung
Menjaga diri agar selalu dalam damai
Cintaku suci untuknya… disana!!
Rindu menyesak hati, by; Jofipasi 20122011
Alhamdulillah akhirnya sampai juga
Di tanah leluhur kampung halamanku
Rinduku bagai cadas pada orang terkasih
Dikau yang disayangi sepenuh hati
Kini rinduku meleleh terobati sudah
Rindu pada tepian mandi
Menanti canda dipancuran bambu
Bermain buih sabun ditelapak jari
Kala kisah dimasa lalu menyeruak di hati
Bisu dan kelu menyesak di hati
Oooo Tanah negeriku….

Kini aku kembali pulangmenemui rinduku

By; Jofipasi 030112

Pikiran boleh kemana saja
Tetapi hati ini ku pautkan disuatu tempat saja
Kami satukan hati berkelana
Kepenjuru dunia lang-lang buana
Hati kita berdua semakin mesra
Bercengkrama tentang apa saja
Mengukir dunia kita

Tertawa dalam manja sukma
Kasih hantarkan kita tertawa
Menikmati dunia…..
Penuh tanda tanya????????
Doa buat ibu guru By; Jofipasi 070112
Gugur dan berpulanglah pahlawanku
Kuiringi dengan deretan doa tulus,
Biarkan bunga cintatumbuh mekar dimakammu
Kan kutabur selalu ditaman hatimu
Duhai ibu guru kami,
Jasamu kan selalu terpatri
Dan nasehatmu akan selalu kami wariskan
Kepada penerus negeri ini…..
Doaku….”SELAMAT JALAN IBU GURU KU”
By; Jofipasi 070112
Walau lelah namun puas terasa
Kugeluti derita dari negeri tak bertapas
Dalam riam laut kunikimati gelombang
Agar buaian alun terasa nikmat
Sambil kusaksikan terumbu nan cantik
Hingga letihku sirna higga ditepi
Ku pandangi pasir putih dalam buih
Menepi bagai suatu nan pasti
Demi-demi by; Jofipasi
Kan kucoba menebar benih dalam lumpur
Agar berbuah bernas kuning tembaga
Kusingsingkan lengan nan mulai legam
Dibakar terik surya nan panas bara
Suatu doa yang selalu terucap
Berilah hamba secercah asa
Demi keringat nan tercurah
Demi kulit nan hitam legam
Demi dapur nan hilang asap
Demi kehidupan selanjutnya

Bila cinta mereda, by; Jofipasi 260112

Malam yang hening…..
Kelabu mencekam rindu
Menggantungkan angan dipucuk asmara
Dekap kasihmu tela sirna
Tersaput kebencian durjana
Apa mesti dikata bila cinta mereda?

Hati Lusuh by; jofipasi

Terbelit dililit nan kian melilit…
Menjerit dihantam badai pailit
Senyuman terkulum nan tergigit
Pedih perih keujung nyeri
Hingga terduduk lesu dikelusuhan
Hati lusuh dan jiwapun rapuh
Melepuh tak berdaya
Semua hilang terbang melayang
Wuuuuuffffffsssshhh…..

Tempua, by; Jofipasi 22012012

Disini di kota kelahiranku
Ku coba renungi diri dipagi hari
Tak terdengar kicauan burung
Tak terdengar gemercik air
Tak ada lagi kecipak kerbau di sawah
Semua hilang dalam sunyi
Nuansa alami alamku hilang
Kemanakah mereka pergi?
Alamku kuni hilang ke asrian
Tergantikan deru mesin lalu-lalang
Pohon kelapa tak dihinggapi tempua
Kicaunya tak lagi ku dengar
Sarangnya bergantungan diujung dahan
Rinduku melihat burung tempua

Asa ditepi karang, by; Jofipasi 31012012

Pekerjaan tak pernah henti
Selalu menumpuk didedpan mata
Sementara pikiran jauh melayang
Pada hamparan asa yang teringgal
Mungkinkah kan kukejar dengan sampan
Sementara gelombang siap menrjang
Namun karampun adalah resiko yg harus ku hadang
Aku menerjang badai dalam lamunan gelombang
Hingga terlihat pantai ditepi karang
Yaaaaa begitulah tekad ku…!

 

Nyanyian tak sampai, by; jofipasi 010212

Panas menyengat dikulit legam
Bagai bara menyamun tak berdaya
Rintih lirihpun tak terdengar
Kalah oleh deru mesin
Hingga ratappun terhenti
Dipenghujung ketakpastian
Air mata duka mulai mengering
Kasat dan lamur di pandangan
Menanti ajal jemput nyawa
Raganan lemah terkulai letih
Nyanyian camar berganti lesu
Pada dosa-dosa tak terampuni
Ratap diri tiada henti
Menyeru dunia, di syurga abadi

Nyanyian berlagu tak sampai

Ingin ku berlabuh, by; jofipasi 13022012

Dimanakah tepian pantai yang ku impikan?
Akankah derita ini kan berlabuh?
Latih dan penat diamuk riam berkarang
Digulung gelisah menghempas raga
Sauh dan jangkar dihanyut gelombang
Oh….enyahlah dan jauhkan derita
Hantarkan daku dipantai impian
Aaaaa……miiiin….

Kuuuu jemuuuuu, by;jofipasi 14022012
Serasa Kesabaran hamba telah mancapai ka puncak ikhlas,
Menggeretak badan maka layuah lah segala persendian.
Semoga Badai berlari dari ruang hati…..
Gantikanlah dengan seulas senyum ceria
Bersemayam selamanya
Agar detak jantung kembali teratur
Hingga duniaku kembali tertawa
Nikmati anugerah sang pencipta
amiiiin….

Aral dan Onak, by; jofipasi 17022012

Kini kurasakan kebahagiaan

Dan kebesaran sebuah hati

Mesti selalu kupupuk

Agar ia berbuah manis.
Kesadaranmu akan suatu kekeliruan

Yang membuat rumah tangga org lain gelisah resah

Adalah suatu yang sebelumnya tak kamu sadari

Sebenarnya akan menimbulkan masalah.
Namun hati ini masih lapang menyikapinya,

Semua patut ku syukuri dihati

Semoga keihklasan ini selalu menyertai

Agar bathin ini tanpa terganggu

Karena aral dan onak nan menyiksa…..!!!

IKRAR JOFIPASI, 02032012
Di tahun 1990 mereka telah memipilih
Mereka wujudkan sebuah nama abadi
“JOFIPASI” mereka ukir berdua
Menyatu dalam satu sukacita
Tuk harungi samudera cinta
Menuju sebuah dermaga impian
Damaikan hati mereka berdua
Selamanya…..!
Amiiiiiiin

Ingatkah kasih, by; jofipasi 06032012

Oh semua masih kuingat kenangan manis bersamamu,

Kala hati dan seisi jiawaku menyatu padu bersamamu,

Akhirnya hening dalam helaan nafas panjang memburu,

Lenguhan manjamu menggelitik di telingaku,

Terkulai lemas dalam senyuman bahagia….

Sementara rasa hati ingin selalu

Mengingat tentang kisah yang pernah ada

Tapi entah mengapa Amnesia ini

Senantiasa singgah disetiap detik waktuku pada mu

Ooooh Amnesia durjana

Dikau yang memudarkan ingatan kasihku

Enyahlah dari orbitmu nan salah lokasi

Biarkan dia bermanja bersama memori dimasa itu

Masihkah kau ingat kala itu?

Pengadialan dan PK Cinta, by; jofipasi 07032012

Yang hujan turun lagi….
Di bawah patung hitam kita berlindung
Basah rambutmu dan basah cintaku

Ku hapus dg saputanganku

Kita bercerita tentang istana cinta

Walau tantangan restu orang tuamu

Kuhantarkan kau menuju istanamu

Oh tak kuduga sedari mula

Ternyata bapakmu menantiku dengan sapu
Oooooh malangya nasib cintaku
Kemana mesti mengadu…!
Pengadilan cinta hanya diam membisu
PK cintaku menanti jemu

Tak tahu tempat ku mengadu

Maco Patai Tempe, by; jofipasi 08032012

Kucoba bertanya pada selera

Melangkahkan kaki menuju pasar kaget

Menjumput 3 papan petai bernas

Memilih ikan kering

Dengan sepotong tempe

Satu Ons cabe keriting merah

Didapur rumah kost aku berjibaku

Siapkan segalanya di wajan gorengan

Sambil menggoreng ku gerus cabe

Semua bahan diaduk di kuali

Hinggarona dapur menwangi

Pagi ini kunikmati hasilnya

Sederhana tapi nikmat nian

Oh maco patai tempe….

Bikin lidah ini bergetar

(Sahabat yuk sarapan….!!)

Senja, by; jofipasi 12032012

Senja yang damai…!

Kududuk bersandar di beranda

Lantang pandang menyapa senja

Terpana pada karuniaNya

Bunga di hati mekar menjelang senja
Semerbak wangi menerpa kita berdua

Tali kasih kita semakin erat

Saling membelai dalam senyuman

Oooh indahnya fatamorgana senja

Sinar cintamu lukiskan siluet dihati kita
Disana ada gelora jiwa membara
Rajutan cinta ini belum usai

Terangi ruang hati ciptakan damai
Bahgiaku dan bahagia mu
Menyatu selamanya….!

 

 

Pagi Ceria, by; jofipasi 13032012

Kumulai aktivitas dipagi ini
Semoga Allah meridhoi ku
Kan ku pungut satu-satu
Mengurai kusut agar selesai
Pada arah titik terang…
Walau dalam lorong nan gelap
Cahayamu kan ku jadikan panutan
Agar diri ini sampai dipintu goa mu
Hingga ku nikmati terangnya dunia

Bismillahirrahmaaanirraaahiiiim…..

“Terjebak di Lorong Hati” by; Jofipasi 18032012
Ingin rasanya ku berlari mengejar mimpi
Namun letih dan penat sangat menghantui ku
Berlari dalam bayang-bayang sunyi
Sepi dan hening menyusupi relung hati
Dalam riam gelombang hati membisu
Tercampak teraduk-aduk tak berdaya
Mempecundangi diri ini dalam tawa
Tak ada yang bisa untuk kugapai
Karang terjal ini curam berbatu tajam
Nyaliku ciut terpaku sedih
Berontakpun tak mungkin kulakukan
Bibir jurang terlalu dalam untuk dituruni
Oooooh biarlah jurang dalam menjadi saksi
Kucoba turuni tebing bayang diri
Merangkak di lorong hati nan terjal
Agar kusampai ke dasar hati
Kan kusingkap rahasia yang belum terjawab
Kubersorak pada alam raya dan awan biru
Bawalah aku terbang bersama mu
Agar letih diri ini sedikit terobati

“Kugamit Rindu dan Doa” by; Jofipasi 18032012

Masih membayang dipelupuk mata

Manakala dikau terbaring lemah

Di atas divan rumah sakit itu

Keluhkan rasa sakitmu makin tak terperi

Dalam rintihan dimulut terkatup

Kau bertahan menahan sakit

Kini bayangmu kian menyusup api rindu

Kulihat kau melambai ke arahku

Dalam senyuman kau menyapa

Aku sahabatmu membatin rindu

Ooh adakah rindu ini untuk ku?

Atau rindumu utk dia yg telah pergi selamanya?

Mestinya rindumu ku kirim dalam doa-doa!

Agar kau tenang disisiNya!

Kan kujemput dikau dipintu Syurga

Kugamit rindu ini selamanya

Pagi ini mendung di kota ku

Lamunan, by; jofipasi 20032012

Gerimis hujan menghiasi langit

Basahi jemuran hati nan mulai kering

Lembab menembus pasti

Gemeretak di kebisuan

Lamunan terbang jauh

Di awang-awang masa silam

Pada bocah kecil yang kedinginan

Dia bertudung daun talas

Sambil melipat tangan di siku

Di pematang sawah dia menunggu

Gerombolan bebek berlari riang

Mencari makan di pagi yang dingin

Ekspresi ku, by; jofipasi 23032012

Bila aku tak tahu lagi
Apa yang musti kulakukan?
Namun doa dan sujud selalu ku lakukan
Tiada lagi tempat mengadu
Dan hanya kepada mu ya Allah
Berilah kekuatan diriku
Amiiiiin…….!

Satu dalam Seribu, by; jofipasi 25032012

Kala mentari menyeruak kejendela kamar

Seakan ia menyapa ku dipagi ini

Kumencoba bangkit dari pembaringan

Melangkah kesudut ruang hati

Lambat samar kudengar syair lagu

Syahdu menenangkan hati

Kusambut pagi nan ceria

Dengan bernyanyi riang

Bersama burung pipit di dahan kayu

Janganlah bimbang ragu

Karena cintaku hanya untukmu

Satu dalam seribu

Seruan kasih dimalam sunyi, by; jofipasi 26032012

Diujung malam menjelang lelapku

Ku hadir dengan puisi nan indah

Menambah cerah sunyinya malam

Diantara pernak pernik cinta kita

Selalu ada di jiwa memacu gerak kasih

Kala hati bernyanyi menyambut pagi

Maka ku terpaut pada pilihan hati

Hingga aku terjaga dimalam itu

Menyeru hatimu hingga mimpi bertemu

Memang cinta kita bagai permata

Yang tak pernah kehilangan kilaunya

Semoga jembatan hati ku terbingkai indah

Menggema menyeru belahan hatiku

Nan menanti diseberang jembatan itu

Hanya untukmu, By; jofipasi 27032012

Oooooh indahnya perjalanan cinta dikala senja,

Biarkanlah uban menumbuh dikepala

Sebagai saksi tulusnya cinta

Kala suka dan duka menggelimangi hidup

Cinta ini kerap meraga diri.

Rasa rindu kan tetap menyala

Nikmati hidup penuh makna

Raga ini kan ku balut dengan rindu

Agar cintaku selalu terpatri dihatimu

Akan kupeluk erat sepenuh hati

Dan bila saatnya nanti

Kita masih tetap memadu kasih

Hingga lanjut sampai anak cucu

Karena Allah pun tahu takaran cintaku

Hanya untukmu selamanya

Kugapai dilumpur Kehidupan, by; Jofipasi 03042012

Hari ke 3…..masih belum ada kejelasan
Kian terasa hambar dan menyiksa
Mengulir bingkai hati di dinding kehidupan
Titik pandangku kian lamur dimakan umur
Hingga ingatan ini kembali pulih
Kuterawangi berbagai makna hidup
Kian jauh ternyata ia kian berlari
Menjauuuuh…
Jauuuuuh dari gapaian diri
Membayang dalam genangan air telaga
Membenamkan hatiku yang selalu terluka
Tak tahu mesti berenang tuk bangkit
Dijeram lumpur ku tersangkut
Hanyuuut dalam gapai
Tak ada yang peduli
Diri ini sakit dan merintih
Berjalanpun mulai tertatih
Oooh…. beginikah uzur…?

 

Strocke ke masa lalu, by; jofipasi 10042012

Sore ini kau datang tak sengaja

Menjelang senja ku lihat berkas cahaya

Sinarnya kian lamur menyesak lantang pandang

Redupkan mata yang berbinar di bias kegelapan

Perlahan namun merayap kepastian di tubuhku

Kegundahan temani jiwa yang kian menciut

Bayang-bayang senja kian menghilang

Berganti dengan putaran bias bergumpal

Bias bergelombang bagai tornado meluluhkan ku

Aku terombang-ambing di arusnya

Dunia nan indah kini berputar gelap

Segelap hatiku nan mengundang tanya

Hingga ku bertanya “kenapa diri ini?”

Kau kian meredupkan segala impian diri

Akankah duniaku akan berakhir karena mu?

Sementa ambisiku kau biarkan terbengkalai

Kau bawa kemasa lalu…

Dan kini semua telah hilang…

Strocke dan vertigo dan Zikir, by jofipasi 16042012

Riuh berdentang bunyi gentamu

Gerak pedati sais renta….

Berjalan tertatih di kubangan jalan

Menghela muatan menghantam koral

Badanmu kian nelangsa jiwa

Pandanganmu kian melamur mata

Tetesan peluh tak kau hirau

Makin lemah dan kian lelah

Membutakan mata dunia ku

Ragaku juga kau lemahkan

Kaki dan tanganku telah hilang daya

Letih menyeret setiap mau bergerak

Dan kau jatuhkan fonis dan ujian

Terdengar berat…dan aku terhempas

Dihyamparan asa yang kian teertunda

Strocke dan vertigo menghajarku

Memberi pelajaran baru dan pasti

Menyentakkan rasa iman ku…

Pada zikrullah…..!!!

Mimpi ku pada awang-awang diri, by jofipasi 23042012
Terkejut takjub bergelegar kebimbangan
Beribu kegalauan sulit ku usir
Pikir sehat ku kian menjauh
Raga nan kuat mulai melayuh
Tak ada kata-kata puitis tercipta
Mengikis pasir di badai gurun
Sahara hati kehilanagan sabana
Luasnya mega membuat gulita
Oh dunia ku….
Bawalah diriku menghantam riam
Agar gelombang menjadi sahabat
Dalam jabat hatiku luruh
Pada mu… kasiiih!!!!

Strocke ke masa lalu, by; jofipasi 10042012

oleh Jofi Pasi pada 23 April 2012 pukul 20:25 ·

Sore ini kau datang tak sengaja

Menjelang senja ku lihat berkas cahaya

Sinarnya kian lamur menyesak lantang pandang

Redupkan mata yang berbinar di bias kegelapan

Perlahan namun merayap kepastian di tubuhku

Kegundahan temani jiwa yang kian menciut

Bayang-bayang senja kian menghilang

Berganti dengan putaran bias bergumpal

Bias bergelombang bagai tornado meluluhkan ku

Aku terombang-ambing di arusnya

Dunia nan indah kini berputar gelap

Segelap hatiku nan mengundang tanya

Hingga ku bertanya “kenapa diri ini?”

Kau kian meredupkan segala impian diri

Akankah duniaku akan berakhir karena mu?

Sementa ambisiku kau biarkan terbengkalai

Kau bawa kemasa lalu…

Dan kini semua telah hilang…

Dirampas oleh stroke

Nan membawa ku kemasa lalu

 

Awang-awang Mimpi, by; Jofipasi 23042012

Mimpi ku pada awang-awang diri
Terkejut takjub bergelegar kebimbangan
Beribu kegalauan sulit ku usir
Pikir sehat ku kian menjauh
Raga nan kuat mulai melayuh
Tak ada kata-kata puitis tercipta
Mengikis pasir di badai gurun
Sahara hati kehilanagan sabana
Luasnya mega membuat gulita
Oh dunia ku….
Bawalah diriku menghantam riam
Agar gelombang menjadi sahabat
Dalam jabat hatiku luruh
Pada mu… kasiiih!!!!

Pagi Jum’at ku, by;jofipasi 27042012
Ku lihat langkisau duujung pandang ku
Berkelebat bergulung kian dekat
Seakan siaga mermuk diri
Oh mestikah ku berlari….?
Menghindari dalam kelemas raga
Tertatih ku tak berdaya
Tetapi mestikah jug ku pasrah diri?
Sementsara dada buncah dan gelisah
Bagaimana aku mesti melangkah
Tuhan….. yoloooong hambamu
Padamu aku mengadu
Bawalah langkisau ini berlalu
Jauhkan dari pandangku…
Amiiiin…

Teraphy, by; jofipasi 28042012

Merenda langkah d SLB Kasih Ummi
Menyeret ingsut di bak pasir panas
Tertatih biarlah begitu saja
Asal bingkai usang terjaga bilah
Sayatnya masih meraga jingga
Relung hati tertegur sudah
Sapamu inadah pagiku ceria
Salam untuk kalian semua!!!!

Untuk Diriku by; jofipasi 02052012

Biar kucoba tenggarai diri
Yang kian larut di hiba hati
Karat usang kian mengikat
Besi di hatiku kian layuh
Menjauh dan mengasingi
Ratapan ambisi kian memudar
Bagai bayang-bayang tak bertepi
Namun pikir hsati ini masih bergejolak
Pingin ku kujar ambisi di balik mimpi
Akankah dia masih menyimpan janji?
Oh… bayang diriku……
Beronalah di kisi-kisi hati ku
Ku tak mau bayang fatyamorgana
Membawa sepenggal derita
Dengarlah do’ku Tuhaaaaaan…..!

Biduk kecilku, by; Jofipasi05052012

Oh biduk kecil jg kau ragu menantang riam,

sebab gelombang badai telah kau leawati,

maka nikmatilah perjalanan

jangan lupa memberi warna hidupmu….

Hantrarkan haluanmu ke pantai i mpian,

yang telah kita tetapkan berua,

selamanya…..

“DITEPIAN HATI KUBERNYANYI” By; Jofipasi 05052012
Riam gelombanag tersapu angin bersama buih
Badai gelombang menghemopas badai ditepian pantai
Pantai berpasir putih kemilau dipagi hari
Angin dan gunung menyambut riang
Cadas yang kasar menghujamkan krista
Krista cinta mentatukan isi dunia
Hingga ditepian hati berwarna cinta
Menyingkirkalah segala gundah gulana
Gantikan hati ini selalu ceria
Setulus hati ini bernyanyi sambut pagi
Untuk meresapi rasa ditepian hati

Membakar Mimpi, by; jofipasi 07052012

Jalan pagi membakar lemak tubuh
Joging di rel statis sambil latihan menggenggam
Walau terasa berat harus dikuatkan hati
agar semagat tidak lemah
Semoga bisa kulewati
Karena kuingin mengejar mimpi

Mencreeet…….!, by; Jofipasi 08052012
Empat hari ngak lancar BAB terasa menyiksa
Perut buncit perasaan ngk karuan
Stres mulai meninggi dan emosional
Dua bungkus garam inggris beraksi
Menggeledah semua yg mengganjal
Meleburkan bercerai berai
Rudal bagai tornado memompa usus
Uuuuuuh…..mencreeeet……!
Lemas dech….!

“Malas mikir  By; jofipasi 08052012″

Aaaaach kenapa jadi malas mikir….?
Daya pikir kok bersamaan daya ingat
Oooooo merusak….
Otak serba bertabrak…
Sana sini saling sentak, bentak, gertak
Iiiiih sakit otak….
Pelak dech….!

“MARI NIKMATI; BY jofipasi 08052012”
Di awal senja ku mengudara lewat kata hati
Ketika sinar mentari mulai merebah bumi
Terasa syahdu nikmat alam sore ini
Berbagi dengan nikmat yang kita tuai
Penganti dahaga kala berbakar matahari
Kini nikmatilah hidup ini
Mari nikmati kisah hidup ini
Mari nikmati cinta kasih ini
Mari nikmati damai di hati
Mari nikmati hari psati kan berganti
Esok pagi kan kita jelang lagi
Mari nikmati kisah kasih hidup ini

Selamat pagi dunia by; jofipasi 09052012

Mentari pagi telah bersinar lagi
Hati ini terasa bersih dan jernih
Kala kuhirup udara dan embun pagi
Oh Leganya tiada dua
Nikmat Allah
Untuk semua penjuru dunia

Kebeleeet,  By; Jofipasi 11052012

Kebelet ada berapa macam sich….?
Gimana rasanya enak ngk ya?
Trus apa yang bisa dilakukan agar bisa kebelet?
Adakah perasaan cinta dan nafsu jika kebelet?
Uffffhhhhsssssssssss Preeeeets….!

Oh …Pasir Putih Bungus, By; Jofipasi 12052012

Indah terhampar pasir putihmu
Elok ku pandang menebar pantai
Berkillau kala disinari surya
Sinarmu merasuk sukma
Berseri dengan kicauan burung
Bernyanyi menyambut Pagi
Sapa siamanang penghuni rimbamu
Didedaunan rindang berkejaran
Nikmati deburan ombak membawa buih
Pancarkan pelangi awali pagi
Kan selalu kukenang
Semoga abadi….

“Sebaris Rindu Untukmu” By; Jofipasi 12052012
Masih banyak yang ingin kuperjuangkan
Karena ambisiku telah tertambat di tepian hatimu
Maka sebaiknya segera kan jumput temani dirimu
Dikala sepi menggigit sepi seorang diri
Mari rengkuhlah tanganku dan bernyanyi
Kita gantikan lagu sepi….
Getarkan riuh gempita sambutlah
Hari ini ku tak sendiri lagi
Dan ku ingin bersamamu selamanya
Sayaaaaang dengarlah pintaku
Setulus hati ini ku memujamu
Dengan sebaris kata rindu…..

Pagi By; Jofipasi 16052012

Semoga pagi ini terasa indah
Damaikanlah hati kami
Terangi pikiran hamba
Yaaa Allah
Tunjukilah kami akan kebenaraMu
Bukakkanlah pintu ilmu untuk ku
Berikanlah kesehatan dan kekuatan iman
Pada hambamu nan lemah
Tiada daya hamba untuk menyamaiMu
Kesempurnaan hanya milikMu
Maka ampunilah hambaMu
Amiiiin…!

Mengapa……..? By; Jofipasi 20052012

Pucuk-pucuk ilalang mulai mengering
Didera panasnya mentari membakar bumi
Kering dan hangus terbakar si raja siang
Aspal di jalananpun meleleh dan melepuh
Tak terlihat lagi kaki-kaki telanjang
Tak kuat menapaki panas terhampar luas
Sawah dan huma mulai kerontang
Kemana lagi kami berladang
Ambisiku kini mulai terhanyut
Tergantikan deru mesin lalu lalang
Tetapi bagaimana mesti ku bayar
Hutang melilit ….
Dan aku kelaparan…
Dinegeri nan subur makmur
Tongkat kayu dan batu….
Menjadi semakin berat dipikul
Oh mesti mengapa?

‘BERDUA SELAMANYA’ by; jofipasi 25052012
Masih rapat tersimpan dimemori ini
Kenagan melarung diri diantara rimbunnya alam
Masih kusempatkan berdua mederai kasih
Sahaya cinta merebak syukma
kita berdua merajut tali kasih
Diantara rindang alam burung berkicau
Kau dendangkan kasih cinta dialam nyata
Semua terasa bersahabat mesra
Tiada kasih dan kata yang mendua
Diirama cinta kita masih bersama
Bermanja dalam sikap dan kata
Menapaki kisah kasih nan akan kita ukir
Di dinding kasih yang kan kita pahat
Sebagai prasasti cinta alami kita
Berdua kita selalu bersama….!

“Bersatu dalam jiwa” By; Jofipasi 04062012
Bertemu lagi kawan di masa muda belia
Ingatan menerawang kemasa silam
Gurat wajah membiaskan masa lalu
Hanyut dalam canda tawa
Larut dalam cerita suka dan duka
Membalik memory berlapis masa
Oh indahnya masa muda
Dia telah mngukir masa
Namun kenangannya masih terasa
Kini hanya tersisa dipelupuk mata
Tak akan terkikis alam raya
Bersatu dalam jiwa….!

“Sanggupkah” 10062012 by; Jpfipasi

Oh mengapa gelap diawan biru

Sementara bias syurya baru muncul

Hamparan rasa duka mulai beranjak

Menghibur rasa galau nan mendera

Mungkinkah derita menghias duka

Sementara bening hati tak tampak

Gelombang cinta menghempas dada

Oh mungkinkah daku bisa menerima

Duka lara ini bersimbah derita

Tergolek diperaduan….

Oh sanggupkah aku…

Terlambat.By; Jofipasi 15062012

Aku terlambat menyapa dirimu

Pada hal bias wangi parfummu menggoda diri

Semua sesal tak mampu kulontarkan

Karena alasan tak bisa ku berikan

Hingga rasa sesal kurasakan

Alibi yang ku buat juga tanpa kenyataan

Maka ku parkirkan perasaan gundah

Dimalam kelam tanpa purnama

Berdiam diri menikmati kesal

Hingga hilanh galau di hati

 

“Jurai hati, By: Jofipasi 22062012”
Tebing tinggi berjurai pandan berduri
Berdesir kerisik diterpa angin
Berkejaran ditimpali tebing
Menjulai ketengah anak air
Alunan suaramu berpadu
Lembut dihatimu nan damai
Menata hari ….
Bersahaja demi alam
Bersapda pada manusia
Jagalah damaiku walau sejenak
Kugantungkan hidupku untukmu
Ditepi tebing terjal ku bergelaut
Agar panoramaku tetatp kau nikmati

Siulan Pagi, by; Jofipasi 12062012

Gemercik air pancuran jelas ku dengar

Siulan burung riang menyambut pagi

Terbang bergurau diujung ranting

Lenguha kerbau dipamatang sawah

Langkah gontai bocah pengembala

Ditepi rimba lereng bukit

Menyapa pagi riang hati

Dengar dendang tawa berderai
Nyaring membentur dinding hati
Biasnya menggema diruang dada
Gemuruh rasa bangkitkan gelora
Penuhi jiwa bak sangkakala
Bagai dunia nan selalu ceria
Menghibur seluruh penjuru dunia
Iringi tawakal dan ridhoNya

Terlambat, by; Jofipasi 15062012

Aku terlambat menyapa dirimu
Pada hal bias wangi parfummu menggoda diri
Semua sesal tak mampu kulontarkan
Karena alasan tak bisa ku berikan
Hingga rasa sesal kurasakan
Alibi yang ku buat juga tanpa kenyataan
Maka ku parkirkan perasaan gundah
Dimalam kelam tanpa purnama
Berdiam diri menikmati kesal
Hingga hilang galau di hati

“Sesal Hamba” by; jofipasi 27062012
Kenapa nafas ini terasa berat
Bagai raga tak berbalut diri
Kering terombang ambing
Gelombang badai terasa
Memberondong setiap lenguhan
Tersekat perih bagai sekarat
Mungkinkah duniaku kiamat
Ku tak sanggup bermunajjat
Bibir ini kelu dan lunglai
Terekulai dalam badai
Bathin buta bergelut dosa
Tak kuasa bermohon doa
Prahara dosa kian menghina
Oh dunia hina dina dalam dosa
Terkapar dan tak berdaya
Sesal diri kin mulai terasa
Tuhan masihkah ada
Kata maaf bagi hamba?

“Semakin Lelah”, by; Jofipasi 28062012

Gontai langkah si bujang tanggung

Langkahnya ragu-ragu tak pasti

Menuju gerbang sekolah negeri

Tak percaya pada diri

Hilang arah pendidikan diri

Merata panci dan kuali ummi

Tanak nasi selalu basi

Oh nasib sekolah anak negeri

Selalu kalah dinegeri sendiri

Layuhkan langkah

Patahkan cita-cita

Hancurkan perjuangan

Lelah….lelah

Dan makin lelah

Hilang musnah semua asa

Lumpur ini kian menganga

Benamkan diri patah asa

“Langit biru di pagi Jumat”29062012
Bias-bias awan bergelayut di pipi langit
Cerahnya wajah bersih langitku
Ada segaris aurora mengurai manja
Semburat lembayung dipagi ini
Naga-naga hati berkata kemana
Mencari hakikat hati nan terluka
Membawa puing-puing nestapa
Pada aral merintang jiwa
Hingga ku sampai pada Nya
Bagai petunjuk diri….
Nan hina Dina…
Allahuakbar….
Tuhan…
Aku menyapa Mu
Di pagi ceria…!

 

Rela, by; Jofipasi 16072012

Bening-bening serasa arus hati mengalir
Deras melintasi jeram dan tebing belukar
Walau riam dan gelombang tercipta jua
Kita nikmati permainan alam
Sejuk terasa di bawah hujan
Hantarkan rakit kayuku di muara impian

Hingga letih dan lelah tergantikan
Bayang-bayang pamrih kan diterima
Setulus hati…..
Dipalung gelammu
Dilubuk hatiku
Aku…Rela.

Info buat si Galau 21072012
Gigitlah pelatuk granat bila kau suka….
Selanjutnya telanlaj itu granat
Maka meledaklah dirimu..
Terkoyak centang parenang
Semoga tujuan terakhirmu kesampaian
Selamat menunju neraka impianmu
Galau hati telah menghancurkanmu
Berseteru diluar kemampuan
Tiada jawab nan menyelesaikan
Galau, galau, oh galau…..!

Mengenang dikau; by; jofipasi 30072012

Mengenang dikau…..
Semua nan indah tentang kita
Berdua bercerita tentang asmara
Tepian tebing pantai yang kurindu
Saksi bisu yang kini telah hilang

Diterjang banjir kota Padang
Bukti kasih cinta kita dulu lebur
Menghapus kenangan masa lalu
Terkubur bersama lumpur

Mengenang tebing cinta
Biarlah kau runtuh dihantam arus
Namus arus Cintaku kian kokoh
Biarlah jejaknya Hilang
Namun jejak cinta dihati terpaku rapat
Dempetkan kasih bertali sutra
Benteng hati berkasih sayang
Untukmu cintaku…
Mengenang dikau
Indahnya selalu terbayang

Jelang ramadhan, by; Jofipasi 12072012
Kini ku terduduk diam dalam lenguhan nafas panjang
Wajah kekhawatieran diri serasa melingkari
Bayang-bayang dosa masa lalu menghimpit jiwa
Sementara Ramadhan kini mulai menjelma
Persiapan diri belumlah cukup memagari diri
Oh….akankah berlalu begini?
Tanpa ada rencana….
Jawabnya ada di dada….
Dan wajib kan ku cari jawabnya…!

Do’a hamba di pagi Jumat, by; Jofipasi 13072012
Berlari mengejar waktu yang terbuang….!
Konsentrasi, letih tak terabaikan
Pontang panting menghampiri mimpi
Terhanyut dan terbenam di liang sempit
Kain putih tak bertepi teman setia

Sambil m,enanti hasap dan hijab
Tanyai Badan dan raga nista
Hilaaaang….
Rasa tanggung jawab tak bertepi
Kabut jelaga bermuatan dosa
Dunia dihuni sementara
Jelaga-jelaga nista dan dosa
Jauhkan dari jiwa hingga sangkakala
Datang menggetarkan Aroma neraka
Sujut dan ampuuuun penguasa dunia
Lindungi hamba darin dosa nestapa
Amiiiin…..!!!

Mari nikmati ikhlas, by; jofipasi 26072012

Panas seharian telah ku tahankan
Letih dan lapar telah ku ni8kmati
Berjibaku dengan iman telah kugumuli
Beerlari menuju panji dan pilar dihati
Membangun rasa-rasa….
Hingga kemenangan itu terwujud
Ukuran jiwa iringi ikhlas

Memory usang by; jofipasi 30072012

Oh memory usang ku
Kesetianmu padaku tak pernah usai
Walau letih dan penat menemaniku
Namun dikau selalu temani ku
Walau aku
Terkadang resah
Melihat kondisimu
Kau tetap tersenyum…!

Tak Ngerti, by; Jofipasi 03072012
Bingung mau bikin status apa ya hari ini?
Kutanyankan diriku tapi tak berjawab
Mestikah pikir ini kuhentikan hingga disini?
Sementara status teman-teman pada bermunculan
Walau kebanyakan hanya berisi galau hati
Tapi dia sudah menoreh tulisan pelerai diri
Bagi diriku tak ada apanya…
Artinya….kusadari hari ini
Aku kalaaaaah…..!
Meski pertehuan yang tak jelas
Aku tak mengerti….
Tak terpikir….
Tak berambisi
Terjebak di makna diri
Mungkin juga…
Dan mungkin….
Pasti karena aku tak ngerti

Memujamu, by; Jofipasi 14082012

Biarlah bergelayut letih dan lelah

Asal raga nan lemah ini kembali tegar

Hingga ranah hatiku terpagar kokoh

Kan ku bentangkan didnding hati baja

Senarai kupersembahkan pada dikau

Wahai dsang pemilik kasih hati….

Lihatlah kakiku bergerak menantang alam

Berilah kekuatan di raga yang hilang ini

Tuntunlah Hatinya pada untaian asmamu

Tautkan serasa hati di keluarga sakinah

Larungkan salah dan kilaf tak disengaja

Kembalikan hati ini sesuci embun pagi

Beningkan pandangan sejernih telaga zam-zam

Semoga Dia disana…mendengar

Rintihan hatiku tak pernah henti

Memujamu…..

Ya Allaaaah….

Manisnya Asmara, by; jofipasi 27082012

Manis-manis emang dikau paling manis
Sebab dikau tebu pilihan
Diladang hati dikau bersemayam
Tumbuh subur menebar pesona
Hati siapa tak kan tertarik
Pesona dirimu sangat menggoda
Kenangan berdua selalu ada
Pelupuk mataku terpana
Panah asmaramu menghujam
Nyata menggurat liukan asmara…

Lumpur dosa dan nista; jofipasi 31082012
Detik-detik helaan nafas
Ter-engah berbunyi menciut
Bagai siulan sang kelana
Berderai dalam derit gelisah
Nafasmu masih berdenyut kencang

Dengan iringan kencana bertahta
Lupakan persoalan dunia fana
Larut di buai sofa durjana
Terlelap dipangkuan nista dosa
Hitam kelam malam membalut
Tenggelam dalam nestapa
Hanyut dalam gelombang maksiat
Laknat pasti kan kau terima
Tobatmu kian jauh…
Dosa-dosa kian tumbuh
Lumpur dosa dimalam kumuh

Renungan di makam Air Dingin, by; jofipasi 01092012
Awan bergelayut di pucuk pohon
Aur dan nyiur malas melambai
Secuil angin enggan berhembus
Harap dan asapun hilang sirna
Terpaku disamping nisan kusam
Hantar lamunan di suatu masa
Diamnya larut pada sesal
Masa-masa terpuruk kenistaan
Tertegun dan meratap

Batu nisan diam membisu
Desir ilalang kini hilang
Bimbang tak terkadukan
Gemercik pancuran air dingin
Menerpa hati nan kesepian
Usapan air dingin kesucian
Di atas nisan diam membisu

Kau diam seakan tak acuhi

Rratapanku yang terkulai

Biarlah tubuh ini basah kuyup

Curah hujan mendera dalam jiwa

Biarlah tubuh ini membeku

Kuterdiam diatas pusara mu

Mengenang masa lalu bersamamu

Penantian Kamar kost , by; jofipasi 08092012
Telah ku tahu setiamu hantarkan tidurku
Menyatukan segala duka dan duka
Damaikan galau di dekap dinginnya malam
Nyanyian pena adalah musik indahmu
Bunyi adukan segelas kopi adalah senyummu
Berisik radio usang selalu geliti telinga
Ciutan printer biola klasik bagiku
Lama kau kutinggalkan

Kesendirianmu dalam penantian
Bukanlah kusengaja…..
Dihati ini rinduku tumbuh
Pada cengkrama dan keluh kesahku
Kata hatiku selalu bernyanyi
Tunggulah daku kembali bersamamu
Pengap udaramu kan ku sirami wangian
Debu di tubuhmu akan kusingkirkan
Gantikanlah galau dan risau
Indahkan pagi dengan keriangan
Harapku selalu kutumpu padamu

Tangis pilu si Bt. Kuranji, by; jofipasi 12092012

Menderu deras menggulung dari hulu

Menerjang setiap rintangan hingga muara

Tak kau peduli lagi isak dan tangis pilu

Tangis yang kau cipta tak kan berhenti

Ratap kami dari hulu hingga muara

Menyatu dalam ketak berdayaan

Hingga hati ini hilang asa

Seakan sirna didera ganasnya arus

Oh si Bt. Kuranji berhentilah

Tolong hapuskan rintih pilu kamu

Tak kuasa melawan murkamu

Hilang semua harta benda

Tenaga kami kini hilang tak berdaya

Derita ini membuat kami papa

Hentikaaaan tangis anak negeri

Buaikan kami seperti dulu lagi

Bt kuranji, by; jofipasi 13092012

Melingkari bukit dan sawah

Huma diladang tertawa renyah

Mengalir dalam darah dan dada

Adalah derai tawa anak Kuranji

Menikam hulu hati bak mahma merapi

Sampaikan salam eeria ∂ï muara cinta

Agar ku buka mata hati nan suci

Ku ketuk nurani dan jalani bahtera

Hantaman arusmu bagai mimpi.

Terasa menusuk tikam di jantungku

Aduuuuh aku tak kuasa menngis lagi

Mestikah menutup mata hati?

Pada pekik lirih bencana Kuranji

Aku ingin bermanja seperti dulu

Berakit ke hulumu ….

Berenang ketepian hati

Bermain gelombang di jeram mu

Tertawa riang nikmati arusmu

Kini tak mungkin kunikmati lagi

Deritaku, by;jofipasi 15092012
Derita ini masih bergelayut
Gerogoti tubuh usang nan renta
Liang nafas jadi seret dan mampet
Batokku terasa berat dan pusing

Sementara ruang netraku lamur
Dua kuplet procol tak di hirau
Lelehan lahar menuruni hidung
Terasa perih dan mulai memerah
Biarlah derita ini jadi bagianku
Diujung sana derita kan berakhir
Bahtera buana kan menghampiri
Kunikmati derita ini dengan ikhlas
Allah dengarlah pintaku ini
Karena Kau tahu akan segalanya

Memindai lorong hati, by;jofipasi15092012

Telah kutenggarai makna warna

Merah muda bagian sejuta makna

Tercipta  fatamorgana cinta

Ia kan setia menemani mentari

Meski ia letih berlari

Warnamu memukau lorong hati,

Nyata ku tak kuasa menerima

Terjungkal memindai luka hati,

Terjebak kata tak pasti

Impian diri tak ku temui,

Di lorong ini angan berpacu

Sementara ragaku letih berlari

Setiaku kan selalu ada

Sepertimu walau lemas,

Di larung jeramnya hati….!

Biar tidur tak nyenyak lagi

Demi cinta nan abadi…

Katakanlah, by; jofipasi 14092012

Kasihku…katakanlah
Tiada lain yang kau cinta
Selain aku….
Katakan…katakanlah sayang
Cintamu hanya seorang
Hanyalah diriku..
Dan bukan dirinya…

Tak mungkin ada yang lain

Dihati ini hanya dirimu

Kasih dan sayangnya pesona jiwa

Telah menghujam dilubuk hati

Bahtera ini kuhiasi mahkota

Kan kuarungi bersamanya

Dengan dirimu dan bukan dirinya

Katakan… dekaplah sayang

Kasihmu hanya seorang

Hanyalah cintaku…

Dan bukan dirinya…

Terjungkal di Jeram hati, by; jofipasi 16092012

Telah kusibak lorong hati

Berhias stalaknit terjal mempesona

Luka hati ini masih berasa

Terjungkal memindai luka hati menganga

Biarlah letih diri ini menanti asa

Impian diri mungkin tak ku temui

Lorong ini penuhi angan dan dusta

Sementara ragaku mulai lemas

Di larung jeramnya hati

Benamkan jiwa dipusarannya

 

Cinta dilembayung senja, by; jofipasi 16092012

Duduk berdua sang pencinta renta,

Dengan kopi hitam pekatkan hati,

Jalan hidup ini mesti kita lalui,

Di bayang senja nan mulai nyata,

Rona -rona cinta kita masih menyala,

Sepanjang asa kita berdua,

Mengukir cinta dilembayung senja

Ahai,,, indahnya kala cinta merona

Usia senja bukanlah penghalangya

Berdua diberanda cinta

Berkawan kasih selamanya

Karena cintaku utuh untuknya

Diam, by; jofipasi 16092012

Saatnya diam….!
Apa iya aku bisa..?
Entah lah…
Ini transaksi sia-sia
Karena ku tak tahu
Mesti mengapa
Disini aku terpana
Entah mengapa
Aku tak tahu
Sebabnya diam
Diam lebih baik
Dari tebar pesona

Musibah menikam hulu hati, by; jofipasi 17092012

Nestapa hati….Arus kuranji mengalir pasti,

Tak perlu rinti lirih menangis lagi

Dikau.mengalir dalam darah dan dada,

Menikam hulu hati bak mahma merapi..

Sampaikan salam cinta ∂ï muara keabadian,

Agar ku buka mata hati untuk cinta

Ku ketuk nurani dan jalani hidup

Meski ini bagai mimpi menjelang pagi

Terasa menusuk tikam di jantungku

Aduuuuh aku tak kuasa menutup mata

Bencana Kuranji menggerus angkuh manusia.

Riak batang kuranji mencekam haru

Ku merindui derumu nan merdu

Ku memimpikan aliranmu nan jernih

Pagar pepohonan hijau melindungimu

Kenanganku bersamamu penuhi kisi hati

Denyut nadiku lahir di aliran arusmu

Dendang Pauh hiburlah negeriku

Negeri ini damailah selalu.

Aku bersalah karena dosa nan serakah.

Hentikanlah tangis dan ratap anak negeri

Murka alam Bt. Kuranji menyiksa kami

Damaikanlah hatinya demi sabda alam

Yang telah lama hilang dari dering telinga kami…!

Sahabat selamanya, by; jofipasi 17092012

Sahabat… waktu terasa indah

Penuhi ruang waktu dengan ceria

Telah kau pahat namaku dihatimu

Hingga kau milikku seutuhnya,

Katakanlah kau rindu selalu,

Rindumu hanyalah seorang

Hanya padaku dan cinta kita,

Sahabat kini kau menjelma kasih,

Selamanya dan bukan sementara,

Bisikkanlah sahabat

Kasihmu hanyalah seorang

Sampaikanlah sahabat

Cintamu hanya seorang,

Tunjukkan pada dunia

Sayangmu hanya seorang

Hanya untukku dan bukan dirinya

Cinta, Kasih, Sayang; by; joipasi 21092012

Saaayaaang…disini aku merindu
Oooh Kaaasiiih….disini aku bersedih
Cintaku membara selalu untukmu
Kasihku selalu ingin bermesra
Denganmu..bersamaku selalu

Ciiiintaa… dihatiku mekar salamanya
Tak kan ku biarkan layu ditaman
Oooh….mekarlah dihatiku
Harumkan cinta ditaman hatinya
Senandungkan lagu rindu untuknya

Nikmatilah benih cinta kita
Wangi setaman hati berdua
Cerita kisah cinta yang indah
Tentang kita berdua
Kasih dan sayang selamanya

“Damai diserambi cinta” by; jofipasi 22092012

Hey….adakah aku dihatinya?

Yang telah lama mendamba kasih

Sementara raga kan kusembahkan

Demi kasih sayang untuknya

Wooow..wooo mengertilah

Dibilik hati ini telah bersemi

Kan ku bangun istana cinta

Untuk cintanya…

Menata ruang kasih

Berdua dengannya…!

Janganlah kau ragu

Kasih cintaku hanya untuknya

Semua kan ku beri untuknya

Menikmati damai kasihnya

Berdua diserambi cinta…

 

Menanti Bidadari, by; jofipasi 22092012

Oh bidadariku… bertahtalah di dadaku,

Sesak dada ini nan meridu kasihmu,

Hingga haluan dan sauhmu sudi berlabuh

Singgahilah muara hatiku dengan cintamu

Dikau yang kunanti harap kau menepi

Menghiasi hari demi hari dikisi hatiku,

Sandarkanlah cintamu dibahu dermaga cinta,

Ku tak kan henti menanti bidadariku

Walau ragaku lusuh menanti hadirmu,

Belaian cintamu selalu membuai mimpiku

Ingin ku pejamkan mata ini sejenak

Untuk kau nikmati manisnya cintaku

Sepuasmu menabur benih cinta dihatiku

Riak dan gelombang cinta selalu gemuruh

Aku kan setia menunggu didermaga kasih

Disini aku tetap menanti kau bidadariku.

“Sang Mentari” 2409201
Oh dikaulah cahaya nan setia
Menjambangi ufuk setiap pagi
Kau hadir disubuh menjelang
Tak pernah ingkar janji

Hingga kiamat kau tepati
Mentari…terimalah kasihku untukmu
Hangatkan tidur dipagi ini
Kubelai erat suryamu
Kau warnai pagi secerah hatiku
Dengarlah kicau murai disana
Riang bernyanyi di dahan
Hidupkan sepi dikala kelam
Damai dan tenang seisi alam
Trims ku buatMu sang surya!

“Bukan tak sayang dan cinta”
By; Jofipasi 29092012
Bukan aku tak sayang padamu
Bukan aku menolak cintamu

Tapi hati ini telah memilih dia
Hati ini tertutup untuk mendua
Bukan dirimu hanya dirinya
Hanya dia dan dia seorang
Jiwa ragaku telah menerimanya
Tulus ikhlas demi cita cintanya
Kan kujalani berdua selamanya
Bukan untukmu tapi untuknya
Oooooho…hohoooo
Biar,,,biarlah cinta ini abadi
Diantara kasih nan suci
Bukan aku tak sayang…
Bukan aku tak cinta…
Tapi hati ini telah memilih dia
Bukan untukmu, hanya dirinya

 

Tercekam Cinta; by; jofipasi 29092012

Kau… dengarkanlah rintihan hati

Aku tercekam dalam kesendirian

Bayang-bayang cinta menghujam jiwa

Kau… dengarkanlah rintihan cinta

Bayang cinta selalu menyapa

Berdua merajut benang cinta

Pada untaian kata mesra kita

Kau… kini daku tercekam

Kisah cinta kita telah berpagar

Melingkar di sekeliling hati

Agar tak terjamah hati yang lain

Kau… marilah berjanji demi cinta

Kita taruh di tiang hati nan suci

Bukti abadi selamanya

Sampaikan di ujung dunia

“Kulihat purnama dihati ibu”
By; Jofi Pasi 04102012
Tengah malam ku terjaga
Pandangan tertumpu pada purnama
Indah tersenyum di ujung dahan
Seakan ia menyapa aku
Nurani berkata agar ku menyapanya
Binar-binar diwajahku merona
Kenangan indah kala dibuai bunda
Muncul seketika selimuti jiwa
Bahagia berpadu disingasana
Bayangmu ibu…
Menyeruak di kalbu
Seruku untukmu ibu malam ini
Gamitlah hati nan merindu
Belailah sukma ku untuk ketemu
Disini aku merindu bayangmu
Seindah bayang masa lalu
Senyummu ibu… pelipur hatiku
Dipurnama malam ini
Kuuntai sebaris doa’ untukmu
Dalam dekap hatiku
Biarlah…walau hanya mimpi

“Bara Kecewa”
By; jofipasi 07102012
Kau tak pernah ada
Mengapa seperti ada
Menyusup dalam dada

Kau usik jiwa raga
Luka hati kian menganga
Menghampiri tanpa sapa
Terluka terbakar asmara
Membara kau buat kecewa
Kau pergi tak terasa
Seakan kau pernah ada
Oh inikah dusta…
Merana dan kecewa

“Menanti buah cinta” by; jofipasi 08102012

Dinginnya melumat malam

Dan isak kusampaikan salam

Nikmatilah bahagia mu disana

Jangan kau menggores asa

Dalam hati ini asa selalu maya

Bagai duri dan onak menyiksa

Mungkin ada duri cinta merona

Seakan runtuh menimpa hati

Teramat menggugah rasa

Merana dan sia-sia

Menunggu jatuhnya

Si buah cinta..!

“Cinta sepanjang masa”

By; jofipasi 08102012

Ku guman cinta gairah jiwa

Cintaku…memang indah dimasanya

Dikau terlahir dibalik makna kata-kata

Mempesona dilamunan gelombang

Walau kadang merona jiwa

Hanyut aku dibuai asmara

Dalam gurat kecewa pemujanya

Oh…dunia banyak pesona dusta

Meresapi hati para pemerannya

Lihatlah… karena cinta

Mata lamur semua jadi buta

Insomnia….semua di lupa

Tapi mengapa…

Kita pemuja cinta

Yang tak pernah usang

Sepanjang masa…?

Menjelang Pagi by; jofipasi 10102012

Dipagi ini hanya aku dan kau

Seriang embun mencumbu bumi

Kita gelitik pagi nan cerah
Sambut datangnya surya
Di ufuk kulihat fatamorgana

Diantara hangat peraduan

Munuju bulir-bulir mimpi
Kau dan aku terbuai nikmat
Berdua… mendaki tiang dunia
Runtuhkan batas kesombongan
Menikmati indah cinta

Berdua…terbang melayang

Hingga… ditelaga cinta
Berbaur dalam kenikmatan
Terkapar…jiwa kita

Hingga ujung pagi menjelang

“Pesan cinta buat kekasih” By; jofipasi 13102012
Oh…biar biarkanlah…
Sedih hati ini kala sendiri

Hatiku penuh bayang kasih
Kau selalu hadir menghiasi hati
Sedih dan duka silih berganti
Kan selalu kubawa berlari

Berdua kita mengejar mimpi
Hingga sedih hati menepi
Hemm…kau datang kembali
Kau peluk rindu ku lagi
Hiasi hari-hari tiada henti
Penuhi ruang cinta di mata
Ajaklah aku bercanda…

Berikan kecupan mesramu
Dengan kasih cintamu
Merona indah dimasanya
Buaian cintamu selalu terasa
Lukiskanlah kisah cinta kita
Berpeluk kasih sepanjang masa
Sebagai tanda bara cintaku

Berikan kehangatan kita berdua
Disini… cintaku selalu menyala

“Mekarlah dihatiku”
By; Jofipasi 14102012
Kau bunga mimpiku…
Selalu tumbuh ditaman hatiku
Sengaja kusirami hingga mekar

Wangi aroma cintamu menyebar
Penuhi ruang hati nan berseri
Sedari dulu… hingga kini
Tempatmu selalu di hatiku
Dan tak ingin ku selingi
Dengan bunga yang lain
Tebarkan benih cintamu
Sepenuh hati kau mencinta
Taman ini kusengaja untukmu
Mekarlah di hati ini
Selamanya….!

“Biar kuusap air matamu”
by; Jofipasi 17102012
Mengapa…?
Mengapa kau diam dan hening membisu
Sementara tatap dan sinar matamu

Berkata ada derita yang kau simpan
Dan bolehkah aku tahu deritamu?
Oh dikau gadis yang kumanja dulu
Mengapa…?
Mengapa kini diam membisu
Resah dihatimu membuatku risau
Galau sebuah hati kau diamkan
Kemana…?
Kemana kepercayaanmu padaku
Ku ingin mendengar deritamu
Kan ku hapuskan air matamu
SaputanganKu setia menemani airmata
Cinta setiaKu akan hentikan tangismu
Biarkan deritamu ku gantikan
Tulus cintaku hanya untukmu
Hangatkan hati kita berdua
Ditaman cinta yang kita impikan

 

By; jofipasi 17102012

Biarlah kujadi setangkai anggrek

Bungaku mekar di dahan tinggi,

Akan kusampaikan teriak pesan cintaku

Pada rimbunnya hutan raya…!

Hingga membuncah dinding maya

Tangis kasih nan malang, By; jofipasi 18102012

Masih kuingat…

Suatu pesona disudut hati

Dikau bagai pesona kembang

Menggiur hati dan membuai jiwa

Amat disayang bila pesona hilang

Terkulai bila layu menjelang

Kumbang jantan telah terbang

Ditinggal terbuang tak dikenang

Meratapi kasih…

Habis manis sepah dibuang

Oh pesona nan malang

Hentikan tangismu

Nan tak pernah hilang…

Rindu dibelantara keangkuhan, By; jofipasi 19102012

Kebisuan menikam dihulu jantung

Ketika rembang malam mengusik dada

Kasih dan sayang yang dulu hilang

Saat galau rinduku di halau waktu

Terbang melayang di terjang cemburu

Terhempas di putaran badai dusta

Namun… keangkuhanmu masih nyata

Melilit hingga dipucuk hati

Disana masih kugamit bayangmu

Kupancang rindu pada tiang langit

Ajukan sebuah tanya kegalauan

Masih adakah kesetian di hati

Yang terbawa angin disiang ini?

Jurai rindu ini terseret arus

Berderai merintih kelu

Telah menggores lembar harianku

Menjadi saksi kala rindu berbuah

Kutunggui hingga merona merah

Di belantara rimbunya keangkuhan

Bunda, by; jofipasi 20102012

Oh… Bunda

Bhaktimu yang kadang terlupakan,

Kala diri ini telah memilih hidup sendiri,

Menjauh dan lengahkanmu,

Bunda… kemana kini ku mencarimu,

Dalam lelah penantianmu di alam sana,

Mungkinkah kita bertemu?

Oh bunda…saksikanlah

Malam ini tangisku tertitik untukmu,

Dibathin ini ada rindu selalu,

Ingin ku bertemu di kesunyian malam ini,

Terimalah sembah sujudku.

Selalu kukirim sebaris doa

Nantikan aku di penantian panjangmu..

Oh Tuhan sampaikan doa malamku,

Pada Bunda yang kurindu.

Rindu ku, By; jofipasi 20102012
Oh mengapa rindu ini tak bertepi
Hingga ku selalu ada tanya
Dimana aku menemuimu
Anganku selalu menggebu

Untukmu kasih…ku rindu
Umpama laut tak bertepi
Segunung rindu berlabuh
Mencari tepian rindu
Oh…di hatimu
Lelahpun ku tak hirau
Harus kusampaikan
Bisik rindu untukmu
Biarlah lelah..
Kan kutemui rindu ku.

“Tak kutemukan Jawabnya”
By; Jofipasi 21102012
Sekelumit bayang berlalu
Disisi hati bersaksi bisu

Tak isyarat kata terucap
Bayangmu lamur menepi
Sinarnya kian meredup
Oh…aku tak mengerti
Apakah ini isyarat mimpi
Galau dihati kian nyata
Inginku berucap
Tapi mengapa…
Aksaraku tak bermakna
Terkubur bersama duka
Tak pernah kutemukan
Jawabnya…!

“Hingapi madu cintaku lagi” Jofipasi, 24102012

Heii…mengapa kau hadir

Dalam hati ini

Sedang aku tak kuasa

Menolak cinta yang kau tanam

Taman bunga di hati kini mekar

Tapi kini tak kau hinggapi lagi

Kuntum dihati bersemi

Manis madu cinta hanya untukmu

Mengapa…mengapa…

Kau tak datang lagi

Ingin kucari dirimu

Urat cintamu terasa melilit hati

Mengapa…mengapa dirimu

Tak seperti dulu lagi

Aku telah lelah menanti

Hinggaplah dimadu cintaku

Aku tetap menunggumu

Disini…yaa disini..!

“Senyumu”, by; jofipasi 24102012
Biarlah…
Aku disini sendiri
Menunggu kasihmu
Pengobati rinduku

Dan biarlah…
Aku akan tetap disini
Menati sang pelangi
Mewarnai cerahnya pagi
Kunikmati indahnya
Hingga lega di hati
Kala kasihku tersenyum lagi
Sedari dulu yang kuingini
Hanya senyummu kasih

“Telah kusemai Cintaku” By; jofipasi 28102012
Oh adakah kau ingat diriku?
Seperti aku selalu mengingatmu.
Bagai bintang meronai hatiku

Cahayanya menyinari wajahmu
Ukirlah kisah indah di sana
Kala dunia milik kita
Biarlah malamku bersama bintang
Disana terbayang kisah cintaku
Berdua dibawah temaram bintang
Bercanda merajut cinta
Apakah kisah itu masih nyata
Yang dulu kusemai
Dan kutanamkan dihatimu
Karna cintaku tiada akhir
Hanya untukmu

Biarkan cintaku mengembara di hatimu, by; jofipasi 28102012

Kembalilah sayang kembalilah kasih

Semarakkan  cinta penunggu hati

Di dadaku rasa tak pernah mati

Rinduku tiada lelah menanti

Jangan biarkan ku terus merindu

Akan ku lantunkan sebuah syair

Disini aku setia menunggumu

Jangan biarkan ku lelah menanti

Aku kan setia menyinggahi hatimu

Berjalan di malam menjelang pagi

Hanya tuk sebuah penantian

Hingga cintamu seperti dulu lagi

Jangan kau jauh dari hatiku

Yang telah lelah mengembara

Mengelilingi bunga cintaku

Tak kan kubiarkan bungaku layu

Biarkan ku mengembara dihatimu

Hinga diujung usiaku…!

“Jawablah Kasih” Jofipasi 29102012

Mengapa…oh mengapa

Tak ku dengar suaramu lagi

Diam-diam kau kian membisu

Sepi sunyi kurasa di hati

Mengapa…tawa riangmu

Tak menghampiriku lagi

Diam-diam kau terbang jauh

Tiada gemuruh sayapmu lagi

Mengapa…sepi sunyi kian terasa

Hati yang merona kini hilang

Tiada ku dengar nyanyian sendu

Tenggelamkan jiwa tanpa asa

Mengapa… tak kau jawab tanyaku

Kau diam makin mengusik hatiku

Ingin ku dengar merdu suaramu

Gairah cinta kita masih bersemi

“Tambatan Kasih” jofipasi 01112012
Masih ku ingat…
Kala bayang kasih
Mnegulas segulung rindu
Dalam kumparan kasmaran
Terbang melayang diangan cinta

Melenggok mengitari sanubari
Ikrar cinta kini tlah terpatri
Janji-janji suci kita arungi
Di lautan biru merintang gelombang
Di lamun badai tebarkan jangkar
Di hati kita saling menyatu
Riak tenang kan membawa damai
Alunan cinta sampai berlabuh
Di muara cinta nan abadi
Tambatkan tali kasih kita
Selamanya….!

“Senyum rindu dipenantian”by; jofipasi 02102012

Biarlah ku nikmati…

Berakit cinta di lamun badai

Kuraih buih diketulusan kasih

Riak dan jeram biarlah kulalui

Sayang…jangan menantang gelombang,

Dengarlah belaian pasir di pantai

Bermainlah dalam alun,

Kabut cinta kan menyapa maya

Riaknya membawa buih cinta

Akan membuaimu hingga ketepian,

Pantai impian telah tersenyum

Kan ku peluk rindu dalam penantian…!

Selimuti hatiku, by; jofipasi 09112012

Biarlah mendung dikisi hati

Di bawah langit hampa

Tetap kucari sepintas kejora

Aku masih tetap di sini

Walau dingin jua menerpa

Hati ini kubawa bernyanyi

Langkahku kian pasti

Mencari bayangmu kasih

Dikesunyian tak bertepi

Oooh masihkah ada jejak

Langkah kita yang terbenam

Kau tanam masa lalu

Dibalik jejak diam membisu

Hingga kasihku tak tahu

Jejak cintaku pernah ada

Di hati mu…

Walau tak membekas

Kau telah mengukir indah dihati

Dan dia pernah singgah

Bertahta di dada

Mengukir hari di kabut malam

Biarlah gerimis membenam angan

Peluklah rinduku dalam penantian

Biarkan anganku terbuai mimpi

Kan ku sulam selimut hati

Bergelut dalam kehangatan…!

Senandung rindu cintaku, by; jofipasi; 11112012

Kala rindu mengusik kalbu

Serasa jantung ini berhenti berdetak
Gelombang buih cintaku kini bangkit

Lama aku terpana di bayangan kasih
Ingatanku melayang jauh padamu
Tak percaya kisah itu telah berlalu
Rasa riduku kembali menbuncak

Tak sanggup ku mendustai hati

Magma dihatiku menyimpan rindu

Jangan biarkan aku merana sendiri

Merindu dan menantikan sapamu

Jejak masa lalu telah mengukir hati

Menjelang asa meniti buih

Ditepian pantai berpasir putih

Selalu setia membelai rona pantai

Merambah rindu sang rembulan malam

Hingga kau ku dekap dalam doa

Dengarlah jeritan suara hatiku

Kusenandungkan bait kata syair rindu

Agar cintaku terbingkai indah

Dalam pajangan nada cinta

Kita berdua….

Kucumbui bayang semu, by; jofipasi 11112012

Pergilah sigulita hati

Kubiarkan hujan halinlintar

Gelapnya malam menggoda

Namun rasa rindu takkan hilang

Biarlah ditelan gemuruhnya hujan

Gulita hatiku selalu di penantian

Jangan larutkan sedihmu kasih
Sebarkan rasa kalahkan nista
Jauuuuuh mengembara…!
Riuhkan lagu bahana senja
Rindu ini makin menyala
Membakar bahtin beku
Di mimpi…kau kucumbui

Diantara bayang semu

Didadedudo…. by;jofipasi 14112012
Diantara kebingngungan mengitari hati
Sang mentari kasih tak hampiri cintaku
Siang malam kuyu berselimut sepi
Didadedudo… tak tersisip kata hati
Kemanakah sepi kan kubawa pergi
Kegundahan ini menyiksa diri
Inikah pedih hati…?
Ter-irisi dibalik bayang mimpi
Didadedudo…!!!

“Gelepar hati menuntut rasa” by;jofipasi 21112012
Mungkinkah hujan kan berhenti
Sementara lembayung makin kelam
Gulungan awan makin hitam
Gelegar petir menyambar hati
Ohhh..mungkinkah
Gantikan hujan dengan gerimis
Sementara kuharap siang nan cerah

Kepak-kepak sayapku telah basah
Gelepar di hati menuntut rasa
Ohh…mungkinkah
Jadi kenyataaan…
hem.. heem…hem…!
Hangatkanlah hati beku
Ditungku-tungku cintaku
Baranya jangan kau matikan
Hembuskanlah angin cinta
Demi pucuk kasihku
Di dada….selamanya!

“Damai Hati Disana” By; Jofipasi, 25112012
Bismillahirahmaanirrahiiiim….
Kucuci tangan dan ku tengadahkan
Agar rasa syukur ini diberkahi Rabbi
Lama menanti suatu tak pasti
Semoga kini menuai janji
Kusemai bibit dan kecambah
Biarlah basah peluh dipipi

Kutabur kembali sebuah asa
Kunanti putik menjadi buah
Janji pasti tetap kunanti
Agar lamunan tak jauh
Derap langkah kutata kembali
Kuharap damai temani diri
Singkirkan derita nestapa
Menyapa hati nan merana
Hiburkan syair lagu syahdu
Dibalik makna cinta
Hanya buat dirinya
Nun jauh disana….!

“Bahana Badai di samudera cinta” by; jofipasi; 28112012
Mengapa mengenangmu membuat aku terlarut

Ingatanku pada kasih dan sayangmu padaku?
Katakanlah sejujurnya…

Agar cinta diraga renta ini tetap nyala

Ia hangatkan pelukan sayangmu untukku!
Dan janganlah kau menjadi jengah

Bila rasa kasih mengandung riak bergelora

Adalah sesuatu nan membahana badai di hati kita…!
Karena gelombang-gelombang cinta kita

Akan salurkan halilintar ke dasar kasih

Kan kupeluk kasih dan sayang kita selamanya.
Percayalah pada ikrar cinta

Aurorn selalu membawa gelora

Dalam riuh canda kita…

Mari harungi bahtera di samudera cinta.

Memutar waktu dimasa muda, by; jofipasi 01122012

Mungkinkah besok semua rindu terobati

Dan kenangan di masa kuliah menjelma jiwa?
Kagen masa lalu ini mendera dan membara…
Ingin kusegera memutar waktu agar kulihat suatu tanda
OK sahabat mari kita kenang semua…!
Bercerita sambil tertawa
Pada kisah-kasih di masa muda belia

Ratok barutang, by; jofipasi 04122012

Alah labek jangguik di daguak
Sunguik di bibia manjulai pulo
Alah sasek mangko tarumuak
Mandanyuik badan mako taibo
Antah lah apo nan katibo
Ka bakeh denai ko…!
Alah sansaro…!
Hutang batambah juo…!

“Dibalik Galau yg tak Pasti” By; Jofipasi 06122012
Disana dibalik temaram kabut
Masih tampak ombak menggulung
Gelegar dihatinya mengayuh menepi
Riak dan gelombang silih berpacu
Seakan menari tertawakan diri
Akankah diri ini mengerti
Sementara isyarat kian nyata
Namun mengapa tak hirau
Pada pekik burung membuncah
Musang malam telah berlari
Tinggalkan kandang hati
Makin jauh nista diri
Kian hari tak pasti
Mestinya kau mengakui
Rintih diri meraja hati
Dan aku tak tahu
Apakah ini harus kutangisi?

 

Untuknya” di sana”  by; jofipasi 13122012
Hari ke 3 tiga di kota kelahiran…
Getar asmara membuncah badhai….
Ku nikmati pelukan hangatnya
Diantara gerimis …!
Dan kulepaskan satu persatu…
Agar persoalan tak melilitku
Hingga kembali kuteguk kebebasan
Menyapa hari-hari…
Ku sambut pagi agar tak sunyi
Sepi ini telah lama mengurung
Hingga diriku menyepi
Diantara lautan biru
Kepada riak kutitipkan rindu
Awan biru bisikan sayangku
Untuk nya di sana

Antara Kasih renta, by; jofipasi 19122012

Dalam keciprak air…
Terasa segar mengguyuri tubuh
Butir-butir membuih di punggung
Bermanja di nuansa alami
Gemercik jiwa serasa lagu
Ciptakan syair damai
Mengalun lembut di kalbu
Menyapa hati nan berbunga
Di antara kasih
Raga renta kita…!

“Jelaga Jiwa” jofipasi; 27122012
Khabar baik yang kau tebar hari ini
Membahanakan gelegar cetaaar di hati
Kilau gemilau suara hati nan riang
Terangkan surya tembus ilalang
Di balik terang siraja siang
Kuraih mimpi dalam rintih
Sepi sendu kubuang jauh
Telaga bening dilubuk hati
Aurora jingga jelaga jiwa
Terbuai dalam lamunan
Lara-lara hati berbunga
Menjelagai ruang sepi
Kugantikan dengan lagu
Ceria hati jelaga jiwa….!

“Fatmorgana jiwa” By; jofipasi 29122012
Kini kuresapi kembali lagu sepi
Walau dalam kilau gemerlap
Benderang jiwa telah kutabur
Membuang galau berkepanjangan
Dalam sumur hati terdalam
Kusisihkan sisa-sisa nista
Kegantikan dengan sebuah niat
Kuhalau serdadu kegundahan
Menyemai di kisi hati tercabik
Menikmati kasih ilhami
Sucikan tirai jiwa
Badai nestapi harus menjauh
Biar…biarlah sirna
Jika ini fatamorgana
Semoga berbuah nyata…!

Api Unggun th 2013, by; jofiasi 31122012

Api unggun telah berkobar
Terangi ruang dada
Panasnya hingga menusuk hati
Bara memanas diselingkar jiwa
Gemerlap cahaya telah berpacu
Ledakan hati kian meronta
Seiring berpacu dengan waktu
Langkah pasti kian teratur
Mengubur angan nan tak pasti
Membasuh luka hati
Menuju kehidupan abadi
Kan ku perbaiki diri
Ku song-song esok pagi
Selamat tahun baru 2013′ buat semua sahabat…!

Semoga kehidupan kita akan lebih berarti

Dan bermakna menuntun diri di tahun baru ini….!

Letih di ujung perjalanan panjang, by; jofipasi 02012013
Mencari-cari peluang diri
Untuk sesuatu yg belum pasti
Menangis tak mungkin lagi
Menambah semrawut diri
Duri-duri semakin tajam
Untuk kulalui sepanjang hari
Berlari kian tak mungkin kini
Aku mengejar mimpi-mimpi
Tuk jangkau harkat diri
Pada do’a-doa’ Ridho Illahi
Semoga bimbing diri ini
Kian hari makin lelah berlari
Oh Tuhan sampaikan niat suci
Hingga batas-batas kemampuanku
Akan ku sampaikan setapak kaki
Biarlah renta diri tertatih merintih
Kan kusapa keluh desah
Hingga aku mengerti nikmatnya
Di ujung perjalanan panjang
Sampai hati ini tak kuat lagi

“Jejak tapak kaki & hati” by; jofipasi 04012013
Jejak-jejak tapak kaki yang tersandung
Mengukir bias tapak dalam debu
Yang tersaput angin semilir ruang hati
Terbang terbuang menjauhi sanubari
Tak ada lagi tempat menanyai diri
Jejak-jejak kini mulai membaur
Larut dalam lamunan mimpi
Mengurai langkah-langkah kaki
Ringkik kepanansan kuda pincalang
Dalam beban berat taktertahankan
Arah tujuan hanya di lamunan
Kata pasti tak lagi ku dengar
Hanya diam… hening dan sepi
Sunyi dari candaan kata manja
Entah apa yang kan terjadi
Sepi kini kian menjadi nyata
Di tengah himpitan badai di hati
Masih tersisa sebaris kata tanya
Mestikah jejak-jejak hati ini
Kuhentikan menelusuri kegetiran hati?

“Tanya belum terjawab” By; jofipasi 05012013
Ku sisiri tepian pantai berkarang
Cadas kering menjurai tajam
Kilau-kilau pasir terhembus angin
Menatap bibir pantai berbuih
Wajah-wajah kuyu kini kemayu
Tawa riang menerjang insang
Dalam bilur jingga menanti senja
Bayang siluet menjelma diri
Dan asa terbuang kini melayang
Entah apa yang ku pikir kini
Larut dalam lamunan bisu
Menepi di pantai tak bertepi
Tidak lagi tampak kaki langit
Larut ditelam kelam senja
Hingga surya berganti kelam
Tinggalkan diri dalam tanya
Aku ini bukan siapa-siapa
Manusia penuh tanda tanya
Karena banyak tak terungkap
Hingga kini masih mencari jawab
Entah kapan kan terungkap

“Waktuku terus berlari” by; jofipasi 06012013

Semakin dekat untuk berangkat
Semakin diulur waktuku kian cepat berlari
Dan dia kan berlalu melindas waktu
Tinggalkan kabut kusut…!
Semoga kan bisa ku urai
Karena bayang waktu kini mengintai
Kala jengah dan lengah…!
Waktu kandaskan semua asa dan harap
Menjauh tinggalkan ku semakin jauh
Tak setitik bayang sebagai tanda
Hanya tinggalkan onak lara
Tanya hati tak kan terjawab
Bingkai mimpi-mimpi
Membalur jerat langkah
Tersekat dan patah arah
Bangkitpun kini terasa susah

“Dibalik Galau yg tak Pasti” By; Jofipasi 06122012
Disana dibalik temaram kabut
Masih tampak ombak menggulung
Gelegar dihatinya mengayuh menepi

Riak dan gelombang silih berpacu
Seakan menari tertawakan diri
Akankah diri ini mengerti
Sementara isyarat kian nyata
Namun mengapa tak hirau
Pada pekik burung membuncah
Musang malam telah berlari
Tinggalkan kandang hati
Makin jauh nista diri
Kian hari tak pasti
Mestinya kau mengakui
Rintih diri meraja hati
Dan aku tak tahu
Apakah ini harus kutangisi?

Sepi hati menuai mimpi, by; jofipasi 07122012

Rinduku menggores dirintihan malam

Makna mimpi tak unjuki diri

Lari…tinggalkan ku sendiri..!

Sepi merintih di lubuk hati

Sepi ini kian membuai mimpi

Sepimu diujung kehampaan

Makin sepi silubuk hati

Yang merintih dalam kesendirian

Hingga kutanya-tanya diri

Mungkinkah sukses menghias hati

Ada canda bermain dilubuk hati

Sementara mimpi kian tak pasti

Sepi ini melarutkan diri

Tak mungkin kuobati sendiri…!

Tangisan ku tertutup embun malam
Suara rintih kian masih gelegar

Larut dalam menggores hati
Kinimulai kusadari sendiri

Dekati diri sang pencinta alam
tuk obati lara rindu mencekam

Kudekap sang penguasa hati

Berjalan mengejar bayang mimpi

Badai di hati gelombang impian

Ku disini masih dengan teka teki

Hidup ku belum berhenti disini

“Termenung dan Menyendiri” By; jofipasi 10012013
Khabarku masih baik-baik saja disini
Diantara barisan garis di hati
Terasa menjalari pilar di nadi
Basah namun terasa mulai mngering
Dan ku ketahui kini siapa diri ini
Yang tak mungkin mampu lagi
Tuk mengurai mimpi-mimpi
Kini kurasakan pedih perih
Menyapa diri nan makin jauh
Tersentak dan terbuang keujung
Jurang mimpi nan kian dalam
Bebatuan cadas menghujam
Rejamkan raga dalam kelemasan
Berlindungpun tiada guna kini
Hampa, hening dan membisu
Lngitkupun mulai bergoyang
Hembuskan awan gelap dan kelam
Mengapa aku termenung disini
Sendiri dan menyendiri

Mimpi di rembang petang, by; jofipasi 10012013
Ku kan pergi mengungkap tabir mimpi…!
Bila kutemui nihil kulepas lagi
Kan kugeluti hari-hari
Meskipun hanya mimpi….!
Untuk sementara biarlah begini

Diam termangu merenungi nasib

Mungkin ngak kunjung ter-urai.

Mimpi-mimpi tak kan nyata

Hampa…letih terasa.!

Sempat kutanyakan maya

Bintang yang mana?

Kan bersinar indah

Sementara hatiku mendung

Langit dibibir terbebani awan hitam,

Badai dan halintar merajam dada

Pekik kehilangan kini bersahutan,

Gelepar diriku belumlah usai.

Disini, dikotaku menjelang petang.

“Entah lah” By; jofipasi 18012013
Sulitnya memindai rasa di hati
Jikalau asa dan rasa selalu bergolak
Gelak tak mau membawa tawa
Derai kegundahan kian membuncah
Tumpuan hasrat tak kunjung tiba
Mengapa…
Bagaimana…
Kemana…

Mummet kan ku bawa?
Sementara cuaca dihati…!
Semakin kelam menyiksa
Kian jauh kiluan cahaya
Walau syurya selalu ada
Entah…lah…

“Mengapa harus” by; jofipasi 18012013
Dalam derai tawa ada derita
Masa lama mengurai lara
Oh mungkinkah
Embun kan sejukkan hati
Dalam terik…
Kini berganti gerimis
Meninggalkan miris
Di hati…
Hentikan tangis
Oho hohohooo
Elegi rindu
Hanya padamu
Selalu syahdu…

“Ku ukir masa lalu”  by; jofipasi 19012013
Membilas kasih dilembayung senja
Ada bias-bias hanyut melintas jiwa
Kala selera berpacu dalam dahaga
Badai asmara kini tinggal cerita
Berayun dipucuk pinus menjulai
Dicumbu awan senja berarak petang
Menjuntai lutut kelu kelelahan
Pada segala asa nan belum usai
Suguhi keramahan dimasa muda
Muda belia nan kini menjauh
Tersapu masa-masa lalu
Yang hanya kini kenagan
Wajah belia nan menawan
Semua telah terlewati
Permata ku ukir di hati
Bersama masa lalu

Karena ini bukanlah mimpi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: