Analisis Metode Single Subject Research Design/SSRD dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Tunagrahita

Selanjutnya dilakukan analisis data penelitian SSRD. Kegiatan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis visual. Menurut Juang  (2005. hlm. 96-99), menyebutkan beberapa hal yang menjadi perhatian peneliti adalah.

  • Panjang Kondisi

Panjangnya kondisi dilihat dari banyaknya data point atau skor pada setiap kondisi. Untuk panjang kondisi baseline secara umum bisa digunakan tiga atau lima data point. Yang menjadi pertimbangan utama bukan banyaknya data point, melainkan tingkat kestabilannya.

  • Perubahan Variabel

Perubahan ini akan berguna untuk mengetahui adanya pengaruh variabel bebas (intervensi) terhadap variabel terikat (target behavior) secara jelas, peneliti harus terfokus pada perubahan satu terget behavior dua kondisi. Yang akan dilakukan dalam kegiatan ini, bahwa peneliti akan memperhatikan apakah ada satu target kemandirian yang berubah sepanjang fase intervensi (B) dan perubahan tersebut akan dibandingkan dengan fase baseline (A). Sehingga perubahan pada phase baseline dan fase intervensi benar-benar berada pada satu variabel terikat. Informasi perubahan ini mengindikasikan adanya pengaruh intervensi terhadap target behavior yang akan terlihat pada tampilan grafik.

  • Tingkat Stabilitas dan Level

Level menunjukkan besar kecilnya data yang berada pada skala ordinat (sumbu Y). Ada dua jenis level yaitu level (tingkat) stabilitas dan level (tingkat) perubahannya. Tingkat stabilitas (level stability) menunjukkan derajat variasi atau besar kecilnya rentang kelompok data kemandirian ATGS yang diamati. Jika rentang datanya kecil atau tingkat variasinya rendah maka data dikatakan stabil. Jika 80% – 90% data kemandirian ATGS masih berada pada 15% di atas dan di bawah mean, maka data dikatakan stabil. Mean levelt untuk data kemandirian ATGS di suatu kondisi dihitung dengan cara menjumlahkan semua data yang ada pada ordinat dan dibagi dengan banyaknya data. Kemudian garis mean untuk kemandirian ATGS ini digambar secara pararel terhadap absis. Untuk menentukan tingkat stabilitas data kemandirian ATGS akan digunakan persentase penyimpangan dari mean. Cara menghitung tingkat perubahan (level change) adalah (1) menentukan berapa besar data point (skor) pertama dan terakhir dalam suatu kondisi, (2) kurangi data yang besar dengan data yang kecil, (3) tentukan apakah selisihnya menunjukkan arah yang membaik (therapeutic) atau memburuk (contratherapeutic) sesuai dengan tujuan intervensi atau pengajarannya. Selanjutnya untuk menghitung tingkat perubahan level data pada dua kondisi yang berbeda misalnya kondisi baseline dengan intervensi. Untuk menghitung tingkat perubahan level data antar dua kondisi ini dilakukan dengan cara: (1) menentukan data point (skor) terakhir pada kondisi pertama dan menentukan data point (skor) pertama pada kondisi kedua, (2) kurangi data point yang besar dengan yang kecil, dan (3) menentukan apakah perubahan level tersebut membaik atau memburuk sesuai dengan tujuan intervensi atau pengajarannya.

  • Menentukan Arah Kecendrungan

Selanjutnya kecenderungan arah (trend/slope) data pada suatu grafik akan memberikan gambaran kemandirian ATGS yang sedang diteliti. Hal ini dilakukan dengan menggunakan kombinasi antara level dan trend, sehingga dapat menentukan pengaruh kondisi (intervensi) yang dikontrol. Kecenderungan arah grafik (trend) menunjukkan perubahan setiap data path (jejak) dari sesi ke sesi (waktu ke waktu). Ada tiga macam kecenderungan arah grafik (trend) yitu, (1) meningkat, (2) mendatar, dan (3) menurun. Masing-masing maknanya tergantung pada tujuan intervensinya. Ada dua cara untuk menentukan kecenderungan arah grafik (trend) yaitu; metode freehand dan metode split-middle. Metode freehand dilakukan dengan cara mengamati langsung terhadap data point pada suatu kondisi kemudian menarik garis lurus yang akan membagi data point menjadi dua bagian. Sedangkan metode split-middle tujuannya untuk menentukan kecenderungan arah grafik berdasarkan median data point nilai ordinatnya.

  • Analisis dalam Kondisi

Analisis perubahan dalam kondisi adalah menganalisis perubahan data dalam satu kondisi misalnya kondisi baseline atau kondisi intervensi, sedangkan komponen yang akan dianalisis meliputi komponen kemandirian ATGS yang dibicarakan di atas akan menunjukkan tingkat stabilitas, kecenderungan arah, dan tingkat perubahan (level change). Kondisi ini menggambarkan arah peningkatan atau penurunan kemampuan kemandirian pada grafik yang ditampilkan.

  • Analisis Antar Kondisi

Peneliti menganalisis perubahan antar kondisi, data kemandirian ATGS yang menunjukkan stabil harus mendahului kondisi yang akan di analisis. Misalnya ketika data baseline bervariasi (tidak stabil) yang dilihat pada grafik, maka akan mengalami kesulitan untuk menginterpretasi pengaruh intervensi terhadap variabel terikat. Selain aspek stabilitas, ada atau tidak pengaruh suatu intervensi terhadap variabel terikat akan berhubungan dengan aspek perubahan level, dan besar kecilnya overlap yang terjadi antara dua kondisi.

Uji Konsensus

Uji konsensus dilaksanakan dalam bentuk seminar melalui kegiatan KKKS dan KKG tingkat kota Padang dengan audiensi guru SLB yang mengajar ATGS. Selanjutnya juga disajikan dalam bentuk seminar Internasional dengan audiensi yang lebih luas dalam peningktan professional keilmuan bimbingan dan konseling.

Berdasarkan uji konsensional melalui seminar tingkat lokal dan tingkat Internasional dilakukan perbaikan terhadap model sesuai dengan saran-saran yang diperoleh dari peserta seminar. Dengan demikian disusun model temuan yang telah diuji dan dapat dipertahankan serta dapat dipublikasi sebagai temuan penelitian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: