Persaratan Konselor Outreach Counseling Anak Tunagrahita

Pendidikan khusus membutuhkan lebih banyak guru dan konselor. Untuk menjadi seorang konselor dibutuhkan tipe orang tertentu untuk dapat berhasil menjadi seorang konselor pendidikan khusus. Syarat untuk menjadi konselor outreach menurut Corvelay (2010) seperti di bawah ini.

  1. Memperoleh gelar sarjana dari lembaga terakreditasi. Untuk menjadi seorang konselor pendidikan khusus, Anda perlu memegang gelar sarjana sebagai persyaratan minimum untuk masuk ke program Master konseling pendidikan khusus.
  2. Memperoleh gelar Master konseling pendidikan khusus. Melakukan penelitian dan menemukan sebuah lembaga yang menerima Anda bekerja dan memberikan gelar dalam konseling pendidikan khusus. Kebanyakan program membutuhkan sekitar 36 hingga 48 jam kredit untuk menyelesaikan program.
  3. Memiliki pengalaman praktikum dalam konseling pendidikan khusus yang memiliki sejumlah jam praktek dalam suatu sekolah atau lembaga konseling lainnya.
  4. Mendapatkan sertifikasi pendidikan konseling khusus. Persyaratan ini berbeda antar negara ke negara. Beberapa negara hanya memerlukan sertifikasi dalam konseling sekolah, sementara yang lain memerlukan sertifikasi pendidikan konseling yang spesifik khusus.
  5. Jika Anda berencana untuk pindah, pastikan persyaratan sertifikasi untuk penelitian di negara tujuan. Kadang-kadang negara memiliki persyaratan yang tumpang tindih dan adakalanya sertifikasi dapat ditransfer.

Di samping beberapa persaratan yang dikemukakan di atas maka untuk bekerja dalam bimbingan konseling anak-anak menurut pendapat Geldard  dan Geldard (2011. hlm. 26-31).

  1. Bersifat Kongruen, hingga anak-anak harus menganggap hubungan dengan konselor sebagai hal yang bisa dipercaya dan suasana konseling dirasa aman. Agar hai ini terwujud konselor harus terintegrasi secara personal, rendah hati, bersikap wajar, konsisten, dan stabil sehingga kepercayaan bisa ditumbuhkan dan dijaga.
  2. Berhubungan dengan sisi kekanakannya, konselor harus mampu menemukan sisi anak-anak tidak berarti menjadi kekanak-kanakan atau menjadi anak-anak.
  3. Menerima, jika kita ingin mendorong anak-anak menggali sisi pribadi atau sisi gelap diri mereka, maka sebagai konselor kita harus bersikap agar bisa diterima sehingga anak-anak merasa diizinkan untuk menjadi diri mereka, tanpa batasan.
  4. Tidak Emosional, konselor tidak hanya harus menghindari tekanan emosional, tapi juga harus mencoba menghindari menunjukkan respons emosional yang kuat dalam menghadapi masalah anak.

‘f

Berdasarkan  empat kriteria bagi konselor anak-anak. Jelas bahwa, hubungan dalam terapi bersifat multisisi. Sebagai konselor harus mampu beradaptasi dan menunjukkan beragam kepribadian yang dibutuhkan dalam tingkatan yang berbeda dalam proses terapi dan pada titik yang berbeda dalam sesi konseling. Sebagai konselor sebaiknya perlu memperhatikan beberapa kondisi pendukung agar layanan outreach counseling dapat dilakukan sesuai dengan kondisi sekolah.

SLB selama ini belum punya tenaga profesional bimbingan konseling yang khusus menangani layanan bimbingan. Semua usaha layanan bimbingan hanya ditangani oleh guru kelas dengan standar pendidikan sarjana. Persyaratan untuk konselor SLB diadopsi sesuai dengn pendapat di atas sebagai berikut.

  1. Memiliki ijazah sarjana PLB dari lembaga yang terakreditasi.
  2. Sarjana pendidikan lainnya dan sudah mendapatkan perkuliahan dan praktek Bimbingan dan Konseling.
  3. Memiliki pengalaman mengajar di SLB minimal lima tahun, dan memahami teknik konseling.
  4. Guru kelas yang memiliki tanggung jawab penuh di kelasnya, dan selalu melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dalam kelancaran PBM di SLB.

Guru yang memahami kondisi ligkungan dan budaya setempat dimana outreach counseling dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: