SATUAN LAYANAN BIMBINGAN KEMANDIRIAN ANAK TUNAGRAHITA

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN

MATERI I

Disusun oleh: JON EFENDI

Nama Layanan           : Outreach Counseling dalam Meningkatkan Kemandirian ATGS

Fokus Layanan           : Bimbingan Pribadi

Strategi                         : Bimbingan Individual

Teknik                          : Latihan dan Penugasan

Topik                            : Bimbingan Kemandirian

Tema Umum               : Kegiatan Makan dan Minum

Tema Khusus              : 1. mengenal peralatan makan, makan dengan tangan, makan dengan sendok dan garpu,

  1. minum dengan gelas, sedotan, minuman dalam kemasan, mengenal jenis makanan dan minuman,  makan dan minum yang sopan,
  2. makan tepat waktu,  menyiapkan makan di meja,
  3. mengenal peralatan memasak, membantu memasak di dapur.

Sasaran                        : Peserta didik ATGS kelas 2

Pertemuan                   : 4 x

Waktu                          : 40 menit/pertemuan

  1. Tujuan : Peserta didik ATGS mampu melakukan kegiatan makan dan minum, menyiapkan makanan, dan membantu memasak di dapur.
  2. Kompetensi : Pencapaian kemampuan antar pribadi secara tepat dan efektif dalam suatu hubungan tertentu melalui akhlak mulia.
  3. Sub Kompetensi : Pencapaian kemampuan kemandirian dalam aktivitas makan dan minum.
  4. Indikator : Indikator pencapaian bimbingan yang diharapkan siswa mampu;
  5. Menyebutkan peralatan makanan yang mereka gunakan sehari-hari, mampu melaksanakan kegiatan makan dengan tangan dan makan dengan sendok/garpu.
  6. Mampu melakukan kegiatan minum dengan berbagai peralatan sesuai dengan situasi, mampu menentukan makanan dan jajanan untuk dibawa ke sekolah.
  7. Mengatur jadwal makan sesuai dengan waktu, menyiapkan peralatan makan sederhana.
  8. Menyebutkan peralatan masak dan mau membantu ibu saat memasak secara sederhana.
  9. Materi : Materi yang berkaitan dengan kegiatan ini meliputi;
  10. a) Mengenal peralatan makan; Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat menunjukkan berbagai jenis peralatan makan dan mampu menggunakannya pada saat makan. b) Makan dengan tangan; Membimbing dan melatih peserta didik saat jam makan; di sekolah dengan bimbingan guru, teman yang besar. Kegiatan ini dimulai dengan mencuci tangan saat akan makan, melakukan makan dengan tangan, dan mengakhiri kegiatan makan. c) Makan dengan sendok dan garpu; menjelaskan kegunaan sendok dan garpu, melatih mengguanakan sendok dan garpu, menyuap makanan dengan sendok dan membawa makanan ke mulut.
  11. a) Minum dengan gelas, sedotan, minuman dalam kemasan; Kegiatan minum dilakukan mulai dari menuangkan air ke gelas, mengangkat gelas dengan tangan, meminum air dengan gelas, menggunakan minuman dalam kemasan dengan benar dan teliti. b) Mengenal jenis makanan dan minuman; memberikan penjelasan berbagai macam jenis makanan dan minuman secara sederhana, nama minuman dan makanan jajanan di sekolah. c) Makan dan minum yang sopan; melakukan kegiatan makan dan minum tanpa berceceran dan tidak tumpah atau belepotan.
  12. a) Makan tepat waktu; mengawasi peserta didik makan saat jam makan dan membimbing agar siswa makan sesuai dengan waktu yang disediakan untuk makan, siswa mampu mengakhiri makan sesuai waktu. c) Menyiapkan makan di meja; siswa dibiasakan menyiapkan makanan di atas meja untuk memulai kegiatan makan, makanan yang dibawa diletakkan dimeja masing-masing.
  13. a) Mengenal peralatan memasak; mengenalkan berbagai macam peralatan memasak sederhana seperti panci, kuali, kompor, mangkuk dan lainnya. b) Membantu memasak di dapur; memberikan kesempatan bagi siswa untuk membantu ibu memasak di dapur sesuai dengan kemampuan, mencuci bahan makanan dan lainnya.
  14. Metoda Bimbingan: Metode bimbingan yang digunakan hampir sama dengan penggunaan metode pembelajaran, metode tersebut adalah;
  15. Metode bibingan melalui ceramah,
  16. Metode tanya jawab berlangsung saat proses pembimbingan,
  17. Metode latihan yang dilakukan secara berulang-ulang,
  18. Metode peragaan untuk memperagakan kepada siswa bagaimana cara melakukan kegiatan dengan menyediakan pemodelan,
  19. Metode pemberian tugas agar siswa mampu melakukan kegiatan sendiri dan bisa belajar dari kesalahan.
  20. Media : Media yang dugunakan untuk bimbingan dalam kegiatan makan dan minum ini meliputi berbagai macam peralatan yang digunakan saat kegiatan makan seperti; piring, gelas, sendok dan garpu, kobokan, dan gambar hidangan sehat.
  21. Tahapan bimbingan: Terdiri dari tiga tahapan seperti berikut;
  22. Tahap Awal;

Pada tahapan ini pembimbing memberikan penjelasan makan yang sehat dan cara makan yang baik, memberikan penjelasan pola makan yang sehat yang terdiri dari; sarapan, makan siang, makan malam. Melakukan tanya jawab tentang berbagai peralatan makan dan memasak.

  1. Tahap Inti; Pada tahap ini diharapkan ATG mendapatkan bimbingan dalam rangkat meningkatkan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, di sekolah maupun di rumah. Selama kegiatan ini melibatkan unsur-unsur seperti; Guru kelas, teman sekolah yang lebih senior, teman sebaya, orang tua dan anggota keluarga lainnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan sekolah, keterlibatan sistem.

Untuk lebih jelasnya peran masing-masing unsur keterlibat sebagai sistem outreach counseling maka dapat dilihat bagan di bawah ini.

 

Materi Bimbingan  I

Peranan Unsur Outreach  

Keterangan

Kepala Sekolah Guru Kelas Orang Tua Anggota Keluarga Teman Senior
I. a. Mengenal peralatan makan. Mengarahkan ATG dan mengatur jadwal kegiatan makan di sekolah.

Memberikan pengarahan tentang pelaksanaan bimbingan dan peralatan yang diperlukan dalam kegiatan makan

Melaksanakan tanya jawab gambar-gambar peralatan makan

Memberikan bimbingan ATG dengan media gambar.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat menunjukkan berbagai jenis peralatan makan dan mampu menggunakannya pada saat makan.

Membimbing dan memberikan tugas untuk menunjukkan peralatan saat kegiatan makan.

Kegiatan ini dalapat dilakukan oleh Ayah, Ibu, kakak, adik.

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Melalui latihan teman senior danpeserta didik dapat menunjukkan berbagai jenis peralatan makan dan mampu menggunakannya pada saat makan.
b. Makan dengan tangan. Membuat program dan daftar kegiatan bimbingan makan

Melaksanakan kegiatan makan sesuai jadwal

Mempersiapkan kegiatan makan dan melakukan kegiatan makan bersama.

Dimulai dengan mencuci tangan saat akan makan, melakukan makan dengan tangan, dan mengakhiri kegiatan makan

Membimbing dan memberikan kesempatan ATG untuk mencoba dan latihan amakan sendiri dan mengurangan intervensi bantuan. Membantu memperbaiki sikap makan bila berada ditengah masyarakat Siswa yang senior membantu ATG yang belum bisa makan sendiri

Membimbing dan melatih ATG saat jam makan; di sekolah dengan bimbingan guru, teman yang besar.

c. Makan dengan sendok dan garpu. Mengawasi kegiatan guru dan siswa dalam kegiatan makan sesuai jadwal di sekolah

Memberi saran kepada anggota keluarga untuk membawa ATG pada kesempatan yang mendukung kegiatan makan.

Membantu dan melatih cara memegang sendok /garpu dan menyuapkan makanan.

Menjelaskan kegunaan sendok dan garpu,

Melatih dan meragakan cara makan dengan sendok dan garpu,

Melatih menyuap makanan dengan sendok dan membawa makanan ke mulut.

Membantu dan melatih cara memegang sendok /garpu dan menyuapkan makanan.

(dapat dilakukan oleh seluruh anggota keluarga)

Memberikan kesempatan untuk makan sendiri di saat pesta dan keramaian. Membantu dan melatih cara memegang sendok /garpu dan menyuapkan makanan.

Melatih dan meragakan cara makan dengan sendok dan garpu,

Melatih menyuap makanan dengan sendok dan membawa makanan ke mulut.

II. a. Minum dengan gelas, sedotan, minuman dalam kemasan. Latihan bersama pada pegiatan minum.

Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan.

 Menjelaskan dan melatih ATG pada pegiatan minummelalui ceramah.

Dilakukan mulai dari menuangkan air ke gelas, mengangkat gelas dengan tangan, meminum air dengan gelas,

Memperagaka membuka minuman dalam kemasan dengan benar dan teliti.

Melatih ATG pada pegiatan minum dilakukan mulai dari menuangkan air ke gelas, mengangkat gelas dengan tangan,

Membimbing minum dengan gelas,

Menunjukkan cara membuka kemasan dan minum dengan kemasan

Belajar belanja dan membeli minuman di toko yang ada dilingkungan Latihan menuangkan air ke gelas, mengangkat gelas dengan tangan, meminum air dengan gelas,

Membuka minuman dalam kemasan

b. Mengenal jenis makanan dan minuman; Menyediakan berbagai jenis jajanan di kantinsekolah.

Mengadakan makanan melalui kantin sekolah

Memberikan kesempatan bagi siswa untuk peran kegiatan belanja di kantin sekolah

Membantu memilih makanan dan menyebutkan makanan yang disukai

Membimbing dan memberikan penjelasan berbagai macam jenis makanan dan minuman melalui ceramah.

Melakukan tanya jawab tentang nama minuman dan makanan

Membimbing dan memberikan penjelasan berbagai macam jenis makanan dan minuman saat belanja di warung.

Melakukan tanya jawab tentang nama minuman dan makanan jajanan di rumah.

Memberikan kesempatan bagi ATG untuk melakukan kegiatan jajan/berbelanja. Membantu memilih makanan dan menyebutkan makanan yang disukai

Membimbing dan memberikan penjelasan berbagai macam jenis makanan

c. Makan dan minum yang sopan; Membantu mengawasi teman saat melakukan kegiatan makan dan minum

Memberikan kesempatan yang lebih luas agar ATG melakukan aktifitas sendiri.

Membimbing dan memperagakan cara melakukan makan tanpa berceceran

Memberikan latihan minum agar tidak tumpah atau belepotan.

Membimbing dan memperagakan cara melakukan makan tanpa berceceran

Memberikan latihan minum agar tidak tumpah atau belepotan.

Membantu ATG utk mau melakukan kegiatan sendiri.

Memberikan kesempatan ATG untuk melakukan kegiatan sesuai dengan norma. Mengajak dan memperagakan cara melakukan makan tanpa berceceran

Memberikan latihan minum agar tidak tumpah atau belepotan.

Membantu teman melakukan kegiatan sendiri.

III. a. Makan tepat waktu; Menyediakan jam makan saat istirahat di sekolah

Mengajak teman untuk melakukan makan bersama di sekolah

Mengawasi ATG makan saat jam makan

Membimbing agar siswa makan sesuai dengan waktu yang disediakan di sekolah.

Memperhatikan siswa mampu mengakhiri makan sesuai waktu.

Membimbing ATG makan saat jam makan

Membimbing agar siswa makan sesuai dengan waktu jam makan

Mengawasi anak mengakhiri makan sesuai waktu.

Berada di lingkungan  untuk melakukan makan sesuai jadwal makan. Membimbing teman makan sesuai dengan waktu yang disediakan di sekolah.

Membantu teman dalam kegiatan makan

  b. Menyiapkan makan di meja; Memberikan peluang bagi ATG untuk dapat berpartisipasi dalam setiap kegiatan M

embantu melalui pembiasaan menyiapkan makanan di atas meja

Mengajak teman utk melakukan kegiatan melalui pembiasaan

Membimbing memulai kegiatan makan dimeja masing-masing

Memberikan latihan melalui pembiasaan menyiapkan makanan di atas meja

Membimbing memulai kegiatan makan dimeja masing-masing.

Berusaha melibatkan ATG dengan bimbingan untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan.

Memberikan latihan melalui pembiasaan menyiapkan makanan di atas meja

Membimbing memulai kegiatan makan dimeja masing-masing.

Memberikan kesempatan untuk melakukan sendiri.

Mengajak dan berusaha melibatkan ATG dengan bimbingan untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan ATG. Mengajak latihan melalui pembiasaan menyiapkan makanan di atas meja

Mengajak teman agar mau makan sendiri

IV. a. Mengenal peralatan memasak; Memberikan kesempatan yang lebih luas agar ATG melakukan aktifitas sendiri.

Melakukan braind game tentang nama-nama peralatan makan.

Mengenalkan berbagai macam peralatan memasak sederhana melalui media gambar.

Menunjukkan dan menyebutkan nama-nama peralatan memasak

Melakukan tanya jawab dengan  siswa tentang nama-nama peralatan masak yang ada di gambar

Mengenalkan berbagai macam peralatan memasak sederhana secara langsung di dapur.

Menunjukkan dan menyebutkan nama-nama peralatan memasak

Melakukan tanya jawab tentang nama-nama peralatan masak

Memberikan kesempatan dan bermain besama Menyebutkan macam peralatan memasak sederhana

Menunjukkan dan menyebutkan nama-nama peralatan memasak

Mengajak teman untuk membantu memasak didapur  secara sederhana

Melakukan tugas  mencuci bahan makanan dan lainnya.

Mengajak membersihkan peralatan

b. Membantu memasak di dapur; Memnyediakan jadwal kegiatan untuk melakukan kegiatan memasak di sekolah.

Membuat jadwal secara periodic dan dijadikan sebagai program sekolah

Membimbing teman membantu masak sesuai dengan kemampuan,

Mengajak dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk membantu memasak didapur sekolah

Melibatkan siswa memasak di dapur

Memberikan tugas  siswa mencuci bahan makanan dan lainnya.

Mengajak anak untuk membantu memasak didapur  secara sederhana

Melibatkan anak memasak di dapur sesuai dengan kemampuan,

Memberikan tugas  mencuci bahan makanan dan lainnya.

Memberi tugas untuk membersihkan peralatan.

Mengajak dan berusaha melibatkan ATG dengan bimbingan untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan ATG. Mengajak dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk membantu memasak didapur sekolah
  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.

          PEDOMAN LAYANAN BIMBINGAN

MATERI II

Disusun oleh: JON EFENDI

Nama Layanan           : Outreach Counseling dalam Meningkatkan Kemandirian ATGS

Fokus Layanan           : Bimbingan Pribadi

Strategi                         : Bimbingan Individual

Teknik                          : Latihan dan Penugasan

Topik                            : Bimbingan Kemandirian

Tema Umum               : Membersihkan dan merapikan diri

Tema Khusus              :

  1. mencuci tangan, mencuci muka, mencuci kaki,
  2. berkumur-kumur, dan menggosok gigi
  3. membersihkan mata, dan membersihkan kuku,
  4. membersihkan badan saat mandi, mencuci rambut,
  5. menyisir rambut, memakai bedak, menggunakan minyak wangi.
  6. menyemir sepatu,

Sasaran                        : Peserta didik ATG kelas 4

Pertemuan                   : 6 x

Waktu                          : 40 menit/pertemuan

  1. Tujuan : Peserta didik mampu melakukan kegiatan secara mandiri dalam membersihkan dan merapikan diri
  2. Kompetensi : Pencapaian kemampuan antar pribadi secara tepat dan efektif dalam kegiatan harian di rumah dan sekolah.
  3. Sub Kompetensi : Pencapaian kemampuan kemandirian dalam membersihkan dan merapikan diri.
  4. Indikator : Indikator pencapaian bimbingan yang diharapkan siswa mampu;
  5. Melakukan kegiatan mencuci tangan, Melakukan kegiatan mencuci muka, mencuci kaki,
  6. Melakukan kegiatan berkumur-kumur, dan menggosok gigi
  7. Melakukan kegiatan membersihkan mata, dan membersihkan kuku,
  8. Melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandi, . mencuci rambut,
  9. Melakukan berhias sederhana menyisir rambut, memakai bedak, menggunakan minyak wangi.
  10. Melakukan kegiatan menyemir sepatu.
  11. Materi : Materi yang berkaitan dengan kegiatan ini meliputi;
  12. Melakukan kegiatan mencuci tangan; Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan mencuci tangan dengan baik dan bersih. Membimbing dan memberikan tugas agar ATG mampu melakukan kegiatan mencuci muka, mencuci kaki,
  13. Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan berkumur-kumur, dan menggosok gigi melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari
  14. Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandi, mencuci rambut, sesuai dengan kebutuhan.
  15. Membimbing ATG melakukan kegiatan membersihkan mata, dan membersihkan kuku.
  16. Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan menyisir rambut, memakai bedak, menggunakan minyak wangi.
  17. Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan menyemir sepatu.
  18. Metoda Bimbingan: Metode bimbingan yang digunakan hampir sama dengan penggunaan metode pembelajaran, metode tersebut adalah;
  19. Metode bibingan melalui ceramah,
  20. Metode tanya jawab berlangsung saat proses pembimbingan,
  21. Metode latihan yang dilakukan secara berulang-ulang,
  22. Metode peragaan untuk memperagakan kepada siswa bagaimana cara melakukan kegiatan dengan menyediakan pemodelan,
  23. Metode pemberian tugas agar siswa mampu melakukan kegiatan sendiri dan bisa belajar dari kesalahan.
  24. Media : Media yang dugunakan untuk bimbingan dalam kegiatan membersihkan dan merapikan diri meliputi berbagai macam peralatan yang digunakan saat kegiatan makan seperti; Handuk, air, gayung, sabun, shampo. sisir, bedak, minyak wangi, dan semir.
  25. Tahapan bimbingan: Terdiri dari tiga tahapan seperti berikut;
  26. Tahap Awal;

Pada tahapan ini pembimbing memberikan penjelasan tentang manfaat menjaga kebersihan dan merapikan diri. Melakukan tanya jawab tentang berbagai peralatan yang digunakan.

  1. Tahap Inti; Pada tahap ini diharapkan ATG mendapatkan bimbingan dalam rangkat meningkatkan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, di sekolah maupun di rumah. Selama kegiatan ini melibatkan unsur-unsur seperti; Guru kelas, teman sekolah yang lebih senior, teman sebaya, orang tua dan anggota keluarga lainnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan sekolah, keterlibatan sistem.

Untuk lebih jelasnya peran masing-masing unsur keterlibat sebagai sistem outreach counseling maka dapat dilihat bagan di bawah ini.

 

Materi Bimbingan  II

Peranan Unsur Outreach  

Keterangan

Kepala Sekolah Guru Kelas Orang Tua Anggota Keluarga Teman Senior
I. a. Melakukan kegiatan mencuci tangan; Mengarahkan ATG dan mengatur jadwal kegiatan makan di sekolah.

Membuat pogram latihan mencuci beraneka pakaian

Membuat langkah-langkah mencuci pakaian

Membuat langkah-langkah perawatan pakaian

Mengajak teman membiasakan diri mencuci tangan.

Membimbing ATG dengan media gambar.

Mendemontrasikan cara mencuci tangan dihadapan siswa.

Melalui latihan dan pemberian tugas melakukan kegiatan mencuci tangan dengan baik dan bersih.

Membimbing anak membiasakan diri mencuci tangan.

Mendemontrasikan cara mencuci tangan dihadapan siswa.

Memberikan latihan dan memberikan tugas anak untuk  mencuci tangan dengan baik dan bersih.

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Mengajak yunior membiasakan diri mencuci tangan.

Mendemontrasikan cara mencuci tangan dihadapan siswa.

b. Mencuci muka, mencuci kaki, Menyediakan peralatan untuk perawatan mencuci muka dan kaki

Mengajak teman bersama mencuci muka dan kaki.

Memberi saran kepada anggota keluarga untuk membawa ATG pada kesempatan yang mendukung kegiatan seperti ke kolam renang.

Bergantian melakukan pembilasan saat mencuci muka dan kaki.

Membantu membilas rambut hingga bersih.

Membimbing dan memberikan tugas agar ATG mampu melakukan kegiatan mencuci muka, mencuci kaki..

Menunjukkan cara mencuci muka dan kaki.

Membimbing cara membilas muka dan kaki hingga bersih.

Membimbing dan menunjukkan takaran shampo sesuai kebutuhan untuk mencucui rambut.

Membimbing anak membilas rambut hingga bersih

Membimbing dan memberikan tugas agar ATG mampu melakukan kegiatan mencuci muka, mencuci kaki.

Menunjukkan cara mencuci muka dan kaki.

Membimbing cara membilas muka dan kaki hingga bersih.

Membimbing dan menunjukkan takaran shampo sesuai kebutuhan untuk mencucui rambut.

Membimbing anak membilas rambut hingga bersih

Memberikan kesempatan untuk melakukan sendiri di tempat umum. Bergantian melakukan pembilasan saat mencuci muka dan kaki.

Membantu teman membilas rambut hingga bersih.

Membantu teman agar  mampu melakukan kegiatan mencuci muka, mencuci kaki..

Menunjukkan cara mencuci muka dan kaki.

Membimbing teman membilas muka dan kaki hingga bersih.

Menunjukkan takaran shampo sesuai kebutuhan untuk mencucui rambut.

Membimbing teman membilas rambut hingga bersih

II.  Melakukan kegiatan berkumur-kumur, dan menggosok gigi Membimbing dan melatih peserta didik melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-haridi sekolah

Membimbing dan melatih cara berkumur dan menggosok gigi yang benar

Membimbing penggunaan Odol sesuai kebituhan

Memperagakan menggosok gi yang benar.

Membantu dan mengajak teman untuk berkumur dan menggosok gigi.

Menunjukkan cara-cara berkumur dan gerakan menggosok gigi.

Membimbing dan melatih anak  berkumur-kumur dan menggosok gigi di rumah

Membimbing dan melatih cara berkumur dan menggosok gigi yang benar

Membimbing penggunaan Odol sesuai kebituhan

Menujukkan peragaan gerakan menggosok gi yang benar

Membantu memperbaiki sikap makan bila berada ditengah masyarakat Melaksanakan kegiatan dan menjalin kerjasama dengan pihak lainnya
III. Membersihkan mata, dan membersihkan kuku Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan. Membantu melakukan menggunting kuku

Menjelaskan dan melatih ATG melalui ceramah.

Memperagakan cara membersihkan mata dan kuku dengan benar dan teliti.

Memberikan tugas membersihkan mata dan kuku dengan benar dan teliti.

Menjelaskan dan melatih melalui ceramah.

Memperagakan cara membersihkan mata dan kuku dengan benar dan teliti.

Memberikan tugas tentang cara membersihkan mata dan kuku dengan benar dan teliti.

Memberikan kesempatan jika diperlukan Membantu cara membersihkan mata dan kuku dengan benar dan teliti.
IV. Melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandi mencuci rambut., . Membantu dan memberikan pengarahan saat mandi dan melakukan pembilasan dengan benar

Memberikan kesempatan bagi siswa mandi di kolam ranang dan fasilitas umum

Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandimellui media gambar.

Memperagakan melalui model cara mandi yang baik

Memberikan tugas agar ATG dapat melakukan mandi dengan benar

Membimbing anak melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandi.

Memperagakan melalui model cara mandi yang baik

Memberikan tugas agar anak dapat melakukan mandi dengan benar

Memberikan kesempatan bagi ATG untuk melakukan kegiatan diruang fasilitas umum. Membantu teman agar mampu melaksanakan kegiatan membersihkan badan saat mandimellui media gambar.
V. Melakukan kegiatan menyisir rambut, memakai bedak, menggunakan minyak wangi. Memberikan kesempatan yang lebih luas agar ATG melakukan aktifitas sendiri.

Menyediakan peralatan berhias sesuai kebutuhan siswa.

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan menyisir rambut,

Menunjukkan arah menyisir rambut

Menugaskan anak untuk menyisir rambut

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan memakai bedak,

Menunjukkan cara mengoleskan bedak ke wajah

Memberikan kesempatan bagi anak utk melakukan berbedaj sesuai kebutuhan

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan menggunakan minyak wangi.

Memperagakan tentang cara penggunaan minyak wangi

Memberikan kesempatan pada anak untuk menyemprotan minyak wangi dengan benar.

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan menyisir rambut,

Menunjukkan arah menyisir rambut

Menugaskan anak untuk menyisir rambut

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan memakai bedak,

Menunjukkan cara mengoleskan bedak ke wajah

Memberikan kesempatan bagi anak utk melakukan berbedaj sesuai kebutuhan

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan menggunakan minyak wangi.

Memperagakan tentang cara penggunaan minyak wangi

Memberikan kesempatan pada anak untuk menyemprotan minyak wangi dengan benar

Memberikan kesempatan ATG untuk melakukan kegiatan sesuai dengan cara yang benar. Belajar bersama sama dan melakukan praktek bersama.

Membantu teman dalam melakukan kegiatan menyisir rambut.

Membantu dalam menggunakan bedak.

Menunjukkan cara penggunaan minyak wangi

VI. Melakukan kegiatan menyemir sepatu, Menyediakan peralatan menyemir di sekolah

Memberi petunjuk Cara menyemir dan merawat sepatu

Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan menyemir sepatu,

Memberikan contoh menyemir sepatu dengan benar.

Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan menyemir sepatu,

Memberikan contoh menyemir sepatu dengan benar.

Mendemonstrasikan cara menyemir sepatu.

Berada di lingkungan  rumah untuk melakukan kegiatan sendiri Membantu teman dalam melakukan gerakan menyemir sepatu

Menunjukkan teman cara menyemir sepatu

  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.

PEDOMAN LAYANAN BIMBINGAN

MATERI III

Disusun oleh: JON EFENDI

Nama Layanan           : Outreach Counseling dalam Meningkatkan Kemandirian ATGS

Fokus Layanan           : Bimbingan Pribadi

Strategi                         : Bimbingan Individual

Teknik                          : Latihan dan Penugasan

Topik                            : Bimbingan Kemandirian

Tema Umum               : Membersihkan lingkungan dan kesehatan badan

Tema Khusus              :

  1. a) membersihkan alat-alat rumah tangga, b) menata dan member-sihkan ruangan.
  2. a) buang air kecil dan besar, dan b) buang air kecil.
  3. a) menggunakan obat sederhana, b) melakukan olahraga sederhana,
  4. a) membersihkan WC, b) membersihkan dapur
  5. a) merapikan peralatan sekolah, b) menyimpan dan merapikan mainan.

Sasaran                        : Peserta didik ATG kelas 4

Pertemuan                   : 5 x

Waktu                          : 40 menit/pertemuan

  1. Tujuan : Peserta didik mampu melakukan kegiatan secara mandiri dalam membersihkan lingkungan dan kesehatan badan
  2. Kompetensi : Pencapaian kemampuan antar pribadi secara tepat dan efektif dalam kegiatan harian di rumah dan sekolah.
  3. Sub Kompetensi : Pencapaian kemampuan kemandirian dalam membersihkan lingkungan dan kesehatan badan.
  4. Indikator : Indikator pencapaian bimbingan yang diharapkan siswa mampu;
  5. Melakukan kegiatan; a) membersihkan alat-alat rumah tangga, b) menata dan membersihkan ruangan.
  6. Melakukan kegiatan; a) buang air kecil dan besar, dan b) buang air kecil.
  7. a) Melakukan kegiatan menggunakan obat sederhana, b) Melaksanakan kegiatan melakukan olahraga sederhana,
  8. Melakukan kegiatan; a) membersihkan WC, b) membersihkan dapur
  9. Melakukan kegiatan; a) merapikan peralatan sekolah, b) menyimpan dan merapikan mainan.
  10. Materi : Materi yang berkaitan dengan kegiatan ini meliputi;
  11. Membimbing dan melatih ATG agar mampu melakukan kegiatan; a) membersihkan alat-alat rumah tangga, b) menata dan membersihkan ruangan. Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan.
  12. Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan melakukan kegiatan; a) buang air kecil dan besar, dan b) buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari
  13. Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan menggunakan obat sederhana.
  14. Membimbing ATG melakukan kegiatan olahraga sederhana.
  15. Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan a) membersihkan WC, b) membersihkan dapur.
  16. Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan a) merapikan peralatan sekolah, b) menyimpan dan merapikan mainan.
  17. Metoda Bimbingan: Metode bimbingan yang digunakan hampir sama dengan penggunaan metode pembelajaran, metode tersebut adalah;
  18. Metode bibingan melalui ceramah,
  19. Metode tanya jawab berlangsung saat proses pembimbingan,
  20. Metode latihan yang dilakukan secara berulang-ulang,
  21. Metode peragaan untuk memperagakan kepada siswa bagaimana cara melakukan kegiatan dengan menyediakan pemodelan,
  22. Metode pemberian tugas agar siswa mampu melakukan kegiatan sendiri dan bisa belajar dari kesalahan.
  23. Media : Media yang dugunakan untuk bimbingan dalam kegiatan membersihkan dan merapikan diri meliputi berbagai macam peralatan yang digunakan saat kegiatan makan seperti; Peralatan dapur dan peralatan rumah tangga, perlengkapan di Toilet, Obat-obatan sederhana, perlengkapan sekolah dan berragam mainan yang ada di rumah siswa.
  24. Tahapan bimbingan: Terdiri dari tiga tahapan seperti berikut;
  25. Tahap Awal;

Pada tahapan ini pembimbing memberikan penjelasan tentang manfaat membersihkan lingkungan dan kesehatan badan. Melakukan tanya jawab tentang berbagai peralatan yang digunakan.

  1. Tahap Inti; Pada tahap ini diharapkan ATG mendapatkan bimbingan dalam rangkat meningkatkan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, di sekolah maupun di rumah. Selama kegiatan ini melibatkan unsur-unsur seperti; Guru kelas, teman sekolah yang lebih senior, teman sebaya, orang tua dan anggota keluarga lainnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan sekolah, keterlibatan sistem.

Untuk lebih jelasnya peran masing-masing unsur keterlibat sebagai sistem outreach counseling maka dapat dilihat bagan di bawah ini.

 

Materi

Bimbingan  III

Peranan Unsur Outreach  

Keterangan

Kepala Sekolah

 

Guru Kelas Orang Tua Anggota Keluarga Teman Senior
I. a) membersihkan alat-alat rumah tangga, Memandu dan mengajak siswa bekerja membersihkan alat rumah tangga

Bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Memberi saran kepada anggota keluarga untuk membawa ATG pada kesempatan yang mendukung.

Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Melatih teman membersihkan alat-alat rumah tangga

Melatih teman utk melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

b) Menata dan membersihkan ruangan. Memberi saran kepada anggota keluarga untuk membawa ATG pada kesempatan yang mendukung.

Bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Mengajak teman untuk mau bekerja membersihkan alat rumah tangga

Melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

II.  a. Buang air besar, Menyediakan fasilitas utk kegiatan BAB

Mengawasi kegiatan buang air di wc

Melaksanakan kegiatan dan menjalin kerjasama dengan pihak keluarga

Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air  besar ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air besar melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air besar ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air besar melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Memberitahukan keluarga atau guru bila siswa beraktifitas di luar Membimbing dan melatih teman melakukan kegiatan buang air  besar ditempatnya.

Membimbing teman  agar mau buang air besar melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

b. Buang air kecil Membantu kegiatan buang air di wc

Mengkomunikasikan dengan orang tua

Melaksanakan kegiatan dan menjalin kerjasama dengan pihak keluarga

Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air  kecil ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air kecil ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Memberitahukan keluarga atau guru bila siswa beraktifitas di luar Melatih teman melakukan kegiatan buang air  kecil ditempatnya.

Membimbing teman buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

III. Menggunakan obat sederhana. Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan.

Memberikan informasi cara menggunakan obat-obatan

Menunjukkan jenis obat

Menujukkan cara merawat luka kecil.

Membujuk teman yg terluka untuk mengobati lukanya

Membantu membalut luka

Membimbing ATG agar mampu mengobati luka kecil.

Memberkan contoh  cara membalut luka keci.

Membantu siswa menggunakan balutan pada luka

Memberikan tugas bagi siswa untuk belajar membalut

Membimbing ATG agar mampu mengobati luka kecil.

Memberkan contoh  cara membalut luka keci.

Membantu siswa menggunkan balutan pada luka

Memberikan tugas bagi siswa untuk belajar membalut luka kecil.

Memberikan kesempatan jika diperlukan Membujuk teman yg terluka untuk mengobati lukanya

Membantu teman membalut luka

Memberkan contoh  cara membalut luka keci.

IV. Melakukan kegiatan olahraga sederhana. Memberikan kesempatan bagi ATG untuk melakukan kegiatan diruang fasilitas umum.

Membujuk siswa untuk melaksanakan olahraga

Menunjuki model untuk melakukan gerakan olahraga sedrhana

Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan olah raga sederhana secara bersama

Memperagakan melalui model cara melakukan olahraga yang baik

Memperbaiki gerakan olahraga agar siswa mengikuti dengan benar

Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan olah raga sederhana secara bersama

Memperagakan melalui model cara melakukan olahraga yang baik

Memperbaiki gerakan olahraga agar siswa mengikuti dengan benar

Memberikan kesempatan bagi ATG untuk melakukan kegiatan diruang fasilitas umum. Mengajak teman melaksanakan kegiatan olah raga sederhana secara bersama

Memperagakan olahraga yang baik melalui model

Memperbaiki gerakan olahraga bagi teman yang salah

V. a.  Kegiatan membersihkan  WC, Membuat jadwal kebersihan sekolah

Menbuat daftar piket

Mengontrol jalannya jadwal piket sekolah

Menyediakan alat-alat kebersihan WC

Menagajak siswa dan guru utk membersihkan WC sekolah

Memberikan kesempatan yang lebih luas agar ATG melakukan aktifitas sendiri.

Belajar bersama sama dan melakukan praktek bersama.

Membantu teman dalam melakukan kegiatan membersihkan wc.

Membantu teman dalam  bekerja

Menunjukkan cara membersihkan wc

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan membersihkan WC,

Menunjukkan cara membersihkan WC

Menugaskan anak membersihkan WC dengan benar

Mengawasi anak saat membersihkan WC dengan benar

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan membersihkan WC,

Menunjukkan cara membersihkan WC

Menugaskan anak membersihkan WC dengan benar

Mengawasi anak saat membersihkan WC dengan benar

Memberikan kesempatan ATG untuk melakukan kegiatan sesuai dengan cara yang benar. Belajar bersama sama dan melakukan praktek bersama.

Membantu teman dalam melakukan kegiatan membersihkan wc.

Membantu teman dalam  bekerja

Menunjukkan cara membersihkan wc

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan membersihkan WC,

Menunjukkan cara membersihkan WC

b) membersihkan dapur. Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan membersihkan dapur,

Menunjukkan cara membersihkan dapur

Belajar bersama sama dan melakukan praktek bersama.

Membantu teman dalam melakukan kegiatan membersihkan dapur.

Membantu teman dalam  bekerja

Menunjukkan cara kerja membersihkan dapur

Menugaskan anak membersihkan dapur dengan benar

Mengawasi anak saat membersih kan dapur

Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan membersihkan dapur,

Menunjukkan cara membersihkan dapur

Menugaskan anak membersihkan dapur dengan benar

Mengawasi anak saat membersihkan dapur dengan benar

VI. a. Melakukan kegiatan  merapikan peralatan sekolah Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan merapikan peralatan sekolah,

Memberikan tugas dan penagawasan cara merapikan peralatan sekolah

Memberikan kesempatan di sekolah

Membantu teman dalam merapikan peralatan sekolah

Menunjukkan teman cara menyimpan peralatan sekolah

Memberikan contoh cara merapikan peralatan sekolah dengan benar.

Menunjukkan cara merapikan peralatan sekolah

Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan merapikan peralatan sekolah di rumah melalui pembiasaan,

Memberikan contoh cara merapikan peralatan sekolah dengan benar.

Menunjukkan cara merapikan peralatan sekolah dan meletakkan pada tempatnya

Memberikan tugas dan penagawasan cara merapikan peralatan sekolah

Berada di lingkungan  rumah untuk melakukan kegiatan sendiri Membantu teman dalam merapikan peralatan sekolah

Menunjukkan teman cara menyimpan peralatan sekolah

Memberikan contoh cara merapikan peralatan sekolah dengan benar.

Menunjukkan cara merapikan peralatan sekolah

b. Mmenyimpan dan merapikan mainan. Membantu anak dalam merapikan mainan

Menunjukkan tempat cara menyimpan mainan

Memberikan kesempatan di sekolah

Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan merapikan mainan,

Memberikan contoh cara merapikan mainan dengan benar.

Menunjukkan cara merapikan mainan

Memberikan tugas dan penagawasan cara merapikan mainan

Membimbing ATG dalam melakukan kegiatan merapikan mainan di rumah,

Memberikan contoh cara merapikan mainan

Menunjukkan cara merapikan mainan dan meletakkan pada tempatnya

Memberikan tugas dan penagawasan cara merapikan mainan

Berada di lingkungan  rumah untuk melakukan kegiatan sendiri Memberikan contoh cara merapikan mainan dengan benar.

Menunjukkan cara merapikan mainan

  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.

PEDOMAN LAYANAN BIMBINGAN

MATERI IV

Disusun oleh: JON EFENDI

Nama Layanan           : Outreach Counseling dalam Meningkatkan Kemandirian ATGS

Fokus Layanan           : Bimbingan Pribadi

Strategi                         : Bimbingan Individual

Teknik                          : Latihan dan Penugasan

Topik                            : Bimbingan Kemandirian

Tema Umum               : Kegiatan berbusana

Tema Khusus              :

  1. a) mengenal macam-macam pakaian luar, b) mengenakan pakaian luar,
  2. a) mengenal macam-macam pakaian dalam, b) mengenakan pakaian dalam,
  3. memasang kancing dan retsleting,
  4. a) mengenakan sepatu tanpa tali, b) mengenakan sepatu bertali,
  5. a) mengenakan kaus kaki, b) mengenakan ikat pinggang.

Sasaran                        : Peserta didik ATG kelas 4

Pertemuan                   : 5x

Waktu                          : 40 menit/pertemuan

  1. Tujuan : Peserta didik mampu melakukan kegiatan secara mandiri dalam kegiatan berbusana
  2. Kompetensi : Pencapaian kemampuan antar pribadi secara tepat dan efektif dalam kegiatan harian di rumah dan sekolah.
  3. Sub Kompetensi : Pencapaian kemampuan kemandirian dalam kegiatan berbusana.
  4. Indikator : Indikator pencapaian bimbingan yang diharapkan siswa mampu;
  5. Melakukan kegiatan; a) mengenal macam-macam pakaian luar, b) mengenakan pakaian luar,.
  6. Melakukan kegiatan; a) mengenal macam-macam pakaian dalam, b) mengenakan pakaian dalam,
  7. Melakukan kegiatan memasang kancing dan retsleting,
  8. Melaksanakan kegiatan a) mengenakan sepatu tanpa tali, b) mengenakan sepatu bertali,
  9. Melakukan kegiatan; a) mengenakan kaus kaki, b) mengenakan ikat pinggang.
  10. Materi : Materi yang berkaitan dengan kegiatan ini meliputi;
  11. Membimbing dan melatih ATG agar mampu melakukan kegiatan; a) mengenal macam-macam pakaian luar, b) mengenakan pakaian luar. Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari
  12. Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan melakukan kegiatan; a) mengenal macam-macam pakaian dalam, b) mengenakan pakaian dalam, melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari
  13. Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan memasang kancing dan retsleting,
  14. Membimbing ATG melakukan kegiatan mengenakan sepatu tanpa tali, b) mengenakan sepatu bertali,
  15. Membimbing ATG agar mampu melakukan kegiatan; a) mengenakan kaus kaki, b) mengenakan ikat pinggang.
  16. Metoda Bimbingan: Metode bimbingan yang digunakan hampir sama dengan penggunaan metode pembelajaran, metode tersebut adalah;
  17. Metode bibingan melalui ceramah,
  18. Metode tanya jawab berlangsung saat proses pembimbingan,
  19. Metode latihan yang dilakukan secara berulang-ulang,
  20. Metode peragaan untuk memperagakan kepada siswa bagaimana cara melakukan kegiatan dengan menyediakan pemodelan,
  21. Metode pemberian tugas agar siswa mampu melakukan kegiatan sendiri dan bisa belajar dari kesalahan.
  22. Media : Media yang dugunakan untuk bimbingan dalam kegiatan membersihkan dan merapikan diri meliputi berbagai macam peralatan yang digunakan saat kegiatan makan seperti; Pakaian dalam dan pakaian luar, bakaian yang berkancing, pakaian bersleting, sepatu bertali dan tidak bertali, kaus kaki, dan Ikat pinggang.
  23. Tahapan bimbingan: Terdiri dari tiga tahapan seperti berikut;
  24. Tahap Awal;

Pada tahapan ini pembimbing memberikan penjelasan tentang manfaat membersihkan lingkungan dan kesehatan badan. Melakukan tanya jawab tentang berbagai peralatan yang digunakan.

  1. Tahap Inti; Pada tahap ini diharapkan ATG mendapatkan bimbingan dalam rangkat meningkatkan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, di sekolah maupun di rumah. Selama kegiatan ini melibatkan unsur-unsur seperti; Guru kelas, teman sekolah yang lebih senior, teman sebaya, orang tua dan anggota keluarga lainnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan sekolah, keterlibatan sistem.

Untuk lebih jelasnya peran masing-masing unsur keterlibat sebagai sistem outreach counseling maka dapat dilihat bagan di bawah ini.

 

Materi

Bimbingan IV

Peranan Unsur Outreach  

Keterangan

Kepala Sekolah Guru Kelas Orang Tua Anggota Keluarga Teman senior
I. a) mengenal macam-macam pakaian luar,

b) mengenakan pakaian luar melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari.

Menyediakan rekaman video cara mengenakan pakaian Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Membimbing dan mengenalkan macam-macam pakaian luar.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan mengenakan pakaian luar

Demonstrasi melalui pemodelan dan praktek.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Membimbing dan mengenalkan macam-macam pakaian luar.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan mengenakan pakaian luar

Demonstrasi melalui pemodelan dan praktek mengenakan  pakaian luar dan pakaian luar.

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Membantu teman untuk mengenakan pakaian luar dan pakaian luar sesuai dengan kebutuhan dan situasional

Demonstrasi mengenakan  pakaian luar dan pakaian luar.

II.  a) mengenal macam-macam pakaian dalam,

b) mengenakan pakaian dalam, melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menyediakan video rekamann cara mengenakan pakaian Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Membimbing dan mengenalkan macam-macam pakaian dalam.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan mengenakan pakaian dalam

Demonstrasi melalui pemodelan dan praktek mengenakan  pakaian luar dan pakaian dalam.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Membimbing dan mengenalkan macam-macam pakaian luar.

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan mengenakan pakaian luar

Demonstrasi melalui pemodelan dan praktek mengenakan  pakaian luar dan pakaian dalam.

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Membantu teman untuk mengenakan pakaian luar dan pakaian dalam sesuai dengan kebutuhan dan situasional
III. memasang kancing dan retsleting, Menyediakan berbagai media kancing dan resleting sebagai sarana latihan. Membimbing memasang kancing baju melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Melaltih anak memasangkan kacing dan resleting dalam berbagai ukuran.

Membimbing memasang kancing baju melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Melaltih anak memasangkan kacing dan resleting dalam berbagai ukuran.

Memberitahukan keluarga atau guru bila siswa beraktifitas di luar Belajar bersama dan mengajak teman melakukan latihan memasang kancing dan resleting.

Membantu teman memasangkan kancing dan resleting sebagai latihan berulang

IV. a) mengenakan sepatu tanpa tali,

b) mengenakan sepatu bertali,

Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan.  Membimbing memasang kancing baju melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Melaltih anak memasangkan sepatu tanpa tali dan sepatu bertali

Membimbing memasang kancing baju melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Melaltih anak memasangkan sepatu tanpa tali dan sepatu bertali

Memberikan kesempatan jika diperlukan Belajar bersama dan mengajak teman melakukan latihan memasang sepatu tanpa tali dan sepatu bertali

Membantu teman memasangkan sepatu tanpa tali dan sepatu bertali

V. a) mengenakan kaus kaki,

b) mengenakan sabuk

Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan. Memperagakan cara mengenakan kaus kaki dan sabuk

Melatih anak memasangkan kaus kaki dan sabuk.

Memperagakan cara mengenakan kaus kaki dan ikat pinggang

Melatih anak memasangkan kaus kaki dan sabuk

Memberikan kesempatan jika diperlukan Belajar bersama dan mengajak teman melakukan latihan memasang kaus kaki dan ikat pinggang.

Membantu teman memasangkan kaus kaki dan sabuk.

  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.


 

PEDOMAN LAYANAN BIMBINGAN

MATERI V

Disusun oleh: JON EFENDI

Nama Layanan           : Outreach Counseling dalam Meningkatkan Kemandirian ATGS

Fokus Layanan           : Bimbingan Pribadi

Strategi                         : Bimbingan Individual

Teknik                          : Latihan dan Penugasan

Topik                            : Bimbingan Kemandirian

Tema Umum               : Kerjasama

Tema Khusus              :

  1. a) kerjasama dengan masyarakat, b) kerjasama dengan yang lebih tua, c) kerjasama dengan yang lebih muda,
  2. a) kerjasama dengan Ayah/Ibu, b) kerjasama dengan kakak, c) kerjasama dengan adik, d) kerjasama dengan kakek/nenek,
  3. a) kerjasama dengan guru, b) kerjasama dengan teman.

Sasaran                        : Peserta didik ATG kelas 4

Pertemuan                   : 3x

Waktu                          : 40 menit/pertemuan

  1. Tujuan : Peserta didik mampu melakukan kegiatan secara mandiri dalam bekerjasama
  2. Kompetensi : Pencapaian kemampuan antar pribadi secara tepat dan efektif dalam kegiatan harian di rumah dan sekolah.
  3. Sub Kompetensi : Pencapaian kemampuan kemandirian dalam bekerjasama.
  4. Indikator : Indikator pencapaian bimbingan yang diharapkan siswa mampu;
  5. Melakukan kegiatan; a) kerjasama dengan masyarakat, b) kerjasama dengan yang lebih tua, c) kerjasama dengan yang lebih muda,
  6. Melakukan kegiatan; a) kerjasama dengan Ayah/Ibu, b) kerjasama dengan kakak, c) kerjasama dengan adik, d) kerjasama dengan kakek/nenek,
  7. Melakukan kegiatan; a) kerjasama dengan guru, b) kerjasama dengan teman.
  8. Materi : Materi yang berkaitan dengan kegiatan ini meliputi;
  9. Membimbing dan melatih ATG agar mampu melakukan kegiatan; a) kerjasama dengan masyarakat, b) kerjasama dengan yang lebih tua, c) kerjasama dengan yang lebih muda,Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari
  10. Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan; a) kerjasama dengan Ayah/Ibu, b) kerjasama dengan kakak, c) kerjasama dengan adik, d) kerjasama dengan kakek/nenek, di rumah dalam kegiatan sehari-hari.
  11. Membimbing ATG agar mampu melaksanakan kegiatan a) kerjasama dengan guru, b) kerjasama dengan teman di sekolah melalui pembiasaan sehari hari.
  12. Metoda Bimbingan: Metode bimbingan yang digunakan hampir sama dengan penggunaan metode pembelajaran, metode tersebut adalah;
  13. Metode bibingan melalui ceramah,
  14. Metode tanya jawab berlangsung saat proses pembimbingan,
  15. Metode latihan yang dilakukan secara berulang-ulang,
  16. Metode peragaan untuk memperagakan kepada siswa bagaimana cara melakukan kegiatan dengan menyediakan pemodelan,
  17. Metode pemberian tugas agar siswa mampu melakukan kegiatan sendiri dan bisa belajar dari kesalahan.
  18. Media : Media yang dugunakan untuk bimbingan dalam kegiatan bekerjasama ini berupa video dan gambar-gambar kegiatan kerjasama melkukan kegiatan di rumah dan di sekolah.
  19. Tahapan bimbingan: Terdiri dari tiga tahapan seperti berikut;
  20. Tahap Awal;

Pada tahapan ini pembimbing memberikan penjelasan tentang manfaat bekerjasama. Melakukan tanya jawab tentang berbagai peralatan yang digunakan.

  1. Tahap Inti; Pada tahap ini diharapkan ATG mendapatkan bimbingan dalam rangkat meningkatkan kemandirian dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, di sekolah maupun di rumah. Selama kegiatan ini melibatkan unsur-unsur seperti; Guru kelas, teman sekolah yang lebih senior, teman sebaya, orang tua dan anggota keluarga lainnya, masyarakat di lingkungan tempat tinggal dan masyarakat di lingkungan sekolah, keterlibatan sistem.

Untuk lebih jelasnya peran masing-masing unsur keterlibat sebagai sistem outreach counseling maka dapat dilihat bagan di bawah ini.

  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.

 

Materi

Bimbingan  V

Peranan Unsur Outreach  

Keterangan

Kepala Sekolah

 

Guru Kelas Orang Tua Anggota Keluarga Teman senior
I. a) kerjasama dengan masyarakat,

b) kerjasama dengan orang yang lebih tua

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan sesuai kemampuan melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Membimbing dan melatih ATG agar mampu membersihkan alat-alat rumah tangga

Melalui latihan dan pemberian tugas peserta didik dapat melakukan kegiatan membersihkan alat-alat rumah tangga sesuai kemampuan.

Demonstrasi dan bekerja bersama siswa sambil melakukan pengawasan

Bersifat situasional sesuai dengan kebutuhan. Menagajak teman untuk mau bekerja membersihkan alat rumah tangga

Bekerja bersama teman sambil melakukan pengawasan

II.  a) kerjasama dengan Ayah/Ibu,

b) kerjasama dengan kakak,

c) kerjasama dengan adik,

d) kerjasama dengan kakek/nenek, di rumah dalam kegiatan sehari-hari.

Melaksanakan kegiatan dan menjalin kerjasama dengan pihak keluarga Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan;Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air  kecil ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Membimbing dan melatih peserta didik melakukan kegiatan buang air kecil ditempatnya.

Membimbing agar siswa mau buang air kecil melalui pembiasaan dalam kegiatan sehari-hari

Menanamkan kebiasaan bersih setelah ke toilet

Memberitahukan keluarga atau guru bila siswa beraktifitas di luar Melakukan kerjasama dalam interaksi di sekolah
III. a) kerjasama dengan guru,

b) kerjasama dengan teman di sekolah melalui pembiasaan sehari hari.

Membimbing dan memberikan kesempatan bagi ATG untuk  berinteraksi langsung dalam setiap kesempatan. Membimbing ATG agar mampu mengobati luka kecil.

Memberkan contoh  cara membalut luka keci.

Membantu siswa menggunakan balutan pada luka

Memberikan tugas bagi siswa untuk belajar membalut luka kecil.

Membimbing ATG agar mampu mengobati luka kecil.

Memberkan contoh  cara membalut luka keci.

Membantu siswa menggunkan balutan pada luka

Memberikan tugas bagi siswa untuk belajar membalut luka kecil.

Memberikan kesempatan jika diperlukan Melakukan kerjasama dalam interaksi di sekolah
  1. Tahap Akhir

Pada tahap ini dilakukan untuk mengungkap pelaksanaan selama proses pemberian bimbingan. Memaksimalkan bimbingan dan melibatkan unsur penjangkauan agar lebih banyak menempatkan porsi bimbigan. Tahap ini dapat digunakan sabagai bahan pertimbangan dalam keterlibatan dalam kapasitas tugas masing-masing unsur outreach sehingga dapat meningkatkan kemandirian terhadap ATG.

  1. Evaluasi Proses dan Hasil Bimbingan

Evaluasi proses bimbingan dilakukan oleh pembimbing yang dilakukan melalui pengamatan  berupa pedoman cheklist pada siswa dalam setiap kegiatan kemandirian. Penilaian juga dapat dilakukan bersama melalui sharing dan diskusi dengan orang tua atau pengasuh ATG.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: